UIC Harus Jadi Universitas Terkemuka di Indonesia

 In Pendidikan

Pada Kamis, 13 Desember 2018, Universitas Ibnu Chaldun Jakarta menyelenggarakan wisuda program sarjana di Sasono Langen Budoyo Taman Miniatur Indonesia Indonesia (TMII) Jakarta Timur.

Sebanyak 270 sarjana diwisuda yang terdiri dari Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Komunikasi, Fakultas Hukum, Fakultas Agama Islam, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik  dan Fakultas Pertanian.

Tema wisuda kali ini adalah “Bangkit UIC Membangun SDM Mandiri dan Bermartabat Menuju Indonesia Cerdas.”

Wisuda sarjana merupakan tradisi akademik yang telah menjadi budaya di setiap perguruan tinggi.

Bangkit dan Maju

Rektor Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar dalam Pidatonya yang diberi judul “Hari-hari Kemunduran dan Kemajuan itu Kami Pergilirkan Diantara Manusia” mengemukakan bahwa UIC yang pernah mengalami kemunduran yang dahsyat karena dinonaktifkan,  saat  ini tengah bangkit dan maju sesuai firman Allah tersebut.

Musni Umar, yang juga sosiolog menegaskan UIC dimasa depan harus menjadi universitas terkemuka di Indonesia sesuai visi UIC “Menjadi Universitas Islam Terkemuka Di Indonesia dan Dikenal Didunia Internasional.”

Untuk mewujudkan kemajuan, harus ada niat yang kuat, tekad, semangat,  kerja keras dan kerja bareng.  Tidak ada kemajuan tanpa kerja keras dan keria cerdas.

Hadir dalam wisuda sarjana Kepala LL Dikti RI yang diwakili Kepala Bagian Pendidikan Tinggi LL Dikti,  Ketua Dewan Pembina Prof. Dr. Anshari Ritonga,  Ketua Umum Yayasan Pembina Ibnu Chaldun Edy Haryanto, SH., MH., dan Urhen Lukman, Rektor UIC 2014 – 2016.

Selain itu, hadir seluruh Pimpinan Universitas seperti Dr. Baharuddin, Dr. Farizal Marlius, Dr. Rahmah Marsinah dan Dr. Gamari Sutrisno, para Dekan, Wakil Dekan,  Kepala Program Studi, Dr. Hazmi Hamzar, Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Univ. Ibnu Chaldun, para tamu, dan wisudawan-wisudawati beserta kedua orangtua wisudawan dan wisudawati.

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search