Connect with us

web mozaikharokahfpi

Lainnya

HRS, Reuni Akbar 212 dan Media Sosial

Pada 02 Desember 2018 bertempat di Monas Jakarta akan dilaksanakan Reuni Akbar Mujahid Mujahidah Aksi 212. Reuni Akbar ini diperkirakan dihadiri jutaan orang dari berbagai penjuru tanah air dan dari luar negeri. Kegiatan ini bernuansa keagamaan yang akan dimulai salat tahajud dan salat Subuh berjamaah, doa, parade bendera tauhid, sambutan serta ceramah dan lain-lain.

Pada 02 Desember 2018 bertempat di Monas Jakarta akan dilaksanakan Reuni Akbar Mujahid Mujahidah Aksi 212.

Reuni Akbar ini diperkirakan dihadiri jutaan orang dari berbagai penjuru tanah air dan dari luar negeri.

Kegiatan ini bernuansa keagamaan yang akan dimulai salat tahajud dan salat Subuh berjamaah, doa, parade bendera tauhid, sambutan serta ceramah dan lain-lain.

Walaupun seluruh rangkaian acara bernuansa keagamaan, tetapi sulit dihindari anggapan bahwa kegiatan ini sarat dengan kepentingan politik karena tahun depan tepatnya 17 April 2019 akan dilaksanakan pemilihan umum serentak yaitu Pemilu Presiden-Wakil Presiden dan Pemilu Legislatif (Parlemen).

Akan tetapi tidak perlu dihiraukan karena sejatinya Islam tidak memisahkan antara agama dan politik. Islam dan politik bagaikan ikan dan air. Ikan akan mati jika dilepaskan dari air. Demikian pula Islam akan lemah dan habis jika tidak menyatu dengan politik (kekuasaan).

Peran HRS dan Medsos

Aksi Bela Islam yang puncaknya 212, aktor utamanya adalah Habib Rieziq Syihab (HRS).

Pengaruh dan kemampuan HRS menggalang massa, sehingga bisa menghadirkan jutaan umat di Monas, telah menyebabkan HRS mengasingkan diri dan keluarga di Makkah Arab Saudi karena dianggap berbahaya.

Akan tetapi, dari Makkah Al Mukarramah tidak menyebabkan HRS pupus pengaruhnya. Kecintaan umat semakin bertambah karena HRS memegang prinsip istiqamah (konsisten), mengutamakan persatuan umat dan tidak haus kekuasaan dan harta.

Melalui jaringan media sosial, HRS menggalang kekuatan umat untuk melaksanakan Reuni Akbar Mujahid Mujahidah Aksi 212.

Oleh karena umat melihat HRS memiliki ketulusan, keberanian, kejujuran, dan konsistensi dalam berjuang, maka seruannya didengar dan diikuti, bukan hanya pengurus, anggota dan simpatisan FPI, tetapi ulama, cendekiawan, kaum profesional dan masyarakat luas yang tidak ada kaitannya dengan FPI.

Media sosial seperti Twitter, Facebook, instagram dan lain-lain telah menjadi sarana perjuangan HRS yang sangat efektif untuk menyampaikan seruan dan pesannya dari pengasingan di Makkah Al Mukarramah Arab Saudi.

Selamat mengikuti Reuni Akbar Aksi 212 di Monas, semoga Allah selalu melindungi kita semua.

Baca Juga

DKI Jakarta

Rocky Gerung, akademisi yang disebut para mahasiswa sebagai presiden akal sehat, dalam peluncuran buku karya Musni Umar yang diberi judul Maju Kotanya Bahagia Warganya.

DKI Jakarta

Jakarta dibangun dengan kolaborasi semua pihak termasuk Transjakarta. Transjakarta melayani warga sebagai moda transportasi massal yang maju dan modern di ibukota negara Republik Indonesia.

DKI Jakarta

Bank memiliki peran yang sangat penting dan strategis di dalam menopang pembangunan ekonomi nasional.

Pendidikan

Mayjen TNI Purn Kivlan Zen menegaskan bahwa komunis sudah bangkit, komunis masuk di mana-mana menyusup ke kekuatan Bangsa Indonesia.

Pendidikan

Prof. Dr. Husnan Bey Fananie, MA, Duta Besar RI untuk Republik Azerbaijan 2016-2020 menegaskan jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan komunis.

Pendidikan

Fakta sosiologis bahwa Soeharto memimpin penumpasan dan pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI). Dikemukakan dalam webinar yang bertajuk Melawan Lupa Pemberontakan Komunis di Indonesia (G30S...

DKI Jakarta

Pertama kita bersyukur kepada Allah karena pandemi Covid-19 di DKI Jakarta dapat dikatakan sudah terkendali. Walaupun begitu, warga DKI Jakarta harus waspada dan ekstra...

DKI Jakarta

Dalam negara yang multi kultural, multi etnis, dan agama, apalagi dalam negara demokrasi, sangat wajar kalau kubu yang berbeda. Di dalam perbedaan, pasti banyak...