Megawati dan PDIP: Selamatkan Indonesia dan Trisakti Soekarno

 Kategori Politik

Hari ini, 8 Agustus hingga 11 Agustus 2019, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dengan akronim PDIP akan menyelenggarakan Kongres V di Hotel Grand Inna Bali Beach, Sanur, Bali.

Sebagai sosiolog, saya menaruh harapan yang amat besar terhadap PDIP untuk mengambi peran yang signifikan untuk menyelamatkan Indonesia.

Setidaknya ada enam alasan yang mendasari pentingnya PDIP turun gunung secara total untuk menyelamatkan, membawa besar dan hebat Indonesia.

Pertama, PDIP adalah pemenang Pemilu dua kali berturut-turut, sehingga memiliki tanggung jawab besar untuk menyelamatkan dan membawa besar dan hebat seluruh bangsa Indonesia dan negara kesatuan Republik Indonesia.

Kedua, yang memimpin Indonesia adalah kader PDIP. Kalau ada apa-apa terhadap Indonesia, PDIP sebagai pengusung utama Presiden akan dimintai pertanggung jawaban oleh publik.

Ketiga, Tri Sakti Bung Karno seperti ditulis dalam buku “Maulwi Saelan Penjaga Terakhir Soekarno” bahwa “Sebuah bangsa yang merdeka dan berdaulat perlu dan mutlak memiliki tiga hal, yakni berdaulat perlu dan mutlak memiliki tiga hal, yakni berdaulat di bidang politik, berdikari (berdiri di atas kaki sendiri) di bidang ekonomi, dan berkepribadian di bidang kebudayaan.”

Menurut saya, Tri Sakti Bung Karno terutama dalam bidang ekonomi tidak diamalkan pemerintahan sekarang ini. Hal itu terjadi karena para menteri ekonomi bukan dari PDIP yang paham dan menghayati ideologi PDIP yang menganut Tri Sakti Bung Karno.

Keempat, PDIP sebagai partai wong cilik, dalam realitas wong cilik masih terus menderita dan bahkan semakin menderita sekarang ini karena sistem ekonomi yang diamalkan berlawanan dengan cita-cita Bung Karno dan PDIP.

Kelima, hampir semua kebutuhan bangsa Indonesia diimpor, tidak ada sama sekali kemandirian bangsa Indonesia seperti yang dicita-citakan Bung Karno dan PDIP.

Keenam, utang Indonesia sudah luar biasa besar dan terus berutang setiap tahun, sehingga bisa mengancam masa depan Indonesia, jika PDIP hanya menjadi alat, tapi yang berkuasa dalam bidang ekonomi bukan PDIP.

View this post on Instagram

KONGRES PDIP V

A post shared by mardian supriadi (@mardian_supriadi) on


Koalisi Menyelamatkan Indonesia

Menurut saya, Indonesia tidak boleh dibiarkan seperti sekarang. Oleh karena itu, pertemuan Ibu Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDIP dan Pak Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra, saya apresiasi dan dukung. Semoga bersatu dalam koalisi untuk menyelamatkan Indonesia.

Menurut saya, ideologi Megawati dan PDIP serta ideologi Prabowo dan Partai Gerindra pada hakikatnya sama yaitu ingin menjadikan Indonesia mandiri, dan berdaulat, sebab bangsa dan negara kesatuan republik Indonesia tidak mungkin bangkit, maju, besar dan hebat jika menjadi antek penjajah ekonomi yang disebut Bung Karno Neo Kolonialisme Neo Imperialisme (Nekolim).

Oleh karena itu, kongres PDIP V sangat penting dan menentukan masa depan Indonesia. Sebagai anak bangsa, saatnya Megawati dan PDIP mengubah jalannya sejarah Indonesia, menjadi penguasa de facto terutama di bidang ekonomi untuk menyelamatkan Indonesia, membawa Indonesia bangkit, maju dan hebat.

Selamat Berkongres. Semoga Allah Tuhan Yang Maha Esa membimbing anda semua untuk mengambil keputusan dalam kongres yang membawa keselamatan, kebangkitan, dan kemajuan seluruh bangsa Indonesia dan negara kesatuan republik Indonesia.



Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search

Mbah Moen Wafat: Indonesia Kehilangan Pejuang Islam di Bidang Pendidikan dan PolitikPenyelesaian Papua Harus Komprehensif dan Win-win Solution