Connect with us

twitter musni umar

Pendidikan

Politik Identitas Menguat di Malaysia dan Indonesia, Wajib Diamalkan Orang Islam

Seminar Internasional di UIC Politik Identitas Indonesia-Malaysia, pembicara Prof. Dr. Mohd Izani Mhd Zain dari UPM Malaysia, Edy Haryanto, SH., MH., Dr. Gamari Sutrisno, MPS,  Prof. Dr. Jahja Hanafi dan Dr. Eggi Sujana (telat hadir) karena dari Papua.

Pada hari Kamis, 28 Maret 2019 telah diselenggarakan Seminar Internasional yang bertema “Politik Identitas Indonesia-Malaysia,” yang dilaksanakan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) UIC dan Lembaga Pusat Kajian Islam dan Bahasa Universitas Ibnu Chaldun (UIC) yang menampilkan pembicara Prof. Dr. Mohd Izani Mhd Zain dari UPM Malaysia, Edy Haryanto, SH., MH., Dr. Gamari Sutrisno, MPS,  Prof. Dr. Jahja Hanafi dan Dr. Eggi Sujana (telat hadir) karena dari Papua.

Kesimpulan yang bisa ditarik dari seminar internasional bertema “Politik Identitas Indonesia-Malaysia” antara lain:

Pertama,  politik Identitas di Malaysia menguat pasca Pemilu (Pilihan Raya Umum) 9 Mei 2018. Penyebab menguatnya politik identitas di Malaysia karena Tun Mahathir  Mohamad, Perdana Menteri Malaysia dari Pakatan Harapan yang memenangi Pemilu (PRU) ke-14 di Malaysia melantik Ketua Hakim Negara (Ketua Mahkamah Agung),  Peguam Negara (Jaksa Agung) dan Menteri Keuangan dari mereka yang bukan orang Melayu-Muslim.

Kejadian ini tidak pernah terjadi selama 61 tahun Malaysia merdeka dibawah pemerintahan Barisan Nasional. Keputusan Perdana Menteri Malaysia Tun Mahathir Mohamad tersebut telah mengundang protes keras dari Masyarakat Melayu yang melahirkan demonstrasi besar di Kuala Lumpur, sehingga semakin mengukuhkan politik identitas Melayu-Muslim di Malaysia melalui kerjasama UMNO (Barisan Nasional) dan Partai Islam se Malaysia (PAS) di parlemen Malaysia.

Kedua, ketidakadilan yang masif di Indonesia terutama dalam bidang ekonomi dan hukum yang dipicu oleh penistaan Alquran,  telah mempersatukan umat Islam  sehingga lahir demonstasi damai yang amat besar jumlahnya yang disebut aksi bela Islam 212, reuni bela Islam aksi 212 dan munajat aksi 212. Berbagai aksi damai tersebut  merupakan wujud dari politik identitas yang menguat di Indonesia.

Ketiga, politik identitas di Malaysia didasari 3 R yaitu Race (suku, etnis) Religion (agama) dan Royal (Kerajaan). Sedangkan politik identitas di Indonesia dilandasi oleh suku, etnis, keluarga dan agama.

Keempat, politik identitas telah diamalkan di seluruh dunia. Sebagai contoh,  di Amerika Serikat, Donald Trump terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat ke-45 karena mengkampanyekan “American First.” Di Malaysia dalam Pemilu (Pilihan Raya Umum) orang India memilih calon anggota parlemen untuk mewakili mereka duduk di parlemen nasional dan daerah adalah orang India, orang China memilih calon anggota parlemen untuk mewakili mereka duduk di parlemen adalah orang China. Begitu pula orang Melayu-Muslim memilih calon anggota parlemen untuk duduk di parlemen mewakili mereka adalah orang Melayu-Muslim.

Kelima, di Indonesia politik identitas sudah diamalkan dalam Pemilu,  Pilkada dan Pemilihan Presiden. Sebagai contoh di Papua dalam Pemilu dan Pilkada, rakyat Papua memilih calon anggota DPRD untuk mewakili mereka duduk di DPRD (Parlemen Daerah) dan untuk menjadi Gubernur dan Bupati dari orang Papua yang beragama Nasrani. Di Sulawesi Selatan, rakyat memilih calon anggota DPRD untuk mewakili mereka duduk di DPRD (parlemen daerah) dan untuk menjadi Gubernur serta Bupati dari etnis Bugis yang merupakan penduduk mayoritas di Sulsel. Di Sulawesi Utara, rakyat yang merupakan mayoritas beragama Nasrani memilih calon anggota DPRD untuk duduk di DPRD mewakili mereka dan untuk menjadi Gubernur dan Bupati dari kalangan mereka yang beragama Nasrani. Dalam Pemilihan Presiden, rakyat Indonesia memilih calon Presiden dari etnis Jawa dan Muslim karena penduduk terbesar di Indonesia adalah etnis Jawa dan Muslim.

Keenam, politik identitas wajib diamalkan oleh orang Islam dalam memilih Presiden, Gubernur, Bupati dan para calon wakil  rakyat (anggota parlemen/DPR, DPD dan DPRD) di semua tingkatan karena ada perintah Allah di dalam Alqur’an seperti dalam surah Al Maidah ayat 51, surah Ali Imran ayat 28, surah An Nisa ayat 144, surah At Taubah ayat 23, surah Al Mujadalah ayat 22, dan surah An Nisa ayat 138-139.

Demikian kesimpulan Seminar Internasional “Politik Identitas Indonesia-Malaysia” yang dilaksanakan di Aula Prof. Dr. Bahder Djohan Universitas Ibnu Chaldun Jakarta.

Universitas Ibnu Chaldun, Rawamangun Jakarta yang disingkat UIC merupakan universitas Islam tertua di Indonesia. Dengan Rektor Musni Umar, UIC memiliki Program Studi berkualitas dan terkini yaitu Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Pertanian, Fakultas Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, Fakultas Farmasi dan Fakultas Agama Islam.

UIC Gerakan Orang Tua Asuh. Bagi yang ingin berpartisipasi dan beramal, silahkan menghubungi Kepala Hub. Masyarakat UIC, Syahirudin, HP. +6285241775588 dan Kepala Rektorat UIC Ici (Sitti Amina Amahoru) HP. +6282214804277.

Baca Juga

DKI Jakarta

Rocky Gerung, akademisi yang disebut para mahasiswa sebagai presiden akal sehat, dalam peluncuran buku karya Musni Umar yang diberi judul Maju Kotanya Bahagia Warganya.

Pendidikan

Rocky Gerung menggemparkan UIC. Saya tidak sangka seluruh mahasiswa universitas Ibnu Chaldun Jakarta mengidolakan Rocky Gerung.

Pendidikan

Mayjen TNI Purn Kivlan Zen menegaskan bahwa komunis sudah bangkit, komunis masuk di mana-mana menyusup ke kekuatan Bangsa Indonesia.

Pendidikan

Prof. Dr. Husnan Bey Fananie, MA, Duta Besar RI untuk Republik Azerbaijan 2016-2020 menegaskan jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan komunis.

Pendidikan

Fakta sosiologis bahwa Soeharto memimpin penumpasan dan pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI). Dikemukakan dalam webinar yang bertajuk Melawan Lupa Pemberontakan Komunis di Indonesia (G30S...

Covid-19

Sebagai bentuk keprihatinan, Civitas Akademika Universitas Ibnu Chaldun Jakarta menggelar Istighotsah doa bersama. Dengan harapan, semoga Allah mengabulkan doa kita sehingga bangsa Indonesia yang...

Pendidikan

Pada 11 Juni 2021 Universitas Ibnu Chaldun dengan akronim UIC, memperingati milad ke-65 tahun secara sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan.

Opini

Pendidikan adalah investasi yang mahal dan bersifat jangka panjang. Maka, pemimpin yang tidak memiliki visioner, lebih memilih pembangunan ekonomi dengan membangun jalan, jembatan dan...