Connect with us

unsplash steven hwg

Opini

Rakyat Jelata: Orde Baru Lebih Baik

Rakyat jelata mengatakan bahwa hidup di Orde Baru lebih baik? Mereka menjawab, di masa Orde Baru “apa-apa murah” dan “mudah mendapat pekerjaan”. Sementara sekarang sebaliknya,  apa-apa mahal dan sulit mendapat pekerjaan. Semoga Pemilu serentak 2019 merupakan jalan menuju perubahan dan perbaikan.

Sebagai aktivis mahasiswa yang pernah dipenjara oleh rezim Orde Baru dan puluhan tahun dicekal, saya tidak pernah melupakan masa-masa sulit yang dialami pada masa Orde Baru.

Oleh karena itu,  saya dan teman-teman aktivis 77/78 pada saat itu selalu  berharap dan berdoa semoga rezim Orde Baru segera tumbang.

Akhirnya tahun 1998, melalui demonstrasi besar-besaran mahasiswa,  Presiden Soeharto  pada 21 Mei 1998 menyatakan berhenti sebagai Presiden RI.

Pak Harto dipaksa mengundurkan oleh para tokoh,  pimpinan DPR/MPR, masyarakat Indonesia kelas menengah dan masyarakat internasional, setelah mahasiswa menguasai gedung parlemen.

Sebagai sosiolog,  saya harus mendengar suara rakyat jelata (wong cilik).  Bukan pengalaman hidup yang penuh derita, kemudian  menaburkan rasa benci dan dendam, sehingga tidak bisa berpendapat jujur,  benar dan adil.

Akhiri KKN

Berhentinya Pak Harto sebagai Presiden RI,  otomatis berakhir rezim Orde Baru dan tampil rezim Orde Reformasi.

Rakyat Indonesia dan para mahasiswa ingin di era Orde Reformasi, seluruh bangsa Indonesia dan tumpah darah Indonesia dilindungi, rakyat hidup sejahtera, dan cerdas sesuai tujuan Indonesia merdeka.

Selain itu,  segera diakhiri KKN (Korupsi, Kolusi, Nepotisme)  yang menjadi isu sentral untuk menggulingkan Pak Harto dari kedudukannya sebagai Presiden RI.

Oleh karena itu,    penguasa baru – rezim Orde Reformasi bersama DPR membuat Undang-undang tentang Pemberantasan Korupsi, yang kemudian lahir Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Setelah lebih 20 tahun usia Orde Reformasi,  tidak ada data yang menunjukkan bahwa korupsi di Indonesia semakin berkurang.  Bahkan publik berpendapat bahwa korupsi semakin merajalela.

Rakyat Jelata Nelongso

Bukan saja korupsi gagal diberantas,  tetapi pemerintahan Orde Reformasi yang sudah silih berganti melanjutkan pembangunan dengan berutang dalam jumlah sangat besar,  tetapi yang amat memprihatinkan kehidupan rakyat jelata  tidak berubah – malah semakin sulit (nelongso).

Kalau saya turun ke berbagai kawasan yang dihuni rakyat jelata, lalu  bertanya bagaimana kehidupan mereka? Semua menjawab  bahwa kehidupan mereka nelongso (sulit, susah, merana).

Rakyat jelata membandingkan hidup di era Orde Baru dan era Orde Reformasi.  Mereka selalu mengatakan kepada saya bahwa hidup di era Orde Baru lebih baik daripada di era Orde Reformasi.

Apa alasannya, rakyat jelata mengatakan bahwa hidup di Orde Baru lebih baik? Mereka menjawab,  di masa Orde Baru “apa-apa murah” dan “mudah mendapat pekerjaan”.

Sementara sekarang sebaliknya,  apa-apa mahal dan sulit mendapat pekerjaan.

Semoga Pemilu serentak 2019 merupakan jalan menuju perubahan dan perbaikan.

Allahu a’lam bisshawab

Baca Juga

Pemilu

Anies Baswedan, Calon Presiden RI dari Partai Nasdem telah mengemukakan kriteria Calon Wakil Presiden RI yang diharapkan untuk mendampinginya.

Pemilu

Ada dinamika dan dampak positif dari pencalonan Anies Baswedan. Media online memberitakan ribuan orang mendaftar menjadi anggota Partai Nasdem.

Opini

Saya yakin mayoritas rakyat Indonesia apapun upaya yang dilakukan untuk mengkriminalisasi Anies Baswedan dengan menjadikannya sebagai tersangka korupsi tidak akan dipercaya publik.

Pemilu

Partai Gelora Indonesia pada 29 Juni 2022 menyelenggarakan Gelora Talks ke-51 dengan narasumber Qiani, Peneliti Kompas, Ismail Fahmi, Founder Drone Emprit, Anis Matta, Ketua...

DKI Jakarta

Para relawan Anies Baswedan yang dibentuk berdasarkan inisiatif masing-masing, mereka telah menyuarakan jargon jangan pilih partai politik yang tidak dukung Anies.

Politik

Hari ini 28 Syawal 1443 H bertepatan dengan 29 Mei 2022, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) melaksanakan perayaan Milad PKS ke-20. Perayaan ini dilaksanakan di...

Politik

Saya dan Ubedilah Badrun menjadi narasumber, saya menyimak pandangannya yang bermakna dan kritis, tetapi argumentasinya rasional yang jauh dari upaya mendiskreditkan siapapun. Kehebatannya menurut...

Opini

Korupsi merupakan kejahatan luar biasa. Setidaknya ada lima alasan untuk memastikan bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa. Pertama, korupsi merampok uang negara, dampaknya merugikan...