Connect with us

unsplash avel chuklanov

Opini

Jangan Latah, 5 Alasan Pentingnya Bahasa Inggris

Menguasai bahasa Inggris di zaman sekarang merupakan keniscayaan. Setidaknya ada lima alasannya. Pertama, bahasa Inggris merupakan bahasa ilmu pengetahuan. Berbagai buku dalam ilmu pengetahuan banyak di tulis dalam bahasa Inggris. Kedua,  bahasa Inggris adalah bahasa antar bangsa dan antar negara. Mayoritas bangsa-bangsa di dunia dan berbagai negara menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam berkomunikasi dan surat menyurat.

Salah satu kebiasaan kalangan menengah atas bangsa Indonesia dan Malaysia yang perlu dikritisi ialah latah menggunakan bahasa Inggris.

Mereka yang latah menggunakan  bahasa Inggris biasanya pemimpin politik,  pemimpin pemerintahan,  pengusaha, ilmuan,  kelas menengah dan kelas atas.

Mereka memberi nama tempat, jalan,  gedung, toko, restoran, dan lain-lain dalam bahasa Inggris, pada hal orang Indonesia banyak yang tidak faham bahasa Inggris.”  Keadaan berbeda di Malaysia, mayoritas orang Malaysia faham dan mahir berbahasa Inggris.

Hal itu dikemukakan Prof.  Dr.  Yahaya Ibrahim, Presiden Global Education Services dalam perbincangan di ruang Majlis Profesor Negara (MPN) Putrajaya  Malaysia (19/10/2018) dihadapan Prof. Dr.  Zambri, Timbalan Presiden Global Education Services dan delegasi dari Universitas Ibnu Chaldun Jakarta yaitu Musni Umar, Sarwan,  Siti Aminah Amohoru (Ici),  Erni, Sri Yulianti, dan Harris Pratama.

Menguasai bahasa Inggris merupakan keniscayaan zaman sekarang.  Akan tetapi jangan hanya latah menggunakannya sementara tidak difahami maknanya karena “ramai orang Indonesia tidak faham dan tidak dapat menggunakan bahasa Inggris.”

Lima Alasan

Menguasai bahasa Inggris di zaman sekarang merupakan keniscayaan. Setidaknya ada lima alasannya. Pertama, bahasa Inggris merupakan bahasa ilmu pengetahuan. Berbagai buku dalam ilmu pengetahuan banyak di tulis dalam bahasa Inggris.

Kedua,  bahasa Inggris adalah bahasa antar bangsa dan antar negara. Mayoritas bangsa-bangsa di dunia dan berbagai negara menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam berkomunikasi dan surat menyurat.

Ketiga,  banyak negara di dunia menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam pendidikan dan pembelajaran.

Keempat,  dalam seminar, simposium dan perbincangan para pakar di dunia banyak menggunakan bahasa Inggris.

Kelima,  dalam bisnis antar bangsa, hampir semuanya menggunakan bahasa Inggris.

Oleh karena itu,  pertama, kita harus memandu,  menyemangati dan mendorong generasi muda terutama mahasiswa (i) Indonesia untuk memahami dan mampu menggunakan bahasa inggris secara baik sebagai bahasa internasional

Kedua,  pada saat yang sama, kita harus mengukuhkan penggunaan dan pemakaian bahasa Indonesia.
Semua tempat, jalan,  toko,  restoran dan apapun wajib diberi nama dalam bahasa Indonesia sebagai bahasa yang difahami oleh semua bangsa Indonesia.

Putrajaya Malaysia,  19/10/2018

Baca Juga

Opini

Pendidikan adalah investasi yang mahal dan bersifat jangka panjang. Maka, pemimpin yang tidak memiliki visioner, lebih memilih pembangunan ekonomi dengan membangun jalan, jembatan dan...

Covid-19

Untuk menggenjot kembali dunia pendidikan karena merupakan kunci kemajuan Indonesia di masa depan. Kalau pemerintah mengemukakan alasan membuka sekolah tatap muka di masa pandemi...

Pendidikan

Sejak lama saya berpendapat bahwa kunci kemajuan Indonesia terletak pada pendidikan yang berkualitas. Agar kita dapat menjadikan Indonesia Emas 2045 milik rakyat Indonesia, kita...

Covid-19

Koalisi baru bersama UMNO, PAS dan lain-lain membentuk Perikatan Nasional (PN) untuk memerintah Malaysia. Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong setelah berkonsultasi dengan seluruh anggota...

Pendidikan

Musni Umar, rektor Universitas Ibnu Chaldun mengingatkan kepada seluruh Sivitas Akademika Universitas Ibnu Chaldun bahwa UIC tahun 2021 genap 65 tahun. Ditengah bangsa Indonesia...

Covid-19

Dunia juga menghadapi ketidak-pastian dalam bidang ekonomi sehingga memberi pengaruh negatif kepada kehidupan sosial, pendidikan dan sebagainya.

Pendidikan

Mahasiswa (i) Universitas Ibnu Chaldun calon penerima beasiswa diundang ke UIC, disamping urusan akademik, untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan mendengarkan ceramah rektor Universitas...

Opini

Raja Malaysia Sultan Abdullah Ahmad Shah setelah bermusyawarah dengan Raja-raja dari berbagai Negara Bahagian di Malaysia menegaskan dirinya tidak melihat perlunya keadaan darurat.