Teladani Sifat Amanah Nabi

 Kategori Opini, Sosial

Hari ini,  12 Rabi’ul awal 1440 H bertepatan 20 November 2018, umat Islam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Setiap memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW., sebaiknya kita meneladani sifat-sifat mulia Rasulullah SAW seperti amanah.

Bangsa Indonesia yang besar ini,  seolah kehilangan sikap amanah. Hampir di semua strata sosial bangsa Indonesia mulai dari elit sampai di masyarakat paling bawah (grass root), mengalami degradasi sikap amanah.

Pada hal sikap benar dan bisa dipercaya yang dalam bahasa Arab disebut amanah merupakan mahkota kehidupan.

Sifat amanah itu seperti cermin.  Sekali dia retak, pecah, maka jangan harap dia akan pulih seperti sedia kala. Jangan coba-coba  bermain dengan cermin.

Pentingnya Dipraktikkan

Sifat amanah Nabi Muhammad SAW sangat penting dan mendesak diteladani oleh setiap orang, setiap kelompok, maupun masyarakat luas.

Ali bin Abi Thalib pernah berkata: Orang-orang yang suka berkata jujur mendapatkan tiga hal, kepercayaan,  cinta, dan rasa hormat.

Mereka yang mengamalkan sifat amanah, selalu berkata jujur, benar dan bisa dipercaya, sehingga mendapat kepercayaan.

Sifat amanah itu diamalkan oleh Nabi Muhammad SAW. sejak muda, sehingga kaum Quraisy di Makkah memberi gelar kepada Muhammad SAW dengan gelar “Al Amiin” (yang dapat dipercaya).

Kita berharap, saat kita memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW menjelang Pemilu serentak 17 April 2019, umat Islam sebagai penduduk mayoritas di Indonesia, bisa menggunakan hak pilih dalam Pemilu 2019 dengan memilih Calon Presiden/Wakil Presiden dan Calon Anggota Parlemen di semua tingkatan yang amanah, yaitu yang benar dan dapat dipercaya.

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search