Bung Karno Beri Nama Masohi Kota Gotong Royong, Kini Bersih dan Indah

 In Wisata, Sosial

Pada 13 Juni 2019 sekitar pukul 09.30 WIT saya dan bang Akbar Tandjung tiba di pelabuhan laut Masohi dengan kapal cepat (speed boat). Kami dijemput Bupati Maluku Tengah Abua Tuasikal dan para pejabat. Masohi yang memberi nama adalah Bung Karno, Presiden RI pertama, yang berarti gotong royong. Bung Karno beri nama masohi kota gotong royong, kini bersih dan indah.

Menurut Bupati Maluku Tengah, pada tahun 1957, Bung Karno melakukan perjalanan dinas ke daerah itu untuk meletakkan batu pertama pendirian ibukota Maluku Tengah. Beliau bertanya, apa bahasa daerah “gotong royong”? Dijawab “Masohi.” Bung Karno, kemudian memberi nama ibukota Maluku Tengah “Masohi.”

Untuk mengabadikan nama Masohi yang diberikan oleh Bung Karno, Bupati Abua Tuasikal membangun pendopo besar yang indah, di depannya ada patung Ir. Soekarno, Presidan RI pertama.


Kota Bersih dan Indah

Setiba dipelabuhan laut Masohi, kami dibawa ke rumah dinas Bupati Maluku Tengah untuk sarapan pagi dan ganti pakaian. Kemudian bersama Bupati dan bang Akbar Tandjung kami meneruskan perjalanan ke suatu desa yang diberi nama negeri Sepa, Kecamatan Amahai, Kabupaten Maluku Tengah, tempat Siti Aminah dan M. Iqbal melangsungkan pernikahan. Bertindak sebagai saksi pernikahan, Akbar Tandjung dan Abua Tuasikal.

Dalam perjalanan menuju tempat pernikahan yang memakan waktu sekitar 25 menit, saya satu mobil dengan bang Akbar Tandjung dan Bupati Maluku Tengah. Kami menelusuri pantai dengan pemandangan laut yang luas dan indah serta jalan raya beraspal yang mulus tanpa lubang-lubang.


Tiba Ditempat Acara

Kami tiba di acara pernikahan disambut meriah dengan tarian adat dan kemudian rebana. Ribuan masyarakat menyaksikan acara penyambutan dan pernikahan Siti Aminah dan M. Iqbal.

Acara pernikahan dimulai dengan pembacaan ayat suci Alqur’an, pidato penghulu dan akad nikah yang diwakilkan kepada kakak laki-laki tertua dari mempelai perempuan, kemudian taushiah yang dibawakan bang Akbar Tandjung.

Pada resepsi pernikahan Siti Aminah dan M. Iqbal saya sampaikan ceramah dengan tema “Takwa dan Implementasinya Dalam Membangun Keluarga dan Masa Depan.”


Menikmati Indah dan Bersihnya Kota

Setelah pulang ke guest house Bupati, saya istirahat sejenak, kemudian berolah raga dengan jalan kaki menelusuri kota Masohi.

Saya kagum melihat kebersihan kota Masohi dan taman-taman yang rapih dan indah serta masyarakatnya yang ramah. Saya juga menyaksikan Masjid Raya Kota Masohi yang mirip dengan arsitektur masjid di Turki.

Tanpa ingin membandingkan dengan kota Ambon, secara jujur saya harus mengatakan bahwa kota Masohi jauh lebih bersih dan tamannya indah dengan udara yang sejuk.

Disamping itu, pada malam hari, saya menyaksikan dipinggir pantai dibangun pusat kuliner Ina Marina dengan lampu yang menyinari, sangat indah dan menarik dipandang mata. Apalagi disertai hembusan angin laut semakin menambah nikmatnya ketika menyicipi ikan bakar segar.

Datanglah ke Masohi!!! Nikmatilah sekeping syurga di Masohi, kota indah di Kawasan Timur Indonesia.



Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search

Wakil Rakyat: Tiket Pesawat Mahal Mana Tanggung Jawabmu? Patroli WA: Bangun Peradaban Demokrasi Berucap dan Menulis yang Baik