Connect with us

Twitter ahmad kaneki

Budaya

Putrajaya Pertahankan Tradisi Kekeluargaan

Putrajaya digagas,  dirancang dan dibangun Perdana Menteri Malaysia Tun Mahathir Mohamad untuk menjadi pusat pemerintahan Malaysia. Sementara Kuala Lumpur yang semula ibukota negara menjadi pusat perniagaan. Putrajaya contoh kemoderenan yang masih mengukuhkan tradisi kekeluargaan yang tinggi,  kebersamaan dan persatuan.

Putrajaya digagas,  dirancang dan dibangun Perdana Menteri Malaysia Tun Mahathir Mohamad untuk menjadi pusat pemerintahan Malaysia. Sementara Kuala Lumpur yang semula ibukota negara menjadi pusat perniagaan.

Putrajaya contoh kemoderenan yang masih mengukuhkan tradisi kekeluargaan yang tinggi,  kebersamaan dan persatuan.

Hal tersebut dikemukakan Prof. Dr.  Yahaya Ibrahim dalam perbincangan dengan Musni Umar,  Sarwan,  Siti Aminah Amohoru (Ici), Erni dan Harris dari Universitas Ibnu Chaldun Jakarta serta Prof. Zambri, Timbalan Presiden Global Education Services,  di ruang tamu Majlis Profesor Negara  (MPN) di Putrajaya,  Malaysia (19/10).

Menurut mantan Chancellor Univ. Sultan Zainal Abidin (Unisza) Trengganu bahwa kemoderenan warga Putrajaya,  tetap mengukuhkan dan mengamalkan tradisi lama yaitu keakraban yang tinggi,  tolong-tolong,  saling menjaga dan saling melindungi.

Rumah Tak Berpagar

Satu hal yang mengesankan bahwa rumah di Putrajaya tak diberi pagar.  Maknanya warga dari setiap rumah saling menjaga dan melindungi.

Jika ada yang mengganggu, atau ada maling misalnya, mereka secara bersama bahu-membahu mencegah atau membantu tetangga yang mengalami kemalangan.

Kehidupan bersama yang diamalkan warga Putrajaya Malaysia merupakan warisan nenek moyang bangsa Melayu yang penting dijaga,  dirawat dan dipertahankan,  yang dalam perkembangan sosial samada di Malaysia maupun di Indonesia sudah mulai ditinggalkan.

Pada hal manusia sebagai makhluk sosial walaupun sudah maju,  moderen, tinggi kehidupan sosial ekonominya, tetap memerlukan sesamanya.

Oleh karena itu,  Putrajaya yang warganya mayoritas Aparatur Sipil Negara (ASN) atau pegawai kerajaan memberi contoh dan teladan yang baik bagi bangsa Malaysia dan bangsa Indonesia bahwa kemoderenan,  kemajuan yang tinggi dalam bidang ekonomi,  sosial dan pendidikan tidak sepatutnya meninggalkan budaya lama yang memiliki kebaikan yang tinggi dalam hidup bersama.

Putrajaya,  19/10/2018

Baca Juga

DKI Jakarta

Media memberitakan bahwa Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin bakal hadir dalam KTT ASEAN yang digelar di Jakarta pada Sabtu ini, 24 April 2021. Kehadiran...

Covid-19

Koalisi baru bersama UMNO, PAS dan lain-lain membentuk Perikatan Nasional (PN) untuk memerintah Malaysia. Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong setelah berkonsultasi dengan seluruh anggota...

Opini

Raja Malaysia Sultan Abdullah Ahmad Shah setelah bermusyawarah dengan Raja-raja dari berbagai Negara Bahagian di Malaysia menegaskan dirinya tidak melihat perlunya keadaan darurat.

Covid-19

Pemerintah Malaysia telah mengeluarkan keputusan yang melarang Warga Negara Indonesia (WNI), Warga Negara Pilipina dan warga negara India, masuk ke Malaysia.

Opini

Saat ini, parlemen Malaysia sedang bersidang yang akan berakhir 27 Agustus 2020. Salah satu agenda yang akan dibahas dalam sidang parlemen Malaysia ialah mosi...

Opini

Lebih dari US$4,5 miliar atau Rp63 triliun dicuri dari 1MDB.

Covid-19

Pergolakan politik di Malaysia pasca PRU 14 (Pilihan Raya Umum) 9 Mei 2018 yang dimenangkan pembangkang (oposisi) telah membawa perubahan besar dalam perpolitikan di...

Lainnya

Dengan dilantiknya Muhyiddin Yassin, PM Malaysia, kita ucapkan tahniah disertai doa semoga berjaya membangun Malaysia.