Connect with us

twitter m hasanuddin wahid

Opini

Rakyat Cabutlah Mandatmu

Dalam demokrasi sering terjadi perbedaan dan tidak jarang timbul konflik. Jika hal itu terjadi, maka solusinya bukan intimidasi apalagi penyiksaan untuk menghentikan perbedaan atau konflik, tetapi dengan dialog,  komunikasi, diskusi (mujadalah)  dan musyawarah. Tidak boleh perbedaan dipecahkan dengan intimidasi, pemaksaan,  politik uang dan menghalalkan segala cara.

Salah satu hasil reformasi tahun 1998 yang amat penting dijaga, dirawat dan dipertahankan ialah demokrasi.

Demokrasi meniscayakan kebolehan beda pendapat, beda aliran paham keagamaan,  beda partai politik, beda agama dan beda pilihan dalam Pemilu Presiden dan Pemilu legislatif (Parlemen).

Dalam demokrasi sering terjadi perbedaan dan tidak jarang timbul konflik. Jika hal itu terjadi, maka solusinya bukan intimidasi apalagi penyiksaan untuk menghentikan perbedaan atau konflik, tetapi dengan dialog,  komunikasi, diskusi (mujadalah)  dan musyawarah. Tidak boleh perbedaan dipecahkan dengan intimidasi, pemaksaan,  politik uang dan menghalalkan segala cara.

Akan tetapi,  demokrasi tidak cukup hanya boleh beda pendapat, beda dalam segala hal, tetapi melalui demokrasi rakyat harus sejahtera.

Rakyat Sejahtera

Hasil demokrasi dalam wujud terpilihnya Kepala Daerah,  Presiden dan Anggota Parlemen (Legislatif) dalam lima tahun, harus bisa menghadirkan kesejahteraan.

Ciri-ciri rakyat sejahtera dalam negara demokrasi antara lain:

1) Rakyat memiliki pekerjaan tetap.
2) Mempunyai penghasilan yang cukup untuk menghidupi dirinya dan keluarganya.
3) Memiliki tempat tinggal yang layak.
4) Terjamin keamanan bagi setiap orang.
5) Mampu membeli kebutuhan hidup karena bahan-bahan pokok terjangkau harganya.
6)  Bebas menyatakan pendapat dan beribadah sesuai agama masing-masing.

Saat ini menurut berbagai informasi dari rakyat di berbagai daerah yang dikonfirmasikan dengan para anggota DPRD dari Kabupaten, Kota dan Provinsi yang mengikuti Bimbingan Teknis yang diselenggarakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Ibnu Chaldun Jakarta,  yang sudah puluhan kali dilaksanakan mengatakan bahwa rakyat diberbagai daerah di seluruh Indonesia mengalami banyak kesulitan.

Masalah yang dialami rakyat jelata sekarang antara lain:
1) Sulit mendapatkan pekerjaan,  sehingga banyak warga yang menganggur.
2) Sulit membeli kebutuhan bahan pokok karenanya mahal harganya.
3) Sulit menjual berbagai kebutuhan sehari-hari karena daya beli masyarakat tidak ada.

Cabut Mandat

Dalam demokrasi,  rakyatlah yang berdaulat (berkuasa). Rakyat memiliki kekuasaan untuk melakukan perubahan dengan mencabut mandat yang diberikan dalam Pemilu yang lalu.

Kekuasaan yang dimiliki rakyat yaitu dalam Pemilu (pemilihan Gubernur,  Bupati,  Walikota,  pemilihan anggota parlemen,  pemilihan Presiden) untuk tidak memilih kembali yang pernah dipilih dalam Pemilu yang lalu, jika kesejahteraan semakin menjauh dari rakyat.

Jika mereka yang dipilih rakyat dalam Pemilu,  tmampu menghadirkan kesejahteraan lebih baik bagi rakyat,  maka melalui Pemilu berikutnya rakyat sebaiknya tidak mencabut mandat yang diberikan kepada mereka dan memilih mereka kembali dalam Pemilu 17 April 2019.

Rakyat Dididik

Rakyat sangat penting dididik supaya sadar,  mampu dan berani melakukan  perubahan.

Rakyat juga harus disadarkan bahwa kepala desa yang mereka pilih srkarang ini telah menjadi alat kekuasaan.

Ada informasi yang disampaikan kepada saya bahwa ada kementerian yang dipimpin kader partai politik, sekarang ini giat melakukan program Bimbingan Teknis (Bimtek)  kepada seluruh kepala desa di Indonesia.  Para kepala desa disediakan tiket,  hotel dan uang saku yang cukup besar.  Tujuan utamanya adalah menggalang kepala desa supaya memilih calon Presiden yang diinginkan.   Moga-moga informasi ini tidak benar.

Jika informasi itu benar, maka sejatinya demokrasi telah mati karena cara-cara lama yang tidak demokratis kembali dijalankan untuk kepentingan kekuasaan bukan kepentingan rakyat.

Rakyat harus berani menolak ajakan kepala desa dan melakukan perubahan. Jika kehidupan mereka semakin baik dan sejahtera, maka seperti dikemukakan diatas,  tidak ada alasan untuk tidak memilih kembali yang sudah ada.

Sebaliknya jika kehidupan rakyat jelata bertambah sulit,  maka perubahan dibilik suara dalam Pemilu 17 April 2019 merupakan cara terbaik.  Di dalam perubahan ada harapan baru untuk hidup yang lebih baik dan lebih sejahtera.

Baca Juga

Opini

Perilaku warga yang sering menyebarkan fitnah, caci maki, adu domba dan sebagainya harus dikutuk karena melakukan perbuatan yang dilarang agama, hukum dan sangat bertentangan...

Pemilu

Anies Baswedan, Calon Presiden RI dari Partai Nasdem telah mengemukakan kriteria Calon Wakil Presiden RI yang diharapkan untuk mendampinginya.

Pemilu

Ada dinamika dan dampak positif dari pencalonan Anies Baswedan. Media online memberitakan ribuan orang mendaftar menjadi anggota Partai Nasdem.

Pemilu

Setelah menyelesaikan pendidikan sempat bekerja di Amerika Serikat, kemudian kembali di Indonesia dan menjadi Rektor Universitas Paramadina, yang merupakan rektor termuda.

Pemilu

Diliput Media Asing! Bang Surya dan seluruh jajaran Partai Nasdem telah mendeklarasikan Anies Rasyid Baswedan sebagai calon Presiden RI.

Opini

Indonesia telah memilih jalan untuk membangun Indonesia melalui jalan demokrasi. Demokrasi sejatinya, dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat.

Opini

Demo penolakan kenaikan harga BBM bersubsidi terjadi di seluruh negeri. Di Jakarta hampir tiap hari terjadi demo.

Pemilu

Pada 01 Agustus 2022, hari yang amat penting dalam sejarah demokrasi di Indonesia, karena dimulainya pendaftaran partai-partai politik peserta Pemilihan Umum 2024.