Connect with us

twitter musni umar

DKI Jakarta

Mahasiswa Wajib Pegang Prinsip Kebenaran, Kejujuran dan Keadilan

Musni Umar, Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta mengemukakan bahwa para mahasiswa wajib memegang prinsip dan mengamalkan nilai-nilai yang amat mulia seperti kebenaran, kejujuran, keadilan dan sebagainya. Negara kita rusak karena para pemimpin dan politisi tidak memegang prinsip dan tidak mengamalkan nilai-nilai kebenaran (al haq), kejujuran (ash shidiq), keadilan (al a’dalah) dan sebagainya. Semua hal dijadikan obyek transaksional untuk mendapatkan uang dan kekuasaan.

Musni Umar, Rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta mengemukakan bahwa para mahasiswa wajib memegang prinsip dan mengamalkan nilai-nilai yang amat mulia seperti kebenaran, kejujuran, keadilan dan sebagainya.

Negara kita rusak karena para pemimpin dan politisi tidak memegang prinsip dan tidak mengamalkan nilai-nilai kebenaran (al haq), kejujuran (ash shidiq), keadilan (al a’dalah) dan sebagainya. Semua hal dijadikan obyek transaksional untuk mendapatkan uang dan kekuasaan.

Hal tersebut dikemukakan Musni Umar saat memberi sambutan pada seminar Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun Jakarta di Aula Prof. Dr. Bahder Djohan UIC Jakarta (20/12/2018).

Sementara itu, Edy Haryanto, Ketua Umum Yayasan Pembina Pendidikan Ibnu Chaldun mengemukakan bahwa para mahasiswa harus aktif berorganisasi di intra dan ekstra untuk menambah pengalaman dan pengetahuan karena tidak cukup hanya dibangku kuliah.  Pengalaman di organisasi harus dieksplorasikan kedalam kehidupan sehingga menambah kematangan.

Selain itu, para mahasiswa harus rajin membaca buku karena ilmu diperoleh dari banyak membaca buku. Sebagai aktivis, kegiatan sangat padat, maka harus ada manajemen waktu, sehingga kegiatan kuliah tidak terganggu dengan kegiatan berorganisasi.

Tampil menjadi narasumber Dr. Baharuddin, Wakil Rektor 1 Universitas Ibnu Chaldun, Mahyudin Husein, Komisioner Bawaslu DKI dan Saad Fatsey, sekretaris Pusat Dakwah Universitas Ibnu Chaldun Jakarta dan turut memberi kata sambutan Jalil Loilatu, Ketua umum Badan Eksekutif Mahasiswa UIC.

Terakhir, Dr. M. Sidiq, dekan Fak. Ilmu  Sosial dan Ilmu Politik UIC memberi closing remark yang menekankan pentingnya sinergi, mengutamakan ilmu sebelum amal dan akhlak sebelum amal.

Di dalam kehidupan di kampus, harus siap dipimpin dan siap memimpin.  Yang kita kerjakan dikampus adalah untuk kepentingan bersama.

Baca Juga

Pendidikan

Pada 11 Juni 2021 Universitas Ibnu Chaldun dengan akronim UIC, memperingati milad ke-65 tahun secara sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan.

Opini

Pendidikan adalah investasi yang mahal dan bersifat jangka panjang. Maka, pemimpin yang tidak memiliki visioner, lebih memilih pembangunan ekonomi dengan membangun jalan, jembatan dan...

Covid-19

Untuk menggenjot kembali dunia pendidikan karena merupakan kunci kemajuan Indonesia di masa depan. Kalau pemerintah mengemukakan alasan membuka sekolah tatap muka di masa pandemi...

Pendidikan

Sejak lama saya berpendapat bahwa kunci kemajuan Indonesia terletak pada pendidikan yang berkualitas. Agar kita dapat menjadikan Indonesia Emas 2045 milik rakyat Indonesia, kita...

Pendidikan

Saya berharap kepada umat Islam dimanapun berada dan apapun profesi yang ditekuni untuk berlomba menyumbangkan sebagian kecil rezekinya, ikut membangun Masjid Hikmatul Ilmi Universitas...

Pendidikan

Dr. Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation, yang juga imam Masjid di New York, WNI kelahiran Bulukumba, Sulawesi Selatan mempunyai gagasan besar dan luar biasa...

Pendidikan

Dr Ubedilah Badrun, akademisi dan pengamat sosial politik mengatakan bahwa Republik ini akan maju kalau dibimbing dan dipimpin Ulul Albab (Orang yang selalu berzikir...

Pendidikan

Seminar internasional bertajuk Membangun Peradaban Islam Berbasis Masjid untuk memperingati 65 Tahun Universitas Ibnu Chaldun Jakarta.