Connect with us

unsplash eaters collective

Opini

Buat UU dan Perda Miras

Fahira Idris, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD)  Republik Indonesia yang juga ketua umum Bang Japar dan aktivis Anti Miras mengungkapkan pentingnya dibuat  undang-undang (UU) dan Peraturan Daerah (Perda) tentang Miras. Pembuatan Undang-Undang dan Peraturan Daerah tentang Miras sangat mendesak karena sudah sangat banyak yang korban akibat miras oplosan. Sementara menunggu pembuatan Undang-Undang tentang Miras,  sebaiknya setiap daerah kabupaten,  kota dan provinsi berinisiatif membuat Peraturan Daerah tentang Miras.

Fahira Idris, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD)  Republik Indonesia yang juga ketua umum Bang Japar dan aktivis Anti Miras mengungkapkan pentingnya dibuat  undang-undang (UU) dan Peraturan Daerah (Perda) tentang Miras.

Hal tersebut diungkapkan Fahira Idris dalam seminar “Hubungan Agama dan Negara,” yang dilaksanakan Badan Eksekutif Mahasiswa Fakuktas Agama Islam Universitas Ibnu Chaldun (17/11/2018).

Pembuatan Undang-Undang dan Peraturan Daerah tentang Miras sangat mendesak karena sudah sangat banyak yang korban akibat miras oplosan.

Sementara menunggu pembuatan Undang-Undang tentang Miras,  sebaiknya setiap daerah kabupaten,  kota dan provinsi berinisiatif membuat Peraturan Daerah tentang Miras.

Ada contoh baik yang perlu ditiru yaitu Pemerintah Daerah Papua membuat Peraturan Tentang Minuman Keras (Miras).

Miras ini sangat membahayakan bagi kesehatan.  setidaknya ada tujuh masalah kesehatan yang ditimbulkan akibat menenggak minuman keras (miras).

Pertama,  kerusakan otak.
Kedua, penyakit jantung.
Ketiga,  kanker.
Keempat,  masalah paru.
kelima,  gangguan hati.
Keenam, masalah perut dan pencernaan.
Ketujuh,  keracunan alkohol.

Undang-Undang serta Peraturan Daerah tentang Miras dan UU lainnya yang pro rakyat,  bisa segera dibuat pasca Pemilu serentak 2019,  jika rakyat sebagai pemilik kekuasaan (kedaulatan) memilih para wakil rakyat yang terbaik dan taat beragama dari partai politik yang nasionalistik, tidak anti terhadap Islam sebagai agama yang mayoritas dianut bangsa Indonesia,  tidak menjadi pendukung komunis gaya baru (KGB), dan pendukung penista agama.

Baca Juga

Covid-19

Sebagai bentuk keprihatinan, Civitas Akademika Universitas Ibnu Chaldun Jakarta menggelar Istighotsah doa bersama. Dengan harapan, semoga Allah mengabulkan doa kita sehingga bangsa Indonesia yang...

Pendidikan

Pada 11 Juni 2021 Universitas Ibnu Chaldun dengan akronim UIC, memperingati milad ke-65 tahun secara sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan.

Pendidikan

Saya berharap kepada umat Islam dimanapun berada dan apapun profesi yang ditekuni untuk berlomba menyumbangkan sebagian kecil rezekinya, ikut membangun Masjid Hikmatul Ilmi Universitas...

Pendidikan

Dr. Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation, yang juga imam Masjid di New York, WNI kelahiran Bulukumba, Sulawesi Selatan mempunyai gagasan besar dan luar biasa...

Pendidikan

Dr Ubedilah Badrun, akademisi dan pengamat sosial politik mengatakan bahwa Republik ini akan maju kalau dibimbing dan dipimpin Ulul Albab (Orang yang selalu berzikir...

Pendidikan

Seminar internasional bertajuk Membangun Peradaban Islam Berbasis Masjid untuk memperingati 65 Tahun Universitas Ibnu Chaldun Jakarta.

Pendidikan

Dampak Covid-19 puluhan juta pekerja Indonesia yang di PHK. Kita tidak hanya prihatin, tetapi harus ikut mencari dan memberi solusi.

Pendidikan

Ekonomi rakyat atau juga dikenal dengan istilah UMKM (Usaha Mikro, Kecil, Menengah) merupakan sektor usaha yang paling terpuruk di era pandemi Covid-19. Hal tersebut...