Connect with us

twitter musni umar

Lainnya

Eksponen Alumni ITB Akan Meluncurkan “Telaah Alqur’an App – Salman”

Paguyuban Angkatan Awal Masjid Salman Institut Teknologi Bandung (ITB),  pada 16 Desember 2018 mengadakan pertemuan di Jakarta. Hadir dalam pertemuan:  Muslimin Nasution, Ahmad Ganis, M. Sakib Machmud, Faisal Nasar bin Madi, Sjaifuddin Sjaaf Maskoen, Bahder Munir, Moh. Yahya, Purwoto Handoko, Mas Both Sudargo, Choesnan, A. Kamil Amir. Achmadi Thaha, Winarno Zain, Latief Hanafiah, Abdul Munir Bachrum, dan Bachtiar Iskandar. Selain itu,  diundang dan hadir Hamdan Zoelva,  dan Musni Umar. 

Paguyuban Angkatan Awal Masjid Salman Institut Teknologi Bandung (ITB),  pada 16 Desember 2018 mengadakan pertemuan di Jakarta.

Hadir dalam pertemuan:  Muslimin Nasution, Ahmad Ganis, M. Sakib Machmud, Faisal Nasar bin Madi, Sjaifuddin Sjaaf Maskoen, Bahder Munir, Moh. Yahya, Purwoto Handoko, Mas Both Sudargo, Choesnan, A. Kamil Amir. Achmadi Thaha, Winarno Zain, Latief Hanafiah, Abdul Munir Bachrum, dan Bachtiar Iskandar.

Selain itu,  diundang dan hadir Hamdan Zoelva, dan Musni Umar.

Tujuan pertemuan adalah dalam rangka mendengarkan presentasi Telaah Alqur’an App – Salman yang merupakan telaah dan kajian selama lebih dari 30 tahun oleh Ustaz Sakib Machmud yang disiarkan melalui radio KLCBS Bandung hingga saat ini.

Beri Apresiasi

Sebagai sosiolog yang awam dalam telaah dan kajian ayat-ayat kauniyah dalam Alqur’an,  dan dirasa Tafsir dan Terjemahnya terbitan Kementerian Agama RI sudah kurang memadai dengan perkembangan sekarang dan di masa depan, maka saya memberi apresiasi yang tinggi adanya gagasan untuk meluncurkqn e-Alqur’an dengan bahasan ilmiah dari pakar Masjid Salman, alumni ITB.

Peluncuran “Salman Telaah dan Kajian Alqur’an,” pasti banyak masyarakat yang apresiasi dan mengakses karena bisa diakses dari hand phone android, termasuk para dai dan generasi milenial insya Allah menyukai untuk bahan ceramah dan panduan dalam memahami dan menghayati kandungan Alqur’an.

Ahmad Ganis selaku pemrakarsa dalam kata sambutannya mengatakan bahwa “Salman Telaah dan Kajian Alqur’an” pasti tidak sempurna,  tetapi akan terus disempurnakan.  Selain itu,  tidak akan terjun kepada masalah khilafiyah.  Ini telaah ilmiah untuk diwariskan kepada cucu-cucu kita dan generasi milenial.

Menurut dia,  ini pekerjaan besar dan akan bersifat global, maka yang bisa bantu pikiran dan dana atau apapun disilahkan untuk investasi akhirat.

Setelah makan siang bersama dan salat jamaah dilanjutkan diskusi tentang kelembagaan. Disepakati tim kecil untuk mendirikan Yayasan wakaf yang akan menjadi wadah untuk merealisasikan gagasan “Salman Telaah dan Kajian Alqur’an” dalam bentuk e-Alqur’an dan digitalisasi hasil ceramah Syakib Machmud di Radio KLCBS Bandung.

Baca Juga

DKI Jakarta

Gubernur Anies dalam pesan Idul Fitri dihadapan jamaah yang memadati Pelataran Jakarta International Stadium mengatakan Pada lebaran kali ini, ia berpesan untuk menghargai keberagaman...

DKI Jakarta

Dalam rangka mudik lebaran, sebagai sosiolog saya terpanggil untuk mencegah berbagai musibah yang dialami pemudik dengan memberikan 20 Tips Mudik Selamat.

Politik

Belajar dari Chechnya, Ukraina dan Rusia, Muslim Indonesia harus kuat. Supaya kuat, maka harus bersatu dan jangan mau jadi alat untuk kepentingan penguasa yang...

Politik

Kondisi yang dialami Ukraina merupakan pelajaran yang amat penting dan berharga bagi Indonesia.

Opini

Pada 5 Februari 2022, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) genap berumur 75 tahun. Selama 75 tahun HMI telah mengabdi kepada bangsa dan negara dengan mengkader...

Pendidikan

Tina Nur Alam, setelah menjadi anggota DPR RI mengusahakan beasiswa untuk membantu putera (i) tamatan Sekolah Lanjutan Atas (SLA) di Sulawesi Tenggara yang orang...

Opini

Tanpa terasa bangsa Indonesia telah berada di penghujung tahun 2021 Masehi. Sebagai bangsa yang mayoritas Muslim, alhamdulillah telah menjalani tahun 2021 dengan rasa syukur....

Wisata

Pada pukul 11.00 WIT kami mengunjungi Istana Kesultanan Islam Bacan. Kesultanan Islam Bacan didirikan pada 1521 dan dibubarkan setelah Indonesia merdeka 1945. Kami diterima...