Connect with us

HUT DKI: Syukur Atas Prestasi dan Harapan Masyarakat Bawah
penari menarikan tari tradisional khas betawi di hut dki jakarta ke-492 - twitter aniesbaswedan

Lainnya

HUT DKI: Syukur Atas Prestasi dan Harapan Masyarakat Bawah

Dalam rangka memeringati HUT DKI Jakarta ke 492 Tahun, warga DKI patut bersyukur kepada Allah semoga prestasi yang diraih Pemprov. DKI Jakarta dapat dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga DKI Jakarta sebagai Ibukota negara dapat dijadikan contoh oleh daerah lain dalam membangun bangsa dan negara.

Sebagai sosiolog dan warga DKI Jakarta, saya bangga dengan prestasi yang diraih Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dibawah Gubernur Anies Baswedan.

Puluhan penghargaan dari berbagai lembaga pemerintah dan swasta yang diberikan kepada Gubernur Anies Baswedan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta merupakan bukti dan pengakuan bahwa pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah bekerja dengan baik.

Dalam rangka memeringati HUT DKI Jakarta ke 492 Tahun, warga DKI patut bersyukur kepada Allah semoga prestasi yang diraih Pemprov. DKI Jakarta dapat dipertahankan dan ditingkatkan, sehingga DKI Jakarta sebagai Ibukota negara dapat dijadikan contoh oleh daerah lain dalam membangun bangsa dan negara.


Perasaan dan Harapan

Masyarakat bawah dibawah Gubernur Anies Baswedan merasa bersyukur karena ada ketenangan sebab tidak ada penggusuran terhadap mereka, seperti yang terjadi di masa lalu.

Selain itu, masyarakat bawah mengharapkan setidaknya tiga hal untuk diperhatikan Gubernur DKI dan jajarannya.

Pertama, lapangan pekerjaan. Masyarakat bawah banyak mengalami kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan di DKI Jakarta. Hal itu, disuarakan Utji Sanusi, Ketua RW 01 Kelurahan Johar Baru Jakarta Pusat.

Akan tetapi menurut pengamatan saya, pekerjaan di DKI Jakarta banyak, tetapi tidak bisa diakses oleh para pencari kerja masyarakat DKI. Mengapa?
1) Pendidikan formal masyarakat bawah pada umumnya rendah, sehingga sulit diterima bekerja di pemerintah dan swasta.
2) Tidak ada kepakaran (keahlian).
3) Tidak ada koneksi kepada mereka yang membutuhkan pekerjaan.

Bagaimana solusinya:
1) Pemprov DKI Jakarta harus melatih para pemuda yang lulus SMA, SMK dan ALIYAH supaya memiliki kepakaran kerja.
2) Setiap Walikota/Kabupaten se-DKI Jakarta harus memiliki Balai Latihan Kerja dan Bisnis sebagai sarana melatih para pemuda untuk terjun ke dalam dunia pekerjaan dan membuka usaha sendiri.
3) Setelah mengikuti latihan di BLKB (Balai Latihan Kerja dan Bisnis) harus disalurkan untuk kerja atau dibantu tempat berusaha dan modal.

Kedua, ketidakadilan bagi anak-anak rakyat jelata untuk mengikuti pendidikan di perguruan tinggi. Mereka yang lulus masuk di perguruan tinggi negeri diberi beasiswa penuh sampai selesai.

Pada hal mereka itu, pada umumnya dari masyarakat kelas menengah dan kelas atas di DKI Jakarta yang tanpa diberi beasiswa pemerintah DKI, orangtuanya sanggup membiayai putera-puteri mereka untuk mengenyam pendidikan tinggi.

Sementara anak-anak dari kalangan masyarakat bawah yang masuk di perguruan tinggi swasta mengalami diskrimanasi tidak mendapat beasiswa seperti yang dialami mereka yang belajar di PTN. Yayasan Beasiswa Jakarta menyediakan beasiswa dalam jumlah yang minim dan besaran yang diperoleh berbeda yang diperoleh mahasiswa (i) PTN.

Ketiga, bisnis IndoMart, Alfa Mart dan lain-lain sudah merambah ke kampung-kampung di DKI Jakarta sehingga mematikan bisnis kaum pribumi. Pemerintah DKI Jakarta jangan sampai melupakan tujuan kita merdeka “melindungi segenap bangsa Indonesia…,” kemudian mengabaikan sila kedua dan sila kelima dari Pancasila yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sejatinya pemerintah dalam rangka mewujudkan keadilan sosial, mesti membina dan melindungi usaha-usaha kecil, menengah kaum pribumi. Tidak boleh membiarkan hegemoni usaha besar tanpa memberi perlindungan yang kecil. Wujudkanlah moto: membesarkan yang kecil tanpa mengecilkan yang besar.”

Semoga tulisan ini memberi pencerahan kepada warga DKI untuk terus meningkatkan partisipasi membangun DKI Jakarta. Kepada Gubernur DKI dan seluruh jajarannya semoga terus menghadirkan prestasi dan keadilan sosial bagi seluruh warga DKI Jakarta.

Dirgahayu Jakarta ke 492.



Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Baca Juga

Pemilu

Lautan manusia yang datang untuk bersilaturahmi kepada Anies Baswedan merupakan massa yang disebut dalam literatur sosial politik sebagai autonomous participation (partisipasi otonom) yang datang...

Pendidikan

Hari ini 25 November 2022 adalah Hari Guru Nasional. Setiap kita memperingati Hari Guru Nasional, yang teringat kepada kita adalah pendidikan. Pendidikan adalah kunci untuk...

Opini

Momentum pencalonan Anies Baswedan sebagai calon presiden partai Nasdem, mereka mengambil peluang untuk kembali bersinar 2024 mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden RI 2024.

Opini

Fenomena dukungan Anies Baswedan sebagai capres oleh Forum Kakbah Membangun (FKM) yang diikuti banyak kader PPP merupakan suatu bentuk upaya para kader PPP menyuarakan...

Pemilu

Isu sentral yang Digulirkan Anies Baswedan sebagai calon presiden 2024 adalah masalah keadilan sosial. Sesuai dengan sila ke-5 Pancasila yaitu keadilan sosial bagi seluruh...

Pemilu

Selama hampir 10 (sepuluh) tahun Partai Keadilan Sejahtera PKS beroposisi. Tidak tergiur untuk masuk ke dalam gerbong pemerintahan Jokowi.

Opini

Relawan Anies Baswedan dibentuk di berbagai daerah seluruh Indonesia atas prakarsa dan swadaya masing-masing. Jauh sebelum Anies berakhir masa baktinya sebagai Gubernur DKI Jakarta...

Pemilu

Pamor semakin meroket tinggi setelah Partai Nasdem mengumumkan Anies Rasyid Baswedan sebagai calon presiden Partai Nasdem 2024.