Connect with us

Cendekiawan Muslim Kahmi Tidak Tolerir Kecurangan Pemilu
pertemuan silaturrahim pasca Pemilu 2019 dan menjelang puasa Ramadhan 1440 H (21/4/2019) - twitter musniumar

Pemilu

Cendekiawan Muslim Kahmi Tidak Tolerir Kecurangan Pemilu

Dalam pertemuan silaturrahim pasca Pemilu 2019 dan menjelang puasa Ramadhan 1440 H (21/4/2019) menyoroti berbagai kecurangan Pemilu yang terstruktur, sistemik dan masif dalam Pemilu 17 April 2019. Turut hadir antara lain Akbar Tandjung, Ketua Dewan Penasehat Presidium Kahmi, Hamdan Zoelva, Koordinator Presidium Majelis Nasional Kahmi, Siti Zoehro, Anggota Presidium MN Kahmi, Sigit Pamungkas, Anggota Presidium MN Kahmi, Manimbang Kaharyadi, Sekjen Presidium MN Kahmi, Ahmad Ganis, Bahlil, Nazarudin Nasution, Darmansyah, Marzuki Achmad, Anthony Hilman, Afni Achmad, Musni Umar, Musfihin Dahlan dan banyak tokoh Kahmi lintas partai dan ormas.

Cendekiawan Muslim yang berhimpun di Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) dalam pertemuan silaturrahim pasca Pemilu 2019 dan menjelang puasa Ramadhan 1440 H (21/4/2019) menyoroti berbagai kecurangan Pemilu yang terstruktur, sistemik dan masif dalam Pemilu 17 April 2019.

Kecurangan Pemilu berdasarkan pemberitaan media sosial masih berlangsung dalam penghitungan suara secara berjenjang ditingkat desa/kelurahan, kecamatan dan kabupaten.

Sehubungan itu, para cendekiawan Muslim Kahmi menyampaikan keprihatinan yang mendalam karena kejujuran, kebenaran dan keadilan tidak diamalkan para penyelenggara Pemilu sehingga terjadi kecurangan Pemilu yang mencederai demokrasi.

Para cendekiawan Muslim Kahmi mengemukakan bahwa kecurangan Pemilu tidak bisa ditolerir. Kecurangan dalam bentuk apapun harus dilawan dan tidak boleh ditolerir karena bertentangan dengan  nilai-nilai dasar perjuangan HMI yang terdapat dalam Alqur’an dan Sunnah Rasulullah SAW.

Oleh karena itu, para cendekiawan Muslim Kahmi menyerukan kepada para penyelenggara Pemilu untuk menghentikan kecurangan Pemilu dalam penghitungan suara dan entry data C1 di KPU karena kecurangan Pemilu merupakan kejahatan demokrasi. Jika kecurangan tidak dihentikan, maka hasil Pemilu akan ditolak oleh rakyat dan Indonesia akan dilanda perpecahan dan konflik sosial dan hal itu tidak dikehendaki Kahmi.

Turut hadir dalam pertemuan silaturrahim Kahmi antara lain Akbar Tandjung, Ketua Dewan Penasehat Presidium Kahmi, Hamdan Zoelva, Koordinator Presidium Majelis Nasional Kahmi, Siti Zoehro, Anggota Presidium MN Kahmi, Sigit Pamungkas, Anggota Presidium MN Kahmi, Manimbang Kaharyadi, Sekjen Presidium MN Kahmi, Ahmad Ganis, Bahlil, Nazarudin Nasution, Darmansyah, Marzuki Achmad, Anthony Hilman, Afni Achmad, Musni Umar, Musfihin Dahlan dan banyak tokoh Kahmi lintas partai dan ormas.

Baca Juga

Pendidikan

Musni Umar, Rektor Universitas Ibnu Chaldun pada saat silaturrahim dan rapat pimpinan universitas dan pimpinan fakultas mengemukakan pentingnya mempertahankan dan meningkatkan kemajuan Universitas Ibnu...

Politik

Peluncuran logo Munas KAHMI ke XI oleh Prof. Mahfud MD, Menko Polhukam RI yang juga Ketua Dewan Pakar Majelis Nasional KAHMI, didampingi Akbar Tandjung,...

Opini

Pada 5 Februari 2022, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) genap berumur 75 tahun. Selama 75 tahun HMI telah mengabdi kepada bangsa dan negara dengan mengkader...

Pendidikan

Kaspudin Nor, komisioner Kejaksaan Agung 2011-2016 mengemukakan pentingnya membangun budaya hukum. Budaya hukum bisa dibangun mulai dari kampus, dikemukakan dalam Seminar UIC Jakarta (30/12/2021).

Pendidikan

Kritikan keras Rizal Ramli dibantah A. Anshari Ritonga, saat menjadi Keynote Speaker dalam seminar Seminar UIC Jakarta "Refleksi Akhir Tahun dalam bidang hukum, HAM,...

Pendidikan

Universitas Ibnu Chaldun dalam rangka menyusun program kerja dan anggaran pendapatan dan belanja tahun 2022, pada 29 Desember 2021 telah melaksanakan rapat kerja yang...

Lainnya

Margarito Kamis, Musni Umar, Bayu Saputra Muslimin dan Jospan Jaluhu. Dialog ini diinisiasi Pengurus Pusat KNPI (Komite Nasional Pemuda Indonesia) dan Ikatan Media Online...

Pendidikan

Korupsi menjangkiti bangsa, telah menjadi budaya yang diamalkan hampir seluruh bangsa Indonesia di era demokrasi. Merupakan Dialog memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia yang dilaksanakan...