Connect with us

Tidak Ada Sahabat Yang Sejati Dr. Habib Rizieq Shihab Versus Prof. Yusril Ihza Mahendra
twitter PBB & presiden kaleng kaleng

Pemilu

Tidak Ada Sahabat Yang Sejati – Dr. Habib Rizieq Shihab Versus Prof. Yusril Ihza Mahendra

Perbedaan kepentingan Habib Rizieq mendukung Prabowo-Sandi melalui “Ijtima Ulama” 1 dan 2. Sementara Yusril Ihza Mahendra dukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam pemilihan Presiden 2019 membuat hubungan keduanya retak. Tidak Ada Sahabat Yang Sejati: Dr. Habib Rizieq Shihab Versus Prof. Yusril Ihza Mahendra.

Terbaru: Sehari setelah artikel ini di publikasikan, terdapat teguran keras dari Drs. H. Mohammad Siddik, MA (Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia) kepada saudara prof. Dr. H. Yusril Ihza Mahendra melalui surat terbuka.

Khalil Gibran seorang penyair dan penulis berkebangsaan Libanon pernah mengatakan: “tidak ada yang namanya sahabat sejati, yang ada hanya kepentingan.”

Ungkapan itu, adalah inspirasi judul Tidak Ada Sahabat Yang Sejati – Dr. Habib Rizieq Shihab Versus Prof. Yusril Ihza Mahendra. Kedua tokoh tersebut dapat dikatakan sebagai tokoh nasional  yang terkemuka, amat populer dan terpandang di Indonesia.

Pecahnya persahabatan itu adalah perbedaan kepentingan. Dr. Habib Rizieq Shihab mendukung Prabowo-Sandi melalui “Ijtima Ulama” 1 dan 2 dalam pencalonan Presiden 2019.  Sementara Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra belakangan mendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin dalam pemilihan Presiden 2019.

 

Menyerang Pakai Tangan HRS

Dr. Habib Rizieq Shihab yang sekarang ini hidup dipengasingan di Makkah Al Mukarramah Arab Saudi sebelumnya tidak ada perseteruan terbuka dengan Prof Dr Yusril Ihza Mahendra.

Perseteruan terbuka menyeruak ke publik ketika Prof. Dr. Yusril membongkar chat dengan Dr. Habib Rizieq Shihab yang menyebut Prabowo tingkat keislamannya diragukan.

Dr. Habib Rizieq Shihab dari pengasingan di Makkah Al Mukarramah Arab Saudi langsung  membantah pernyataan Prof. Dr. Yusril dengan menyebut sebagai kebohongan. HRS kemudian menyerukan kepada rakyat Indonesia agar tidak memilih PBB dan PPP pada Pemilu 17 April 2019 karena telah melakukan pengkhianatan.

Seruan Dr Habib Rizieq dari pengasingannya menggema di masyarakat bawah. Buktinya, tadi pagi (5/4/2019) di kawasan Kwitang Gang Kembang Jakarta Pusat, sewaktu saya melakukan blusukan sambil berolah raga, masyarakat yang saya temui dan ajak bincang mengatakan: mereka sudah dengar seruan HRS dan siap mengamalkan.

Para pendukung HRS di tanah air dan dari BPN Prabowo-Sandi membela HRS dan membuka jejak digital Prof Yusril yang dianggap munafik.

 

Sedih dan Berharap Diakhiri

Sebagai sosiolog dan Rektor Universitas Ibnu Chaldun sedih dan prihatin atas perseteruan antara dua tokoh terkemuka tersebut karena tidak ada manfaatnya.

Oleh karena itu, saya sudah sarankan supaya dalam upaya merebut suara dalam pemilih tidak menyerang pribadi Prabowo ataupun pribadi Jokowi.

Masyarakat Indonesia tidak suka kepada orang yang menyerang, membuka aib, menghina, mencela dan mempermalukan pihak lain. Jangan berharap melakukan seperti tersebut akan mendapat simpati dan dukungan dari masyarakat.

Sebaiknya perseteruan antara Dr. Habib Rizieq Shihab dengan Prof. Dr. Yusril segera diakhiri dengan saling memaafkan karena perseteruan semacam ini lebih banyak mudaratnya daripada manfaatnya.

Kepentingan tetap sama yaitu masyarakat adil dan makmur, hanya cara mencapainya yang berbeda.

Baca Juga

DKI Jakarta

Buku yang diberi tajuk Maju Kotanya Bahagia Warganya merupakan reportase tentang pelaksanaan 23 janji Anies-Sandi setelah menerima amanah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI...

DKI Jakarta

Jakarta dibangun dengan kolaborasi semua pihak termasuk Transjakarta. Transjakarta melayani warga sebagai moda transportasi massal yang maju dan modern di ibukota negara Republik Indonesia.

DKI Jakarta

Bank memiliki peran yang sangat penting dan strategis di dalam menopang pembangunan ekonomi nasional.

DKI Jakarta

Pertama kita bersyukur kepada Allah karena pandemi Covid-19 di DKI Jakarta dapat dikatakan sudah terkendali. Walaupun begitu, warga DKI Jakarta harus waspada dan ekstra...

Lainnya

Dalam Webinar yang bertajuk "Mencari Keadilan Untuk Rakyat Kecil Dalam Tragedi KM50," (9/9/2021) Prof. Suteki, Guru Besar Universitas Diponegoro, Semarang mengemukakan bahwa prospek pengusutan...

Opini

Isu 3 periode bertambah ramai, setelah Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mewacanakan amandemen UUD. Sontak publik ribut sebab mereka mengaitkan wacana 3 periode dengan...

DKI Jakarta

Dalam negara yang multi kultural, multi etnis, dan agama, apalagi dalam negara demokrasi, sangat wajar kalau kubu yang berbeda. Di dalam perbedaan, pasti banyak...

DKI Jakarta

Kebon Sirih tempat berkantornya anggota DPRD DKI Jakarta dibanjiri karangan bunga untuk dukungan interpelasi dari PDIP-PSI terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.