Indonesia Akan Terus Terpuruk Kalau Kita Tidak Memilih Prabowo-Sandi di Pemilu 17 April 2019

 In Pemilu

Memilih Prabowo-Sandi di Pemilu 17 April 2019 sebagai Presiden dan Wakil Presiden merupakan solusi politik untuk keluar dari kesulitan yang dihadapi bangsa dan negara Republik Indonesia.

Dalam debat terakhir calon Presiden-calon Wakil Presiden RI di Hotel The Sultan Jkt (13/4/2019) Prabowo Subianto calon Presiden RI menegaskan bahwa ekonomi Indonesia sudah salah arah dan salah jalan, sehingga perlu dilakukan reorientasi dan bahkan menurut saya sebagai sosiolog melakukan rekonstruksi (membangun kembali) ekonomi Indonesia supaya sesuai Pembukaan UUD 1945, Pancasila dan UUD 1945 khususnya pasal 33 ayat (3) UUD 1945.

Saya sependapat pernyataan Prabowo tersebut dan untuk memastikan bahwa ekonomi Indonesia sudah salah arah dan sudah salah jalan tidak harus menjadi seorang ekonom, cukup pakai nakar dan akal sehat.

Dalam berbagai tulisan, saya sudah kemukakan bahwa pembangunan di Indonesia selama 52 tahun lamanya gagal mewujudkan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai Pembukaan UUD 1945, dan gagal total menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Pembangunan ekonomi Indonesia hanya semakin memperkaya mereka yang kakeknya dan bapaknya sudah kaya sejak zaman penjajahan dan menghadirkan segelintir orang kaya baru yang menjadi kroni para penguasa yang sudah silih berganti.


Memilih Prabowo-Sandi di Pemilu 17 April 2019

Tujuan Indonesia merdeka jauh panggang dari api. Mengapa ini terjadi? Saya setuju yang bukan ekonom seperti dikatakan Prabowo karena hasil kekayaan alam Indonesia lari keluar negeri. Pada hal menurut UUD 1945 bahwa “Bumi air dan kekayaan alam Indonesia yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.”

Oleh karena itu, saya berpendapat bahwa Indonesia akan terus terpuruk dan sulit bangkit apalagi maju, kalau hasil kekayaan alam Indonesia tidak dikuasai oleh bangsa Indonesia dan kebocoran keuangan tidak diselamatkan. 

Menurut saya, solusi untuk keluar dari kesulitan yang dihadapi bangsa dan negara Republik Indonesia ialah solusi politik dengan memilih Prabowo-Sandi  menjadi Presiden dan Wakil Presiden dalam Pemilu 17 April 2019.


Mau Mewujudkan Keadilan Sosial

Dalam debat Pilpres putaran terakhir, nampak sekali narasi berpikir Prabowo yang sangat ideologis dan nasionalistik yang bertekad mewujudkan tujuan Indonesia merdeka yang tercantum dalam Pembukaan UUD 19, Pancasila dan UUD 1945 sebelum diamandemen.

Prabowo-Sandi berkomitmen merealisasikan pasal 33 ayat (3) supaya kekayaan alam Indonesia dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

Selain itu, Prabowo-Sandi akan mencegah korupsi supaya kerugian negara yang menurut KPK sebesar Rp 2000 Triliun dapat diselamatkan.

Juga Prabowo-Sandi akan melindungi dan memberdayakan nelayan, petani, buruh, guru honorer, emak-emak, usaha mikro dan kecil, menurunkan harga listrik, harga pupuk dan memastikan distrubusinya ke petani lancar, menurunkan harga sembako agar terjangkau harganya rakyat, memperbaiki BPJS dan lain sebagainya.

Terakhir, Prabowo-Sandi berjanji jika dipilih oleh rakyat Indonesia untuk memimpin Indonesia, maka gaji Prabowo-Sandi akan diberikan kepada fakir miskin seperti yang telah dipraktikkan Sandi selama 11 bulan menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta semua gaji dan tunjangannya yang diterima diberikan kepada fakir miskin melalui Bazis DKI Jakarta.

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search

Pengawasan Partlsipatif Mahasiswa dan Masyarakat Kunci Melawan Kecurangan PemiluUIC Akan Melakukan Pengawasan Partisipatif dan Hitungan Cepat Hasil Pemilu 2019