Musni Umar Socmed

Search

Melawan Takut Bicara di MK dan di Publik Tentang Kebenaran dan Keadilan
kpu membantah seluruh permohonan pemohon pada sidang phpu pilpres 2019 di mk, selasa (18/6). pada pokok perkara kpu melalui kuasa hukumnya juga meminta mahkamah menjatuhkan putusan menolak permohonan pemohon untuk seluruhnya - twitter kpu ri

Pemilu

Melawan Takut Bicara di MK dan di Publik Tentang Kebenaran dan Keadilan

Mahasiswa dan para pakar dari berbagai universitas terkemuka di Indonesia tidak lagi memiliki keberanian untuk bicara kebenaran dan keadilan. Mereka lebih memilih diam ketimbang berbicara. Padahal masalah kebenaran dan keadilan adalah kepentingan semua, kepentingan seluruh bangsa Indonesia. Tidak peduli pendukung Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi. Semua harus berani menyuarakan kebenaran dan keadilan. Oleh karena di dalam kebenaran dan keadilan, ada kebaikan untuk semua.

Hari ini sampai 28 Juni 2019, perhatian masyarakat Indonesia tertuju kepada Mahkamah Konstitusi (MK).

Pihak Prabowo-Sandi yang diwakili Bambang Widjoyanto dan teman-teman pengacara telah melawan takut dalam menyampaikan paparan gugatan dihadapan Ketua dan para hakim MK tentang dugaan kecurangan Pemilu yang terstruktur, sistimatis dan masif. Begitu pula, para saksi ahli dan saksi fakta telah melawan takut dalam menyampaikan kesaksian di Mahkamah Konstitusi (MK).

Sebaliknya para tergugat seperti KPU dan Bawaslu serta Jokowi-Ma’ruf sebagai pihak tergugat tidak langsung, yang diwakili Yusril Ihza Mahendra sebagai Ketua Tim dan para pengacara pasangan calon 01, telah menyampaikan tanggapan atas gugatan pihak 02, dan hari ini 21 Juni 2019 telah menghadirkan saksi ahli dan saksi fakta untuk membantah kesaksian para saksi ahli dan saksi fakta Prabowo-Sandi.


Bukti-bukti Meyakinkan

Para saksi ahli dan saksi fakta BPN Prabowo-Sandi sebagaimana disiarkan media, bisa meyakinkan publik bahwa pelaksanaan Pemilu 2019 tidak sepenuhnya memenuhi ketentuan UU yang mensyaratkan Pemilu bersifat langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil.

Dugaan kecurangan Pemilu telah dikemukakan para saksi ahli dan saksi fakta dari BPN Prabowo-Sandi dan telah disanggah KPU, Bawaslu dan tim hukum paslon 01 yang dipimpin Yusril ihza Mahendra.

Tinggal putusan ketua dan seluruh hakim MK. Apakah menerima gugutan BPN Prabowo-Sandi atau menolak, kita tunggu paling lambat 28 Juni 2019.


Melawan Takut

Saya apresiasi para saksi ahli dan saksi fakta BPN Prabowo-Sandi yang memiliki keberanian menjadi saksi dalam sidang gugatan dugaan kecurangan Pemilu di MK.

Padahal SMRC berdasarkan hasil survei mereka menyebutkan bahwa 43 persen masyarakat Indonesia takut bicara politik pasca rusuh 22 Mei


Pasca kerusuhan, telah menciptakan ketakutan massal untuk berbicara karena media sosial dibredel dan terjadi penangkapan para tokoh.


Sebagai negara demokrasi, saya mengingatkan kembali Undang-Undang Dasar 1945 pasal (28) dengan tegas menetapkan: Kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.

Yang amat menyedihkan saat ini, mahasiswa dan para pakar dari berbagai universitas terkemuka di Indonesia tidak lagi memiliki keberanian untuk bicara kebenaran dan keadilan. Mereka lebih memilih diam ketimbang berbicara.

Padahal masalah kebenaran dan keadilan adalah kepentingan semua, kepentingan seluruh bangsa Indonesia. Tidak peduli pendukung Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandi. Semua harus berani menyuarakan kebenaran dan keadilan. Oleh karena di dalam kebenaran dan keadilan, ada kebaikan untuk semua.

Semoga tulisan ini menggugah kita semua berani melawan takut dalam berbicara menyampaikan pendapat lisan dan tertulis sebagai partisipasi kita dalam membangun bangsa dan negara.



Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Baca Juga

Lainnya

Sistem demokrasi tidak sempurna. Amerika Serikat sebagai kampiun demokrasi, telah menunjukkan boroknya.

Opini

Pada saat artikel ini ditulis , belum ada pengumuman resmi dari Panitia Pemilihan Umum Amerika Serikat bahwa Joe Biden dan Kamala Harris telah memenangi...

Opini

Pada 3 November 2020, rakyat Amerika Serikat akan datang ke berbagai tempat pemungutan suara (TPS) untuk menyoblos calon Presiden Amerika Serikat untuk 4 tahun...

Lainnya

Kalau sekaliber Prof Effendi Gazali, masih tidak berani menyampaikan pandangan kritis terhadap kekuasaan, apatah lagi yang lain.

DKI Jakarta

DKI Jakarta merupakan provinsi dengan skor tertinggi Indeks Demokrasi (IDI) se-Indonesia 2019. Jakarta mendapat skor 88,29 yang menjadikannya sebagai provinsi dengan IDI (Indeks Demokrasi...

Lainnya

Tuntutan perubahan politik akan semakin meningkat karena terjadi akumulasi berbagai persoalan yang dialami masyarakat.

Covid-19

Hari ini 21 Mei 2020, Orde Reformasi yang berhasil melengserkan Presiden Soeharto berumur 22 tahun.

Pendidikan

Universitas Ibnu Chaldun, terhitung mulai 1 sampai 19 April 2020 perkuliahan dilanjutkan melalui jarak jauh.