Idul Fitri Merayakan Hari Kemenangan

 Kategori Ramadhan 1440H

Idul Fitri bagi bangsa Indonesia yang mayoritas muslim dirayakan dengan berbagai macam cara:

Pertama, dengan mudik. Mudik telah menjadi budaya yang sangat fenemenal, karena menjelang dan pasca shalat Idul Fitri, puluhan juta orang mudik ke kampung halaman. DKI Jakarta sebagai ibukota negara menjadi sepi. Jalan-jalan jadi lengang pada saat Hari Raya Idul Fitri.

Kedua, libur di kawasan wisata dan keluar negeri. Kalangan masyarakat menengah dan kalangan atas banyak yang libur ke kawasan wisata di dalam dan luar negeri karena menjelang Idul Fitri pembantu rumah tangga mudik, sehingga menyulitkan dalam pengelolaan rumah tangga. Untuk keluar dari masalah dipilih berlibur dan tinggal di hotel selama liburan lebaran Idul Fitri.

Ketiga, takbir di Masjid dan takbir keliling DKI Jakarta. Tahun ini takbir keliling di DKI Jakarta sangat semarak dan tertib karena kembali diizinkan oleh Gubernur DKI Jakarta Dr. Anies Baswedan dan mereka yang takbir keliling DKI dikawal oleh petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarata.

Momentum dibolehkannya takbir on the road oleh Gubernur DKI Jakarta segera direspon FPI kemudian mereka motori takbir dijalan. Pada Hari Raya Idul Fitri 01 Syawal 1440H umat Islam melaksanakan shalat Idul Fitri di masjid dan di lapangan terbuka.

Setelah shalat Idul Fitri, dilakukan silaturrahim. Ada satu keluarga kumpul seluruhnya di satu rumah dari keluarga yang dituakan. Mereka makan bersama dan ngobrol.


Hari Raya Kemenangan

Sejatinya Idul Fitri adalah Hari Raya kemenangan. Allah menegaskan dalam Alqur´an

یا ایها الذن امنوا کتب علیکم الصیام کما کتب علی الذین من قبلکم لعللکم تتقون

Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu untuk puasa sebagaimana telah diwajibkan kepada mereka sebelum kamu supaya kamu bertaqwa.

Sejatinya kemenangan pada Hari Raya Idul Fitri adalah kemenangan mereka yang meraih taqwa. Puasa Ramadhan tujuan utamanya diwajibkan puasa Ramadhan supaya meraih predikat taqwa.

Taqwa adalah puncak kemenangan bagi orang yang beriman. Orang yang bertaqwa adalah orang menjalankan segala perintah Allah dan menjauhi semua laranganNya.

Dengan demikian, manusia taqwa adalah manusia paripurna dan merupakan dambaan orang-orang yang beriman.

Oleh karena, Allah menjanjikan dalam Alqur`an

ومن یتق الله یجعل له مخرجا یرزفه من حیث لا یحتسب

Dan barang siapa yang bertaqwa kepada Allah akan diberi jalan keluar dan mendapat rezeki yang tidak terduga.

Mereka yang puasa Ramadhan dengan penuh iman dan perhitungan, akan mendapat predikat taqwa.

Mereka yang bertaqwa, setidaknya mendapat tiga kemenangan.

Pertama, mendapat jalan keluar jika menghadapi masalah.

Kedua, memperoleh rezeki dari yang tidak diduga.

Ketiga, mendapat ganjalan pahala dari Allah dan syurga jannatun naiim.

Semoga kita memperoleh predikat taqwa yang merupakan puncak kemenangan bagi mereka yang sudah menjalankan puasa Ramadhan.

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search

Ziarah ke Makam Orang Tua dan H.Mr.Syafruddin Prawiranegara Di Akhir RamadhanTiket Pesawat Mahal, Apa Dampak Sosial Ekonominya?