Connect with us

Indeks Kerukunan dan Toleransi Antar Umat Beragama di DKI Jakarta Tinggi
wanita muslim sedang bersepeda di kota tua, jakarta - unsplash rohiim ariful

Sosial

Indeks Kerukunan dan Toleransi Antar Umat Beragama di DKI Jakarta Tinggi

Penelitian oleh LPPM UIC Jakarta, bekerjasama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi DKI Jakarta. Hasil penelitian indeks kerukunan dan toleransi antar umat beragama di DKI Jakarta tinggi. Penelitian dengan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data penelitian lapangan (field research) dan penelitian kepustakaan (library research).

Beberapa waktu lalu, Stara Institute telah mengeluarkan hasil surveinya yang menyimpulkan bahwa tingkat toleransi di DKI Jakarta tergolong rendah.

Hasil survei itu, mengundang banyak komentar yang menyanggah kebenaran hasil survei tersebut. Akan tetapi, sanggahan itu tidak didasarkan atas hasil penelitian. Pada hal hasil survei atau penelitian hanya bisa dibantah dengan hasil survei atau penelitian yang baru.

Dalam rangka itu, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, bekerjasama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi DKI Jakarta pada awal Maret 2019 sampai akhir Mei 2019, telah melakukan penelitian dengan metode penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data penelitian lapangan (field research) dan penelitian kepustakaan (library research).


Hasil Penelitian dan Rekomendasi

Pertama, masyarakat DKI Jakarta memiliki tingkat toleransi yang tinggi walaupun menganut agama yang berbeda dengan prosentase, terdiri dari agama Islam 83.30%, Agama Kristen Protestan 8.62%, agama Katolik 4.04%, Agama Budha 3.84%, Agama Hindu 0.21%, agama Konghucu 0.06%, serta memiliki suku bangsa dan etnis yang berbeda.

Kedua, kebebasan melaksanakan ibadah berjalan baik dan kerukunan antar umat beragama di DKI Jakarta tetap terjaga, dengan komposisi sarana ibadah seperti umat Islam memiliki Masjid sebanyak 267 dan Mushalla/Langgar 266, Sedangkan Gereja Kristen 207, Gereja Katolik 89, kapel 5, pura 16 dan Vihara 61, Kelenteng sebanyak 20.

Ketiga, kerukunan antar umat beragama di DKI Jakarta sangat penting dipelihara, dirawat, dijaga dan dipertahankan dengan terus meningkatkan pendidikan formal dan informal masyarakat DKI Jakarta serta mengurangi kesenjangan sosial ekonomi dan ketidakadilan ekonomi melalui affirmative policy dan affirmative action.

Keempat, masyarakat DKI Jakarta memiliki sarana pendukung terbangunnya kerukunan antar umat beragama di DKI seperti Pancasila, nilai-nilai agama, nilai-nilai budaya Betawi dan nilai-nilai budaya Jawa, Sunda, Sumatera, Bugis dan nilai-nilai budaya berbagai suku bangsa yang hidup dan menyatu dalam kehidupan di DKI Jakarta. Selain itu, sarana olah raga dan perkumpulan pengajian dan organisasi kemasyarakatan yang merupakan modal sosial.

Kelima, direkomendasikan kepada pemerintah DKI untuk terus meningkatkan program-program pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan peran tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan cendekiawan untuk terus menjaga kerukunan di lingkungan masyarakat di DKI Jakarta dengan meningkatkan pengamalan nilai-nilai agama, nilai-nilai kekeluargaan dan saling menghormati antar umat beragama.

Download Laporan Penelitian
⬇️ https://drive.google.com/file/d/1AFcm-Ejp7nZRfa_HCcfBXkrk5VTrL1k9/view


Presentasi hasil penelitian kerukunan antar umat beragama di DKI Jakarta kemarin di UIC (17/5/2019)


Buka puasa bersama setelah mengikuti presentasi hasil penelitian LPPM yang dilakukan Syahiruddin di Aula Prof Dr Bahder Djohan Univ. Ibnu Chaldun

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Baca Juga

DKI Jakarta

Jakarta dibangun dengan kolaborasi semua pihak termasuk Transjakarta. Transjakarta melayani warga sebagai moda transportasi massal yang maju dan modern di ibukota negara Republik Indonesia.

DKI Jakarta

Bank memiliki peran yang sangat penting dan strategis di dalam menopang pembangunan ekonomi nasional.

DKI Jakarta

Pertama kita bersyukur kepada Allah karena pandemi Covid-19 di DKI Jakarta dapat dikatakan sudah terkendali. Walaupun begitu, warga DKI Jakarta harus waspada dan ekstra...

DKI Jakarta

Dalam negara yang multi kultural, multi etnis, dan agama, apalagi dalam negara demokrasi, sangat wajar kalau kubu yang berbeda. Di dalam perbedaan, pasti banyak...

DKI Jakarta

Kebon Sirih tempat berkantornya anggota DPRD DKI Jakarta dibanjiri karangan bunga untuk dukungan interpelasi dari PDIP-PSI terhadap Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

DKI Jakarta

Suhu politik di DKI Jakarta, Ibukota negara Republik Indonesia memanas, setelah 2 Fraksi secara resmi mengajukan interpelasi kepada Gubernur Anies Baswedan menyangkut Formula E.

DKI Jakarta

Dalam 4 tahun terakhir perencanaan dan pembangunan tata kota Jakarta dilakukan dengan memperhatikan lingkungan yang sehat dan asri.

Covid-19

Pemerintah pusat mengumumkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 diperpanjang hingga 16 Agustus 2021. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dengan akronim PPKM merupakan perubahan...