Reuni Aksi 212, Ibadah dan Rekreasi

 Kategori Lainnya, Sosial

Pada 02 Desember 2018 akan dilaksanakan Reuni Akbar 212 di Monumen Nasional (Monas) Jakarta. Insya Allah saya, isteri dan mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun Jakarta akan Hadir.

Kegiatan ini diperkirakan akan dihadiri umat dalam jumlah yang amat bersama.

Sebagai sosiolog dan Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta,  setidaknya ada lima alasan, saya menghadiri Reuni Akbar Aksi 212.

Pertama, untuk mengenang kembali Aksi Bela Islam 212 yang merupakan satu-satunya Aksi Bêla Islam yang saya ikuti dan tulis dalam buku saya berjudul “Peran Ulama Dalam Menghadirkan Perubahan di DKI Jakarta.”

Kedua, Aksi Bela Islam 212 tahun 2016 meninggalkan kesan yang amat mendalam bagi diri saya, karena ditengah guyuran hujan dan lautan manusia saya menangis saat berdoa dan sekujur badan merinding dalam kesyahduan – mengikuti doa yang dibimbing jika tidak salah ustadz Muhammad Arifin Ilham.

Ini pengalaman rohani yang tidak terlupakan dalam hidup saya seperti yang saya alami saat berdoa di Multazam disamping Ka’bah sewaktu melaksanakan ibadah haji.

Ketiga, saya mengenang khutbah Jum’at Habib Rieziq Syihab saat 212 yang luar biasa dihadapan Presiden, Wakil Presiden, Panglima TNI, Kapolri, para Menteri dan jutaan umat Islam yang disiarkan langsung oleh TV ONE dan TV lainnya.

Keempat, sarana komunikasi dengan masyarakat, karena sebagai sosiolog, suka tidak suka dan mau tidak mau harus selalu bersama dan berkomunikasi dengan masyarakat.

Kelima, reuni  Aksi 212 merupakan  kegiatan keagamaan yang pasti memberi pengaruh dalam perjalanan bangsa.  Maka saya harus hadir untuk meliput dan menulisnya.

Ibadah dan Rekreasi

Reuni Aksi 212, jika niat untuk ibadah, maka insya Allah akan bernilai ibadah.  Apalagi didahului salat Subuh berjamaah, kemudian ceramah dan kegiatan lainnya.

Saya yakin itu, karena setiap perbuatan baik yang dilakukan diawali dengan niat, akan bernilai ibadah kepada Allah.

Disamping itu, reuni Aksi 212 bisa menjadi sarana rekreasi.  Masyarakat yang berhimpun di kawasan Monumen Nasional dalam jumlah besar, pakaian serba putih dan damai, bisa menjadi event rekreasi dan tontonan menarik bagi masyarakat.

Dalam reuni Aksi 212, diharapkan selain sebagai ajang silaturrahim untuk memperkukuh kebersamaan, persatuan dan kesatuan, juga sarana  ibadah dan rekreasi.

Saya yakin dan optimis, reuni Aksi 212 akan berlangsung aman, damai dan sukses.

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search