Connect with us

unsplash kokoh nuradiyanto

DKI Jakarta

Indeks Toleransi di Jakarta “Tinggi”

Setara Institute telah merilis daftar indeks kota toleran (IKT) di Indonesia, yang menetapkan 10 kota di Indonesia yang dinilai paling toleran.  Penilaian itu adalah berdasar hasil riset Setara Institute di 94 kota di Indonesia.

Setara Institute telah merilis daftar indeks kota toleran (IKT) di Indonesia, yang menetapkan 10 kota di Indonesia yang dinilai paling toleran.  Penilaian itu adalah berdasar hasil riset Setara Institute di 94 kota di Indonesia.

DKI Jakarta tidak termasuk 10 kota di Indonesia yang dinilai paling toleran.  Hasil riset Setara Institute menyebut indeks toleransi di DKI Jakarta tergolong rendah.

Untuk membantah atau membenarkan sebuah hasil penelitian, lazimnya dibandingkan hasil penelitian lain atau dilakukan penelitian ulang oleh sebuah lembaga yang kredibel dengan topik yang sama.

Dalam rangka itu, Pusat Penelitian Agama dan Keagamaan Balitbang dan Diklat Kementerian Agama RI dan Universitas Ibnu Chaldun Jakarta telah melakukan penelitian di DKI Jakarta pada Mei, Juni dan Juli 2018 dengan topik “Toleransi dan Kerukunan Antar Umat Beragama Dalam Pemahaman Gerakan Mahasiswa Islam di Jakarta,”  lokasi penelitian di DKI Jakarta dengan metodologi kuantitatif.

Temuan penelitian tersebut menyebutkan bahwa indeks toleransi di DKI Jakarta tergolong tinggi yaitu 3,81.

Adapun perhitungan skor indeks toleransi:
1-1,7.   = sangat rendah
1,8-2,5 = rendah
2,6-3,3 = cukup
3,4-4,1 = tinggi
4,2-5.   = sangat tinggi

Sikap Toleransi

Kerjasama/hubungan sosial diantara umat beragama di DKI Jakarta relatif baik.  Pernyataan misalnya “saya bersedia mengundang pemeluk agama lain dalam kegiatan (misalnya kegiatan syukuran, pesta, dan lain sebagainya) yang saya lakukan,” skornya 57,4.

Begitu pula sikap toleransi masyarakat Jakarta, dalam pernyataan “Dalam melakukan hubungan sosial, saya tidak pernah membeda-bedakan seseorang berdasarkan agamanya, skornya sebesar 58,3.

Pernyataan lain yang cukup melegakan dalam hubungan sosial di DKI Jakarta “Saya bersedia untuk bermusyawarah/berdamai dengan pemeluk agama lain jika terjadi perselisihan,” skornya sebesar 62,5.

Indeks Toleransi

Dr. Khalimi dan Harris sebagai peneliti dari Universitas Ibnu Chaldun  Jakarta mencatat indeks toleransi antar umat beragama di DKI Jakarta:

Capaian Indeks.        Skor.  Kategori
Indeks persepsi.        3,88.   Tinggi
Indeks sikap.              3,72.   Tinggi
Indeks kerjasama.     3,90.   Tinggi
Indeks sikap pm.       3,21.   Tinggi
Indeks harapan
kepada pemerintah   4.27    Sangat Tinggi
Indeks toleransi.         3,82

Kesimpulan

Bahwa berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis yang diuraikan, peneliti menyimpulkan, indeks toleransi antat umat beragama di Jakarta sebesar 3,82 termasuk dalam kategori “tinggi.”

Hasil temuan tersebut mengindikasikan bahwa interaksi sosial antar umat beragama di Jakarta telah berlangsung secara baik dan berada dalam batas-batas jarak sosial yang wajar.

Mayoritas responden memiliki persepsi positif terhadap pernyataan-pernyataan yang diajukan terkait dengan toleransi antar umat beragama, sebagaimana tercermin juga dalam sikap antar umat beragama yang bersedia menerima secara terbuka keberadaan pemeluk agama yang berbeda dalam ranah pergaulan sosial maupun profesi, meskipun sebatas pada dimensi publik atau formal dari pergaulan sosial.

Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat toleransi di DKI Jakarta tergolong “tinggi.” Dengan demikian meluruskan hasil riset Setara Institute yang menempatkan DKI Jakarta kategori rendah dalam bidang toleransi.

Baca Juga

Covid-19

Mengawali Tahun 2023, Yayasan Lembaga Pemberdayaan Sosial dan Demokrasi telah memilih tema diskusi panel Membedah Dugaan Korupsi Bansos DKI Jakarta 2020 yang Berlangsung di...

DKI Jakarta

Transjakarta melayani warga Jakarta siang dan malam selama 24 jam tanpa henti. Pada siang hari, Transjakarta melayani warga Jakarta ke seluruh jurusan, termasuk yang...

DKI Jakarta

Transjakarta tidak menaikkan harga Transjakarta. Mengapa Transjakarta tidak naik tiket? Jawabannya karena pemerintah provinsi DKI Jakarta memberikan subsidi terhadap moda transportasi massal seperti Transjakarta.

DKI Jakarta

Penataan Kota Tua telah menjadi destinasi wisata di Jakarta yang sangat menarik. Pada saat saya mengunjungi kota tua Minggu lalu saya menyaksikan banyak turis...

DKI Jakarta

Anies bersama delegasi U20 mengunjungi obyek wisata kota tua. Sebanyak 12 delegasi U20 Mayors Summit hadir secara langsung di Kota Tua Jakarta Barat. Anies...

DKI Jakarta

Setelah turun di Halte Museum Fatahillah, saya mulai kagum menyaksikan kawasan Kota Tua yang telah ditata dengan sangat rapi, indah, nyaman dan mempesona.

DKI Jakarta

Adanya MRT, Transjakarta dan commuter sejatinya mengubah budaya masyarakat Jakarta dan sekitarnya dari malas jalan kaki menjadi rajin jalan kaki.

DKI Jakarta

Citayam Fashion Week masih hangat dibicarakan masyarakat, terutama para warganet di media sosial. Event fashion show ini pada mulanya berawal dari Anak Baru Gede...