Jangan Latah, 5 Alasan Pentingnya Bahasa Inggris

 Kategori Opini, Pendidikan

Salah satu kebiasaan kalangan menengah atas bangsa Indonesia dan Malaysia yang perlu dikritisi ialah latah menggunakan bahasa Inggris.

Mereka yang latah menggunakan  bahasa Inggris biasanya pemimpin politik,  pemimpin pemerintahan,  pengusaha, ilmuan,  kelas menengah dan kelas atas.

Mereka memberi nama tempat, jalan,  gedung, toko, restoran, dan lain-lain dalam bahasa Inggris, pada hal orang Indonesia banyak yang tidak faham bahasa Inggris.”  Keadaan berbeda di Malaysia, mayoritas orang Malaysia faham dan mahir berbahasa Inggris.

Hal itu dikemukakan Prof.  Dr.  Yahaya Ibrahim, Presiden Global Education Services dalam perbincangan di ruang Majlis Profesor Negara (MPN) Putrajaya  Malaysia (19/10/2018) dihadapan Prof. Dr.  Zambri, Timbalan Presiden Global Education Services dan delegasi dari Universitas Ibnu Chaldun Jakarta yaitu Musni Umar, Sarwan,  Siti Aminah Amohoru (Ici),  Erni, Sri Yulianti, dan Harris Pratama.

Menguasai bahasa Inggris merupakan keniscayaan zaman sekarang.  Akan tetapi jangan hanya latah menggunakannya sementara tidak difahami maknanya karena “ramai orang Indonesia tidak faham dan tidak dapat menggunakan bahasa Inggris.”

Lima Alasan

Menguasai bahasa Inggris di zaman sekarang merupakan keniscayaan. Setidaknya ada lima alasannya. Pertama, bahasa Inggris merupakan bahasa ilmu pengetahuan. Berbagai buku dalam ilmu pengetahuan banyak di tulis dalam bahasa Inggris.

Kedua,  bahasa Inggris adalah bahasa antar bangsa dan antar negara. Mayoritas bangsa-bangsa di dunia dan berbagai negara menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam berkomunikasi dan surat menyurat.

Ketiga,  banyak negara di dunia menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dalam pendidikan dan pembelajaran.

Keempat,  dalam seminar, simposium dan perbincangan para pakar di dunia banyak menggunakan bahasa Inggris.

Kelima,  dalam bisnis antar bangsa, hampir semuanya menggunakan bahasa Inggris.

Oleh karena itu,  pertama, kita harus memandu,  menyemangati dan mendorong generasi muda terutama mahasiswa (i) Indonesia untuk memahami dan mampu menggunakan bahasa inggris secara baik sebagai bahasa internasional

Kedua,  pada saat yang sama, kita harus mengukuhkan penggunaan dan pemakaian bahasa Indonesia.
Semua tempat, jalan,  toko,  restoran dan apapun wajib diberi nama dalam bahasa Indonesia sebagai bahasa yang difahami oleh semua bangsa Indonesia.

Putrajaya Malaysia,  19/10/2018

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search