China Jadi Negara Terkuat Didunia Tahun 2050, Mimpi atau Mendekati Kenyataan?

 Kategori Opini, Dunia Usaha

Ibrahim, mantan Wakil Duta Besar di RRC dalam diskusi terbatas FORDIS Kahmi – Forum Diskusi Insan Cita Sejahtera Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam di Kahmi Center (31/7/2019) mengatakan bahwa China mempunyai mimpi tahun 2050 yaitu China jadi negara terkuat di dunia.

Para pemimpin China menanamkan nasionalisme yang amat kuat terhadap rakyat China bahwa mereka harus bekerja keras untuk mengalahkan musuh mereka yaitu Amerika Serikat.

Untuk mewujudkan mimpi China, mereka mempunyai strategi jangka panjang untuk mengalahkan Amerika Serikat dan menguasai dunia. Strategi China tahun 2025 menguasai teknologi dan tahun 2050 menguasai dunia.


Kuasai Dunia

Semua langkah yang dilakukan RRC di dunia saat ini, tujuan akhirnya ialah untuk menguasai dunia.

Investasi China di Indonesia melalui sistem BOT, Direct Loan, dan Joint Ventura, merupakan langkah strategis yang dilakukan China untuk mewujudkan ambisinya menguasai dunia termasuk Indonesia.


Indonesia Hadapi Bahaya

Haryono, praktisi yang sangat berpengalaman di dunia maritim dalam Forum Diskusi Insan Cita Kahmi mengemukakan bahwa Belanda menjajah Indonesia selama 350 tahun karena menguasai infrastruktur darat, laut dan udara.

Berdasarkan pengalaman tersebut, maka.menyerahkan pembangunan infrastruktur darat, laut dan udara kepada China, sama saja menyerahkan Indonesia dijajah oleh China. Prinsipnya siapa yang menguasai infrastruktur, dia menguasai negara itu.

Menurut Haryono, Indonesia tidak bisa melawan China, tetapi pemimpin Indonesia harus berani mengatakan tidak dalam rangka menjaga kedaulatan negara.


Masalah lain yang mengemuka dalam diskusi ialah sistem investasi BOT, memungkinkan China membawa segalanya dari China termasuk buruh kasar dibawa dari China. Investasi semacam ini tdak ada manfaatnya bagi bangsa Indonesia.

Demikian pula investasi yang bersifat Direct Loan, jika suatu proyek gagal bayar seperti pelabuhan Hambantota di Srilangka, China ambil alih pengelolaannaannya selama 99 tahun.

Peserta diskusi menyampaikan harapan supaya hati-hati dan cerdas dalam melakukan negosiasi dengan China agar Indonesia tidak jatuh dalam perangkap utang seperti yang dialami negara-negara lain di dunia.

Hadir dalam diskusi: Ibrahim dan Haryono sebagai.naramber, Dr. Hakim Sorimuda Pohan, Hasbi, Dr. Said, Dr. Gamari Sutrisno, Taufik Bahaudin, Winarno Zain, Achmad Marzuki, Musni Umar dan Rizki Berlian Pagala.

Berikut foto-foto kegiatan diskusi

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search

Gubernur Anies: Sebaiknya Bangunan Kuno di Kota Lama dan Harmoni Dibeli dan DirenovasiSakitnya Pengalaman MemPHK dan Di PHK, Tapi Akhirnya Selamat