Kereta Api, Pilihan Masyarakat dan Fasilitas Tunggu

 In Sosial

Kereta api (KA) yang melayani masyarakat  dalam melakukan mobilitas dari Jakarta-Bogor, Depok, Bekasi dan Tangerang dan sebaliknya, harus diapresiasi karena terus dilakukan peningkatan pelayanan dan penyediaan sarana dan prasarana.

Pada 06 Januari 2019, saya, Syahiruddin dan Muslikhun melakukan perjalanan dari stasiun Manggarai menuju stasiun Tambun Bekasi. 

Perjalanan dari stadiun Manggarai menuju stasiun Tambun Bekasi, walaupun sempat ganti KA,  sangat nyaman dan senang sebab bisa duduk dan banyak berbincang dengan para penumpang lainnya. 

Ketika tiba di stasiun Tambun, saya menyaksikan stasiun KA sedang dibangun. Kami kemudian mencari Masjid untuk salat Zuhur dan tanpa terduga para pengurus Masjid At Taqwa, banyak mengenal saya.  Mereka senang bertemu saya, dan mereka memberitahu, kalau saya bicara di TV mereka antusias dan  sangat memperhatikan yang saya kemukakan.

Pilihan Masyarakat

Selesai salat Zuhur saya berbincang dengan para jamaah dan pengurus Masjid At Taqwa diantaranya Pak Sodik. Saya menanyakan pilihan masyarakat dalam Pemilu 2019.  Para  jamaah dan Pak Sodik memberitahu bahwa berdasarkan obrolan, mayoritas masyarakat mau pilih Prabowo-Sandi dan partai-partai politik yang mengusungnya seperti PKS, PAN, Gerindra, banyak juga PBB.

Kami kemudian memesan Grab dan yang membawa kami ke rumah H. Ahaba, SH di Perumahan Papan Mas, Bekasi adalah Siata Sihombong. Dalam perjalanan saya berbincang dan sempat menanyakan mau pilih siapa dalam Pemilu Presiden? Dia menjawab Jokowi.

Fasilitas Tunggu

Di stasiun KA Tambun sangat minim fasilitas tunggu. Para penumpang terpaksa berdiri. Sekitar 45 menit saya berdiri dan ketika menaiki KA penuh sesak sampai ada penumpang yang pingsang dalam perjalanan dari Stasiun Tambun menuju stasiun Manggarai.

Sepanjang perjalanan dari stasiun Tambun sampai stasiun Manggarai, banyak sekali penumpang yang  berdiri. Termasuk saya, Syahiruddin dan Muslikhun berdiri sepanjang perjalanan.

Setiap pemberhentian KA di stasiun,  saya melihat banyak penumpang yang berdiri karena sangat terbatas fasilitas duduk bagi para penumpang KA.

Naasnya kalau sudah menunggu lama di stasiun KA dan di dalam kereta api banyak penumpang, maka para penumpang sangat lama berdiri.

Oleh karena itu, saya usul supaya setiap stasiun KA diperbanyak fasilitas tunggu seperti tempat duduk.  Semoga usul ini dibaca pejabat KA dan direalisasikan.

di kediaman H. Ahaba, SH yg sedang sakit

 

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search