Connect with us

twitter airlineroute

Dunia Usaha

Prabowo, Garuda Indonesia Airlines dan Turkish Airlines

Saya kembali teringat pernyataan Prabowo dalam debat Capres-Cawapres RI pertama, yang menyatakan keprihatinan tentang kondisi Garuda Indonesia Airlines (GIA) yang bisa dikatakan bangkrut, pada hal merupakan wajah terdepan Indonesia di luar negeri. Sementara Airlines negara lain seperti Turkish Airlines terlihat sangat kuat karena manajemen dan dukungan Presiden dan pemerintahnya, sehingga Turkish Airlines tidak saja mampu bertahan tetapi maju ditengah persaingan usaha yang semakin ketat dan menantang.

Dalam debat Capres-Cawapres RI putaran 1 tanggal 17  Januari 2019, Prabowo Subianto, Capres RI  nomor 02 mengemukakan tentang Garuda Indonesia Airlines yang mengalami kerugian besar dan nyaris bangkrut.

Pernyataan itu mengingatkan saya  pada 26 Januari 2019,  saat melakukan perjalanan ke Turki dengan pesawat Singapore Airlines.

Ketika transit di bandara Changi Singapura, saya tanya kepada tour leader, mengapa kita tidak menggunakan pesawat Garuda Indonesia Airlines? Lukman, tour leadernya menjawab tidak masuk biayanya.

Saya tidak bertanya lebih lanjut berapa biayanya kalau naik pesawat Garuda dan berapa pula biayanya kalau naik pesawat Singapore Airlines Jakarta-Istanbul. Dalam bayangan saya, pasti biayanya menggunakan Singapore Airlines lebih murah, sehingga orang-orang Indonesia lebih suka menggunakan pesawat milik negara lain.

Bandara Atatürk di Istanbul

Ketika pesawat yang membawa kami mendarat di bandara udara internasional Atatürk di Istanbul 27 Januari 2019, saya menyaksikan hampir semua pesawat di bandara itu adalah Turkish Airlines.

Saya kembali teringat pernyataan Prabowo dalam debat Capres-Cawapres RI pertama, yang menyatakan keprihatinan tentang kondisi Garuda Indonesia Airlines (GIA) yang bisa dikatakan bangkrut, pada hal merupakan wajah terdepan Indonesia di luar negeri.

Sementara Airlines negara lain seperti Turkish Airlines terlihat sangat kuat karena manajemen dan dukungan Presiden dan pemerintahnya, sehingga Turkish Airlines tidak saja mampu bertahan tetapi maju ditengah persaingan usaha yang semakin ketat dan menantang.

Kunci bisa bertahan dan maju Airlines di tengah persaingan bisnis yang amat ketat, tidak hanya pelayanan dan biaya yang kompetitif, tetapi dukungan Presiden dan nasionalisme rakyat.

Bangsa Indonesia sebagai bentuk nasionalisme, suka tidak suka dan mau tidak mau, harus mencintai dan menggunakan milik bangsa Indonesia sendiri.

Akan tetapi, harga tiket Garuda yang ditawarkan ke publik harus kompetitif dengan Airlines lain, karena bangsa Indonesia tidak bisa dipaksa dengan alasan nasionalisme untuk membeli tiket atau produk bangsa sendiri dengan harga yang mahal.

Kita prihatin masalah Garuda Indonesia Ailines. Kita harapkan Presiden terpilih hasil Pemilu 2019 bisa mengatasi persoalan Garuda, sehingga maskapai penerbangan Indonesia, tidak mengalami nasib seperti yang dialami Merpati Nusantata Airlines.

Saya mengusulkan langkah penyelamatan Garuda Indonesia Airlines dengan mewajibkan para pejabat pusat dan daerah yang menggunakan anggaran APBN dan APBD ketika melakukan perjalanan supaya menggunakan Garuda Indonesia Airlines.

Baca Juga

Politik

Luar biasa!!! Tidak pernah dalam sejarah Indonesia, para tokoh politik dan Warga Negara Indonesia (WNI) dari berbagai penjuru dunia ikut menggugat presidential threshold 20...

Opini

Indikator yang bisa dijadikan tolak ukur untuk menganalisis bahwa Indonesia tidak dalam keadaan baik-baik saja antara lain, masalah politik.

Politik

Untuk hapus Presidential Threshold secara total tidaklah mudah, karena Presidential Threshold merupakan agenda partai-partai politik yang lolos di Senayan.

DKI Jakarta

Lawatan Presiden Turki ke Jakarta, ibukota Republik Indonesia, sangat penting dan insya Allah menjadi sarana promosi untuk menarik wisatawan negara itu berkunjung ke Indonesia.

Opini

Sekarang ini sangat ramai dan heboh perbincangan di media sosial tentang rencana memberi nama jalan Kemal Ataturk di Menteng Jakarta.

Opini

Sangat menarik pernyataan Ferry Mursyidan Baldan, Menteri Agraria dan Tata Ruang (2014 - 2016) yang menyatakan bahwa rakyat sangat arif dan adil dalam mempergilirkan...

Opini

Isu 3 periode bertambah ramai, setelah Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mewacanakan amandemen UUD. Sontak publik ribut sebab mereka mengaitkan wacana 3 periode dengan...

Politik

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta umat Islam bersatu melawan ketidakadilan. Hal tersebut ia katakan dalam pidatonya untuk Pemuda Kerja Sama Islam (ICYF) dalam...