Indeks Toleransi di Jakarta “Tinggi”

 Kategori DKI Jakarta, Sosial

Setara Institute telah merilis daftar indeks kota toleran (IKT) di Indonesia, yang menetapkan 10 kota di Indonesia yang dinilai paling toleran.  Penilaian itu adalah berdasar hasil riset Setara Institute di 94 kota di Indonesia.

DKI Jakarta tidak termasuk 10 kota di Indonesia yang dinilai paling toleran.  Hasil riset Setara Institute menyebut indeks toleransi di DKI Jakarta tergolong rendah.

Untuk membantah atau membenarkan sebuah hasil penelitian, lazimnya dibandingkan hasil penelitian lain atau dilakukan penelitian ulang oleh sebuah lembaga yang kredibel dengan topik yang sama.

Dalam rangka itu, Pusat Penelitian Agama dan Keagamaan Balitbang dan Diklat Kementerian Agama RI dan Universitas Ibnu Chaldun Jakarta telah melakukan penelitian di DKI Jakarta pada Mei, Juni dan Juli 2018 dengan topik “Toleransi dan Kerukunan Antar Umat Beragama Dalam Pemahaman Gerakan Mahasiswa Islam di Jakarta,”  lokasi penelitian di DKI Jakarta dengan metodologi kuantitatif.

Temuan penelitian tersebut menyebutkan bahwa indeks toleransi di DKI Jakarta tergolong tinggi yaitu 3,81.

Adapun perhitungan skor indeks toleransi:
1-1,7.   = sangat rendah
1,8-2,5 = rendah
2,6-3,3 = cukup
3,4-4,1 = tinggi
4,2-5.   = sangat tinggi

Sikap Toleransi

Kerjasama/hubungan sosial diantara umat beragama di DKI Jakarta relatif baik.  Pernyataan misalnya “saya bersedia mengundang pemeluk agama lain dalam kegiatan (misalnya kegiatan syukuran, pesta, dan lain sebagainya) yang saya lakukan,” skornya 57,4.

Begitu pula sikap toleransi masyarakat Jakarta, dalam pernyataan “Dalam melakukan hubungan sosial, saya tidak pernah membeda-bedakan seseorang berdasarkan agamanya, skornya sebesar 58,3.

Pernyataan lain yang cukup melegakan dalam hubungan sosial di DKI Jakarta “Saya bersedia untuk bermusyawarah/berdamai dengan pemeluk agama lain jika terjadi perselisihan,” skornya sebesar 62,5.

Indeks Toleransi

Dr. Khalimi dan Harris sebagai peneliti dari Universitas Ibnu Chaldun  Jakarta mencatat indeks toleransi antar umat beragama di DKI Jakarta:

Capaian Indeks.        Skor.  Kategori
Indeks persepsi.        3,88.   Tinggi
Indeks sikap.              3,72.   Tinggi
Indeks kerjasama.     3,90.   Tinggi
Indeks sikap pm.       3,21.   Tinggi
Indeks harapan
kepada pemerintah   4.27    Sangat Tinggi
Indeks toleransi.         3,82

Kesimpulan

Bahwa berdasarkan hasil pengolahan data dan analisis yang diuraikan, peneliti menyimpulkan, indeks toleransi antat umat beragama di Jakarta sebesar 3,82 termasuk dalam kategori “tinggi.”

Hasil temuan tersebut mengindikasikan bahwa interaksi sosial antar umat beragama di Jakarta telah berlangsung secara baik dan berada dalam batas-batas jarak sosial yang wajar.

Mayoritas responden memiliki persepsi positif terhadap pernyataan-pernyataan yang diajukan terkait dengan toleransi antar umat beragama, sebagaimana tercermin juga dalam sikap antar umat beragama yang bersedia menerima secara terbuka keberadaan pemeluk agama yang berbeda dalam ranah pergaulan sosial maupun profesi, meskipun sebatas pada dimensi publik atau formal dari pergaulan sosial.

Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat toleransi di DKI Jakarta tergolong “tinggi.” Dengan demikian meluruskan hasil riset Setara Institute yang menempatkan DKI Jakarta kategori rendah dalam bidang toleransi.

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search