Datanglah ke TPS untuk Memilih Prabowo-Sandi dan Parpol Pendukungnya

 Kategori Pemilu

Datanglah ke TPS untuk Memilih Prabowo-Sandi dan Parpol Pendukungnya yaitu Gerindra, PKS, PAN, Partai Berkarya dan Demokrat. Hari ini 17 April 2019, hari pemilihan umum (Pemilu) serentak untuk memilih calon Presiden-calon Wakil Presiden RI periode 2019-2024 serta memilih calon anggota parlemen yang populer dengan sebutan Pileg (Pemilihan Legislatif) periode 2019-2024.

Bangsa Indonesia dimanapun berada sangat penting memilih satu pasangan calon Presiden-calon Wakil Presiden RI serta memilih satu calon anggota parlemen di setiap tingkatan untuk mewakili para pemilih di DPR RI, DPD RI, dan DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota.

Dalam negara demokrasi seperti Indonesia, rakyat merupakan pemilik kedaulatan (kekuasaan). Setiap lima tahun sekali, rakyat diberi kesempatan untuk mewujudkan kedaulatannya memilih pemimpin di pemerintahan (eksekutif) dan di parlemen (legislatif). Semoga tahun ini rakyat memilih Prabowo-Sandi untuk menuju kemenangan.

Memilih Prabowo-Sandi

Setidaknya ada 6 (enam) alasan, rakyat Indonesia sebaiknya memilih Prabowo-Sandi dalam Pemilu serentak 17 April 2019.

Pertama, Prabowo-Sandi merupakan pasangan calon Presiden-calon Wakil Presiden hasil ijtima’ ulama. Ulama yang mengeluarkan putusan untuk mengusulkan pencalonan Prabowo-Sandi ke partai pengusung yaitu Gerindra, PKS, PAN, Partai Berkarya dan Demokrat merupakan ulama yang dikenal baik dan bukan ulama suu’ (jahat).

Ulama yang baik adalah panutan yang perlu dicontoh dan diikuti karena ulama adalah pewaris para Nabi.

Kedua, visi dan misi Prabowo-Sandi sangat jelas untuk mewujudkan keadilan dan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia. Melindungi segenap bangsa Indonesia seperti ulama, pemuka agama yang ada di Indonesia, umat agama, suku, etnis dan antar golongan dan seluruh tumpah darah Indonesia dari Sabang sampai Merauke dari Pulau Miangat sampai Pulau Rote.

Prabowo-Sandi sesuai visi dan misinya berjuang mewujudkan sila kelima dari Pancasila yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Hal ini sangat penting karena walaupun Indonesia sudah merdeka 73 tahun dan telah membangun 52 tahun lamanya, tetapi yang menikmati hasil pembangunan baru segelintir orang.

Prabowo-Sandi berjuang mewujudkan tegaknya keadilan, karena kemakmuran tidak akan pernah bisa diwujudkan di Indonesia, jika keadilan dalam bidang ekonomi dan hukum tidak ditegakkan.

Ketiga, penguasaan kekayaan alam Indonesia bukan ditangan bangsa Indonesia. Uang dari hasil kekayaan Indonesia tinggal di luar negeri, tidak tinggal di Indonesia. Prabowo-Sandi memperjuangkan pengamalan pasal 33 ayat (3) “Bumi air dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai negara untuk sebesar-besar bagi kemakmuran rakyat.”

Keempat, kebocoran keuangan negara. Prabowo-Sandi akan menghentikan kebocoran keuangan negara. Menurut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  setiap tahun terjadi kebocoran uang negara sebesar Rp 2000 Triliun. Uang tersebut dikorupsi para elit  dan tidak jarang berkolaborasi dengan pihak asing.

Kelima, kesenjangan ekonomi, kesulitan ekonomi, pengangguran dan kemiskinan. Prabowo-Sandi berjanji akan mengatasi kesenjangan ekonomi dengan memberdayakan dan memajukan ekonomi rakyat, usaha mikro dan kecil, mengurangi pengangguran dengan membuka lapangan kerja sebanyak 15.000 dalam lima tahun melalui program OK OCE (One Kecamatan One Center of Entreprenuership) seperti yang dijalankan di DKI Jakarta.

Selain itu, Prabowo-Sandi akan menerapkan Single Identity Card. cukup satu kartu KTP untuk sembako murah, pengobatan gratis, pendidikan gratis. Prabowo-Sandi akan menurunkan tarif listrik, memperbaiki BPJS yang amburadul, menurunkan harga sembako dan tidak impor pangan saat petani panen.

Keenam, Prabowo-Sandi akan membatalkan proyek-proyek yang menyebabkan utang Indonesia semakin membengkak dan merugikan Indonesia seperti yang dilakukan Tun Mahathir Mohamad, Perdana Menteri Malaysia. Selain Prabowo-Sandi akan mengutamakan tenaga kerja Indonesia dalam mengisi lapangan pekerjaan di Indonesia.

Untuk memperkuat pemerintahan di parlemen (legislatif), rakyat Indonesia diminta memilih Prabowo-Sandi dan partai politik yang mengusung dan mendukung Prabowo-Sandi yaitu Partai Gerindra, PKS, PAN, Partai Demokrat dan Partai Berkarya.

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search

KPU Harus Lebih Baik Lagi, Mahasiswa dan Masyarakat Madani Harus Bantu untuk Cegah People PowerApapun Hasil Perhitungan KPU, Persepsi Publik Pemenang Pemilu Presiden 2019 Prabowo-Sandi