Connect with us

Wikipedia Patung Arjuna Wijaya

Politik

Indonesia Memerlukan Pemimpin Transformatif

Indonesia menghadapi banyak sekali  masalah yang memerlukan pemecahan seperti  kesenjangan sosial ekonomi,  pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, kemiskinan yang masih dialami sebagian bangsa Indonesia, korupsi yang masih merajalela, pendidikan yang rendah dari sebagian besar bangsa Indonesia, penjajahan ekonomi yang terus berlangsung, ketidakadilan dalam penegakan hukum serta  persoalan eksternal seperti sengketa laut China Selatan, perang dagang Amerika Serikat dengan China dan lain sebagainya.

Indonesia menghadapi banyak sekali  masalah yang memerlukan pemecahan seperti  kesenjangan sosial ekonomi,  pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, kemiskinan yang masih dialami sebagian bangsa Indonesia, korupsi yang masih merajalela, pendidikan yang rendah dari sebagian besar bangsa Indonesia, penjajahan ekonomi yang terus berlangsung, ketidakadilan dalam penegakan hukum serta  persoalan eksternal seperti sengketa laut China Selatan, perang dagang Amerika Serikat dengan China dan lain sebagainya.

Menghadapi tantangan yang sangat berat,  Indonesia memerlukan pemimpin yang transformatif yang bisa mengubah Indonesia menjadi maju,  adil dan makmur.  Hal tersebut  terungkap dalam dialog lintas generasi yang bertajuk “Mencari Pemimpin Masa Depan” dengan narasumber Jenderal TNI Purn Djoko Santoso,  Dr. Fahmi Idris,  Tokoh Angkatan 66 dan Saad Fatsey,  aktivis mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun Jakarta dengan moderator Musni Umar yang juga sosiolog.

Pemimpin transformatif yang dimaksudkan ialah pemimpin yang cerdas,  pintar,  jujur, dapat dipercaya, komunikatif, memiliki kompetensi, berkarakter,  bisa menginspirasi rakyat, serta menjadi teladan.  Selain itu,  pemimpin yang mencerdaskan dan mencintai rakyatnya,  memihaki rakyatnya,  rela berkorban serta menderita demi rakyatnya.  Pemimpin transformatif tidak lain adalah kepemimpinan para Nabi.

Selain itu, pemimpin transformatif ialah yang memiliki nasionalisme dan mampu menggalang team work untuk bekerja bersama mengatasi masalah dan membawa Indonesia bangkit dan maju.

Untuk mewujudkan pemimpin transformatif di Indonesia,  rakyat yang masih banyak kurang pendidikan dan miskin, diperlukan partisipasi para akademisi,  mahasiswa,  tokoh masyarakat, tokoh agama, dan aktivis sosial untuk memandu dan mengedukasi masyarakat sebagai pemilik kedaulatan supaya bisa dan berani  melakukan perubahan.

Baca Juga

Opini

Perilaku warga yang sering menyebarkan fitnah, caci maki, adu domba dan sebagainya harus dikutuk karena melakukan perbuatan yang dilarang agama, hukum dan sangat bertentangan...

Pemilu

Diliput Media Asing! Bang Surya dan seluruh jajaran Partai Nasdem telah mendeklarasikan Anies Rasyid Baswedan sebagai calon Presiden RI.

Opini

Indonesia telah memilih jalan untuk membangun Indonesia melalui jalan demokrasi. Demokrasi sejatinya, dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat.

Opini

Demo penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi terjadi di seluruh negeri. Di Jakarta hampir tiap hari terjadi demo.

Pemilu

Pada 01 Agustus 2022, hari yang amat penting dalam sejarah demokrasi di Indonesia, karena dimulainya pendaftaran partai-partai politik peserta Pemilihan Umum 2024.

Pemilu

Isu politik yang bakal muncul dalam pemilu 2024, pertama, politik identitas yang bernuansa SARA serta hubungan Indonesia-China yang sangat meningkat.

Politik

Sebagai sosiolog, saya mendukung seruan BEM UI untuk membuka draft terbaru RKUHP secara transparan dalam rangka menghadirkan partisipasi publik dalam pembahasan RKUHP.

Politik

Tuntutan massa aksi mahasiswa supaya kebutuhan pokok diturunkan adalah mewakili aspirasi rakyat. Media banyak memberitakan awal Ramadhan harga kebutuhan pokok sudah naik. Bahkan jauh...