Pendidikan Tulang Punggung Bangsa Indonesia

 In Pendidikan

Prof. Dr.  Dede Rosyada, Rektor Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta dalam orasi ilmiah pada wisuda program sarjana Universitas Ibnu Chaldun Jakarta (13/12/2018) di Sasono Langen Budoyo Taman Mini Indonesia Indah (TMII)  mengemukakan bahwa pendidikan merupakan tulang punggung bangsa Indonesia di masa depan. Kalau kita gagal, maka akan terpental, dan habis kita. Sebaliknya kalau kita berhasil,  akan menjadi bangsa pemenang di dunia (we are the winner).

Ia mengemukakan, pada tahun 2045, penduduk Indonesia sekitar 300 juta jiwa (proyeksi Bappenas 3018 juta jiwa), sekitar 103 juta penduduk berumur 25-60 tahun, usia produktif.

Saat itu,  sumber daya alam Indonesia sudah habis. Kalau pada saat itu bangsa Indonesia tidak siap,  maka akan kolaps (jatuh,  roboh).

Kehidupan bangsa Indonesia saat ini
masih ditopang oleh eksploitasi sumber daya alam seperti batubara,  minyak,  emas, tembaga,  dan sebagainya, tetapi pada saatnya akan habis.

Oleh karena itu,  Indonesia memerlukan orang-orang cerdas,  memiliki daya saing,  kreatifitas, inovasi dan imajinatif.  Untuk memjadi inovatif,  dan imajinatif tidak harus keluaran perguruan tinggi.

Menjadi Negara Maju

Indonesia akan menjadi negara maju dengan menekankan pada pendidikan dan kecerdasan.

Kecerdasan itu,  setidaknya mempunyai empat kemampuan.  Pertama,  spiritual quotient
Kedua,  emotional quotient
Ketiga,  intelectual quotient
Keempat,  kinesthetic.

Kecerdasan spiritual, menekankan kepada iman,  takwa,  akhlak mulia dan toleransi.  Menurut Prof Dede, iman merupakan landasan dalam berbuat, spirit dalam berbuat,  pengontrol dalam berbuat dan destinasi dalam berbuat.

Selanjutnya,  kecerdasan emosional.
Bangsa ini harus siap berubah,  mau berubah, menyukai perubahan dan tidak benci perubahan.

Selain itu,  kecerdasan intelektual menghantarkan setiap orang kepada kedudukan yang tinggi dan terhormat.  Terakhir menurut Prof Dede “kinesthetic”, setiap orang harus sehat dan kuat.

Dengan memiliki pendidikan dan keempat kecerdasan tersebut, diharapkan bangsa Indonesia di masa depan, menjadi negara yang maju.

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search