Rebutlah Lailatul Qadar: Lebih Mulia Dari Seribu Bulan

 In Ramadhan 1440H

Lailatul qadar(لیله القدر) dalam bahasa Arab berarti ´malam penetapan. Ada yang memaknai “malam kemuliaan.”

M. Quraish Shihab menjelaskan bahwa لیله القدر adalah malam penetapan Allah bagi perjalanan hidup manusia.

Malam Lailatul Qadar dijelaskan Allah dalam Alqur’an Surah Al Qadar (Surah ke-97 ayat 1-5)

انا انرالناه فی لیله القدر وما ادراک ما لیله القدر لیله القدر خیر من الف شهر ترل المااکه والروح فییها با اذن ربهم من کل امر حکیم سلام هی حتی مطلع الفجر

(Sesungguhnya Kami telah menurunkan (Alqur’an) pada malam qadar. Dan tahukah kamu apakah malam qadar itu? Malam qadar itu adalah lebih baik dibanding seribu bulan. Ketika para Malaikat beserta Al Ruh hadir atas izin Tuhan mereka untuk tugas masing-masing. Keselamatan didalamnya sampai terbit fajar).

Rebutlah Lailatul Qadar

Malam qadar sangat dianjurkan umat Islam untuk meraihnya karena keutamaan malam qadar seperti kita beribadah di 1000 bulan.

Lailatul qadar memiliki keistimewaan. Setidaknya 7 keistimewaan Lailatul Qadar.

Pertama, diturunkannya Alqur’an. Ibnu Abbas dan selainnya mengatakan bahwa Allah menurunkan Alqur’an secara utuh dan sekaligus dari Lauhul Mahfudz ke baitul izzah yang ada dilangit dunia. Kemudian Allah menurunkan Alqur’an kepada Muhammad Rasulullah SAW secara berangsur-angsur sesuai dengan kejadian-kejadian yang terjadi selama 23 tahun. Sesuai firman Allah dalam Surah Al Qadar ayat 1

انا انرالناه فی لیله القدرالقدر

(Sesungguhnya Kami telah menurunka Alqur´an pada malam qadar)

Kedua, malam qadar lebih mulia dari 100 bulan. Hal itu sesuai firman Allah dalam Alqur´an Surah Al Qadar ayat 2:

لیله القدر خیر من الف شهر

(Malam qadar itu lebih mulia dari seribu bulan).

Para pakar tafsir Alqur’an menjelaskan bahwa beribadah pada malam qadar lebih baik daripada beribadah selama 1000 bulan, yang berarti selama 83 tahun.

Ketiga, lailatul qadar penuh keberkahan. Hal itu sesuai firman Allah dalam surah Ad Dukhaan ayat 3

انا انرلناه فی لیله مبارکه اناکنامنذرین

Sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kamilah yang memberi peringatan

Keempat, Allah menurunkan para Malaikat. Sesuai firman Allah dalam Surah Al Qadar ayat 4:

ترل الملااکه والروح فیها

(Pada malam itu Allah menurunkan para Malaikat dan Malaikat Jibril).

Kelima, malam penuh kedamaian. Sesuai firman Allah dalam surah Al Qadar ayat 5

سلام هی حتی مطلع الفجر

(Keselamatan didalamnya sampai terbit fajar).

Keenam, malam penuh hikmah kebijaksanaan. Sesuai firman Allah dalam surah Ad Dukhaan ayat 4:

فیها یفرق کل حکیم

(Pada malam itu terpilah segala urusan yang mengandung hikmah kebijaksanaan).

Ketujuh, dosa-dosa diampuni Allah. Hal itu ditegaskan Nabi Muhammad SAW dalam sabdanya:

من قام لیله القدر ایمانا واحتسابا غفرله ماتقدم من ذنبه

(Siapa yang beramal pada lailatul qadr dengan penuh keimanan dan perhitungan diampuni dosanya yang lampau).

Semoga 10 hari terakhir di bulan Ramadhan ini, terutama pada malam-malam ganjil, kita semakin perbanyak beribadah kepada Allah sebagai sarana meraih lailatul qadr.

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search

Dampak Puasa RamadhanTerbangun Sifat Jujur dan DisiplinTaqwa Tujuan Puasa Yang Utama di Bulan Ramadhan