Connect with us

twitter musni umar

Budaya

Menikmati Keindahan Kota Istanbul dari Kapal Pesiar

Istanbul di masa kekuasaan Romawi Timur disebut Konstantinopel.  Ketika Sultan Fatih Mohamed dari Daulah Ustmaniyah menaklukkan kota Konstantinepel, nama konstantinopel diubah namanya menjadi Istanbul. Kota Istanbul di masa Daulah Ustmaniyah menjadi ibukotanya.  Akan tetapi, setelah Mustafa Kemal Ataturk berhasil merebut Turki dari dinasti Ustmaniyah dan mendirikan Republik Turki, ibukotanya dipindahkan ke Ankara sampai saat ini.

Istanbul di masa kekuasaan Romawi Timur disebut Konstantinopel.  Ketika Sultan Fatih Mohamed dari Daulah Ustmaniyah menaklukkan kota Konstantinepel, nama konstantinopel diubah namanya menjadi Istanbul.

Kota Istanbul di masa Daulah Ustmaniyah menjadi ibukotanya.  Akan tetapi, setelah Mustafa Kemal Ataturk berhasil merebut Turki dari dinasti Ustmaniyah dan mendirikan Republik Turki, ibukotanya dipindahkan ke Ankara sampai saat ini.

Istanbul merupakan kota terbesar di Turki dengan populasi sebanyak 20 juta jiwa. Kota Istanbul memiliki Airport yang besar, luas dan moderen yang diberi nama Ataturk Airport.

Untuk menikmati keindahan kota Istanbul yang mempunyai sejarah yang panjang, tidak cukup dengan keliling kota, tetapi lebih asyik dan menawan kalau disaksikan dari kapal pesiar di selat Bosphorus.

Eropa dan Asia

Dari kapal pesiar bernama Ay Nur yang membawa kami  berlayar di selat Bosphorus,  saya bisa menyaksikan keindahan Turki yang dibelah oleh selat, ada yang bagian dari Asia dan disebelahnya bagian dari Eropa.

Dari kapal pesiar, saya menyaksikan peninggalan sejarah di masa lalu seperti istana Topkapi yang dibangun pada masa kekaisaran Bizantium, istana yang bangun para Sultan pada masa Daulah Ustmaniyah yang berkuasa 623 tahun, berbagai masjid yang dibangun para Sultan, jembatan Bosphorus yang telah diubah namanya menjadi jembatan 15 Juli 2016 untuk mengabadikan perlawanan rakyat Turki terhadap kudeta militer yang berpusat dijembatan Bosphorus.

Dari kapal pesiar, saya juga menyaksikan keindahan Masjid Jami’ yang sedang dibangun Presiden Turki Tecep Tayyip Erdogan yang memiliki 6 menara yang cukup tinggi.

Selain itu, saya juga  bisa menyaksikan dari kapal pesiar berbagai rumah mewah yang dimiliki mereka yang pernah berkuasa dan para pengusaha kaya Turki, dan tidak ketinggalan saya menyaksikan paling tidak dua universitas swasta yang saya tidak ingat namanya.

Sebelum berlayar di selat Bosphorus,  kami sempat makan siang di restoran Serina dikawasan selat Bisphorus dengan sajian filet ikan bakar.

Menikmati Keindahan kota Istanbul dan kota-kota lain di Turki seperti kota Amasya, kota Konya dan lain-lain, sebaiknya sebagai orang beriman mengingat keindahan dan kebesaran sang pencipta-Allah rabbul ‘alamiin, yang menciptakan manusia dengan ilmu dan kreasinya sehingga mampu membangun kota indah yang dikagumi oleh para pelancong dari manca negara.

Baca Juga

Politik

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan meminta umat Islam bersatu melawan ketidakadilan. Hal tersebut ia katakan dalam pidatonya untuk Pemuda Kerja Sama Islam (ICYF) dalam...

Opini

Presiden Turki Erdogan merupakan pemimpin di dunia Islam yang amat populer. Mayoritas rakyat Turki sangat mencintai dan menghormatinya, tetapi kaum sekuler sangat membencinya. Erdogan...

Opini

Otoritas Prancis merespon pembunuhan seorang guru dengan menampilkan kartun Nabi Muhammad SAW di gedung pemerintahan Prancis.

Lainnya

Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan beberapa waktu lalu telah mengumumkan penemuan gas alam terbesar sepanjang sejarah. Penemuan gas alam terbesar dalam sejarah itu, menimbulkan...

Lainnya

Terjadi ledakan dahsyat di pelabuhan Beirut yang menelan ratusan korban nyawa dan sekitar 4.000 mengalami luka-luka.

Lainnya

Perjuangan umat Islam Turki untuk kembali kepada Islam memerlukan waktu yang panjang, pengorbanan harta dan jiwa raga yang tidak sedikit.

Budaya

Hagia Sophia atau Ayasofia di Istanbul Turki merupakan bekas basilika (gereja) pada masa kekuasaan kekaisaran Byzantium selama 14 abad lamanya.

Lainnya

Masyarakat Indonesia yang masih mempercayai akan datang Imam Mahdi dan ratu adil yang mirip dengan kepercayaan sebagian masyarakat Jawa "satrio piningit," selalu merindukan datangnya...