Connect with us

Twitter boykeorens

DKI Jakarta

Wagub Jakarta Akan Dipilih Pasca Pemilu 2019

Selaku Sosiolog,  saya telah menyarankan kepada Gerindra, supaya pemilihan Wagub Jakarta untuk menggantikan Sandiaga Salahudin Uno yang mengundurkan sebagai Wagub DKI dilaksanakan pasca Pemilu 17 April 2019.

Selaku Sosiolog, saya telah menyarankan kepada Gerindra, supaya pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta untuk menggantikan Sandiaga Salahudin Uno yang mengundurkan sebagai Wagub DKI dilaksanakan pasca Pemilu 17 April 2019.

Kalau dipilih saat ini, yang rugi koalisi oposisi yang mengusung Prabowo-Sandi menjadi calon Presiden dan calon Wapres RI karena pasti pecah, publik belum tentu memberi reaksi positif siapapun yang dipilih menjadi Wagub Jakarta.

Jika hasil pemilihan Wagub DKI diberi reaksi negatif oleh publik, maka yang dirugikan adalah Capres dan Cawapres Prabowo-Sandi.

Partai-partai oposisi yang mengusung Prabowo-Sandi menjadi Capres dan Cawapres, fokus saja kampanye pemenangan Pemilu serentak yang sejak 23 September 2018 sudah mulai kampanye Pemilu serentak 2019. Semua perhatian, pikiran, tenaga dan dana yang dimiliki seharusnya diarahkan untuk memenangkan Pemilu Presiden-Wakil Presiden dan Pemilu Legislatif (Parlemen).

Oleh karena itu, semua kegiatan di luar hajat Pemilu serentak termasuk pemilihan Wagub DKI lebih baik dikesampingkan atau ditunda.

Memaksakan pemilihan Wakil Gubernur DKI sebelum Pemilu serentak 17 April 2019 lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya.

Setidaknya ada lima alasan pemilihan Wakil Gubernur DKI sebaiknya ditunda sampai selesai Pemilu serentak 17 April 2019.

Pertama, pasti memecah belah kebersamaan dan persatuan Gerinda dan PKS dalam Pemilu Presiden – Wakil Presiden. Sekarang ini, sudah nampak tanda-tandanya, yang bisa dibaca dari pemberitaan media sosial.

Kedua, para anggota DPRD DKI Jakarta yang mayoritas dari partai-partai politik yang kalah dalam pemilihan Gubernur DKI akan memanfaatkan pemilihan Wakil Gubernur DKI untuk manuver demi meraih dukungan suara dalam Pemilu Presiden – Wakil Presiden dan Pemilu Legislatif di DKI Jakarta 2019.

Ketiga, Gerindra dan PKS akan membuka peluang bagi pihak-pihak yang tidak suka kepada mereka untuk mengadu domba, sehingga pecah dan citra kedua partai itu rusak di mata publik.

Keempat, apapun hasil pemilihan Wakil Gubernur DKI tidak akan memuaskan Gerinda dan PKS serta konstituen masing-masing, sehingga akan merugikan kedua partai yang bersekutu dalam Pemilu Presiden – Wakil Presiden tahun 2019.

Kelima, Gubernur Anies Baswedan bisa menjalankan pemerintahan di DKI Jakarta dengan baik tanpa Wagub DKI, sehingga tidak ada hal yang memaksa harus segera dilakukan pemilihan Wakil Gubernur sebelum Pemilu Presiden – Wakil Presiden dan Pemilu Legislatif (Parlemen) 17 April 2019.

Hasil komunikasi saya, dipastikan pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta, akan dilaksanakan pasca Pemilu serentak 17 April 2019.

Baca Juga

DKI Jakarta

Pemegang Kartu Pekerja Jakarta (KPJ) insya Allah dapat menikmati berbagai fasilitas untuk mengurangi beban biaya hidup di Jakarta termasuk gratis naik Transjakarta.

DKI Jakarta

Pemprov DKI Jakarta terus menerus bekerja keras atasi banjir yang terjadi di DKI Jakarta. Gubernur Anies, Wagub Riza Patria dan seluruh jajaran pemerintah provinsi...

DKI Jakarta

Ekonomi tumbuh minus akibat didera pandemi Covid-19. Akan tetapi seiring semakin terkendalinya Covid-19, maka kegiatan ekonomi kembali menggeliat dan pertumbuhan ekonomi menunjukkan tren yang...

DKI Jakarta

Warga Jakarta sangat bangga dan puas karena UNESCO mengakui potensi Jakarta sebagai kota kreatif di bidang literasi dan dengan banyaknya kegiatan perbukuan yang aktif...

DKI Jakarta

Direktur Utama Jakpro Widi Amanasto menegaskan kedatangan mereka untuk menyerahkan dokumen setebal sekitar 600 halaman terkait gelaran Formula E di Jakarta.

DKI Jakarta

Jakarta dibangun dengan kolaborasi semua pihak termasuk Transjakarta. Transjakarta melayani warga sebagai moda transportasi massal yang maju dan modern di ibukota negara Republik Indonesia.

DKI Jakarta

Bank memiliki peran yang sangat penting dan strategis di dalam menopang pembangunan ekonomi nasional.

DKI Jakarta

Pertama kita bersyukur kepada Allah karena pandemi Covid-19 di DKI Jakarta dapat dikatakan sudah terkendali. Walaupun begitu, warga DKI Jakarta harus waspada dan ekstra...