Connect with us

twitter musni umar

Lainnya

Jatah Hidup di Dunia Berkurang, Ceramah Subuh

KH. Abdul Hay Naim dalam ceramah Subuh dihadapan ribuan jamaah pengajian subuh se Cipete Selatan, Cilandak Jakarta Selatan di Masjid Nurul Huda Komplek Kementerian Luar Negeri RI mengemukakan bahwa datangnya tahun baru berarti jatah hidup kita di dunia berkurang.

KH. Abdul Hay Naim dalam ceramah Subuh dihadapan ribuan jamaah pengajian subuh se Cipete Selatan, Cilandak Jakarta Selatan di Masjid Nurul Huda Komplek Kementerian Luar Negeri RI mengemukakan bahwa datangnya tahun baru berarti jatah hidup kita di dunia berkurang.

Setiap hari jatah hidup kita berkurang. Maka setiap hari, kita harus menambah ilmu.  Siti Aisyah, isteri Rasulullah SAW, menurut Kiai Abdul Hay Naim yang pernah mondok bersama KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) di Irak,  mengatakan bahwa satu hari saja tidak tambah ilmu, rugi dan celaka.

Akan tetapi, bertambah ilmu harus pula bertambah “Hudan.”  Kiai yang sudah berumur 80 tahun mengutip sabda Nabi Muhammad SAW: “manizdada ilman wa lam yazid hudan lam yazid minallahi illa bu’dan” (Barang siapa yang bertambah ilmunya dan tidak mendapat petunjuk dari Allah, maka orang itu akan  jauh dari Allah).

Oleh karena itu, umur kita yang terus berkurang setiap hari, harus disertai dengan bertambahnya petunjuk dari Allah yang membawa manusia semakin dekat kepada Allah.

Mereka yang dekat kepada Allah akan semakin meningkat ketakwaan kepadaNya.  Mereka yang bertakwa kepada Allah, akan meningkat ibadahnya dan kinerjanya (prestasi kerja) karena kerja merupakan bagian dari ibadah kepada Allah.

Turut menjadi penceramah KH. M. Fatih Irsyad yang menekankan pentingnya umat Islam mengisi hidup ini dengan perjuangan.

Dia mengutip firman Allah “Wallaziina jaahaduu fiina lanahdiyannahum subulanaa wa innallaha lama’al muhsinin” (siapa yang berjuang di jalan Allah, pasti Allah beri petunjuk kepada mereka berbagai jalan kemudahan dan sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang berbuat baik).

Selesai pengajian dilakukan penandatanganan prasasti pembangunan ram di Masjid Nurul Huda oleh Camat Cilandak, KH Abdul Hay Naim dan Ketua Umum Masjid Nurul Huda, yang saksikan Lurah Cipete Selatan, tokoh masyarakat seperti Musni Umar, Edy Cholil, Aulia Martam, M. Ikhsan Dwijaatmaja, Antung Abdullah, Sugiman Muchlis,  Lahmudin Ahmad dan lain-lain.

Baca Juga

Lainnya

Catatan yang sangat penting dalam penyelenggaraan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiah karena sukses dalam pembukaan, sukses pelaksanaan berbagai acara persidangan, teristimewa sukses pemilihan pengurus PP Muhammadiyah.

DKI Jakarta

Salah satu wujud partisipasi dan kolaborasi Transjakarta yang paling mutakhir ialah menyukseskan shalat Idul Adha di JIS dengan menyediakan bus Transjakarta dari berbagai lokasi.

Lainnya

Setiap kita merayakan Hari Raya Idul Adha dengan Salat Idul Adha dan menyembelih hewan kurban, kita pasti mengenang peristiwa heroik yang dilakukan Nabi Ibrahim...

Opini

Pada 5 Februari 2022, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) genap berumur 75 tahun. Selama 75 tahun HMI telah mengabdi kepada bangsa dan negara dengan mengkader...

Opini

Umat Islam yang mayoritas, terus tidak berdaya dan semakin diperparah keadaan mereka karena tidak bersatu umat Islam dipecah belah, sehingga tidak pernah memegang kekuasaan...

Pendidikan

Menurut saya, berpolitik merupakan bagian dari jihad (perjuangan) yang harus aktif dilakukan umat Islam untuk mewujudkan tujuan Indonesia merdeka sebagaimana yang tercantum dalam Pembukaan...

Opini

Tidak sedikit yang akhirnya menjilat karena tidak tahan mengalami demoralisasi. Ada juga yang kemudian memilih diam.

Opini

Reuni Akbar 212 akan digelar bulan Desember 2021 di Jakarta. Diperkirakan akan dihadiri lebih dari 7 juta orang.