Connect with us

Twitter musni umar

Pendidikan

UIC Ikut Bimtek Pendirian Prodi Farmasi

Universitas Ibnu Chaldun Jakarta dalam rangka mendirikan program studi Farmasi, telah mengikuti bimbingan teknis (30/10/2018) di hotel Harris FX Sudirman, Jakarta, yang difasilitasi Direktur Pengembangan  Kelembagaan Perguruan Tinggi Kementerian Ristek Dikti Dr. Ridwan.

Universitas Ibnu Chaldun Jakarta dalam rangka mendirikan program studi Farmasi, telah mengikuti bimbingan teknis (30/10/2018) di hotel Harris FX Sudirman, Jakarta, yang  diadakan dan difasilitasi Direktur Pengembangan  Kelembagaan Perguruan Tinggi Kementerian Ristek Dikti Dr. Ridwan.

Bimbingan teknis (Bimtek) ini dilakukan setelah Universitas Ibnu Chaldun tiga kali meng-upload permohonan pendirian program studi Farmasi,  tetapi belum dikabulkan.

Hadir dalam pembukaan Bimtek dan memberi sambutan,   Totok Suhartanto,  Kepala Subdirektorat Pengembangan Perguruan Tinggi Program Akademik Kemristek Dikti RI.

Musni Umar,  Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta dalam sambutan pembukaan Bimtek menyampaikan apresiasi,  terima kasih dan salut yang setinggi-tingginya kepada Direktur Pengembangan Kelembagaan Perguruan Tinggi Kemristek Dikti yang telah mengadakan dan menfasilitasi pelaksanaan Bimtek program studi Farmasi Universitas Ibnu Chaldun.

Juga Musni Umar mengucapkan terima kasih kepada Ibu Dr. Liliana yang telah berkenan membimbing Tim Universitas Ibnu Chaldun secara teknis untuk menyempurnakan proposal pengajuan prodi Farmasi.

Turut mengikuti Bimtek
Edy Haryanto,  Ketua Umum Yayasan Pembina Pendidikan Ibnu Chaldun (YPPIC), Musni Umar,  Rektor Universitas Ibnu Chaldun,  Bambang Sarwoko,  Dekan Fakultas Farmasi,  Darmin Dafid,  Ketua Lembaga Penjaminan Mutu, Dimas Sundawa, Kepala BAAK,  dan 6 dosen Farmasi Universitas Ibnu Chaldun.

Dr.  Liliana, reviewer dari Universitas Atmajaya Jakarta mengemukakan bahwa tiga hal yang sangat penting diperhatikan dalam menyusun proposal pendirian program studi.  Pertama,  kecukupan dosen sesuai bidang studi yang akan didirikan.
Kedua,  kurikulum.
Ketiga,  sarana dan prasarana.

Universitas Ibnu Chaldun menurut dia, sudah memenuhi syarat dalam masalah dosen.  Begitu pula sarana dan prasarana. Akan tetapi belum lulus, karena kurikulum yang diajukan belum sempurna  sebab belum memuat rencana pembelajaran.

Bimbingan teknis Universitas Ibnu Chaldun dalam rangka pendirian prodi Farmasi ditutup Rektor UIC dan Ketua Umum YPPIC.

Baca Juga

Opini

Pendidikan adalah investasi yang mahal dan bersifat jangka panjang. Maka, pemimpin yang tidak memiliki visioner, lebih memilih pembangunan ekonomi dengan membangun jalan, jembatan dan...

Covid-19

Untuk menggenjot kembali dunia pendidikan karena merupakan kunci kemajuan Indonesia di masa depan. Kalau pemerintah mengemukakan alasan membuka sekolah tatap muka di masa pandemi...

Pendidikan

Sejak lama saya berpendapat bahwa kunci kemajuan Indonesia terletak pada pendidikan yang berkualitas. Agar kita dapat menjadikan Indonesia Emas 2045 milik rakyat Indonesia, kita...

Pendidikan

Saya berharap kepada umat Islam dimanapun berada dan apapun profesi yang ditekuni untuk berlomba menyumbangkan sebagian kecil rezekinya, ikut membangun Masjid Hikmatul Ilmi Universitas...

Pendidikan

Dr. Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation, yang juga imam Masjid di New York, WNI kelahiran Bulukumba, Sulawesi Selatan mempunyai gagasan besar dan luar biasa...

Pendidikan

Dr Ubedilah Badrun, akademisi dan pengamat sosial politik mengatakan bahwa Republik ini akan maju kalau dibimbing dan dipimpin Ulul Albab (Orang yang selalu berzikir...

Pendidikan

Dampak Covid-19 puluhan juta pekerja Indonesia yang di PHK. Kita tidak hanya prihatin, tetapi harus ikut mencari dan memberi solusi.

Pendidikan

Ekonomi rakyat atau juga dikenal dengan istilah UMKM (Usaha Mikro, Kecil, Menengah) merupakan sektor usaha yang paling terpuruk di era pandemi Covid-19. Hal tersebut...