UIC Peringati HUT RI ke-74: Pembukaan UUD 45 dan Pancasila Supaya Diamalkan

 Kategori Pendidikan

Detik-detik Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 diperingati oleh Civitas Universitas Ibnu Chaldun Jakarta.

Hadir dalam peringatan HUT kemerdekaan RI, Edy Haryanto, Ketua Umum YPPIC, Baharuddin, Wakil Rektor Bidang Akademik, Rahmah Marsinah, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Sapta Maryati, Dekan Fak. Ilmu Komunikasi, Bambang Marwoko, Dekan Fakultas Farmasi, Hasinggahan Lubis, Dekan Fak. Agama Islam, para Wakil Dekan, Kepala Program Studi, Kepala Biro, karyawan dan mahasiswa (i) penerima beasiswa bidik misi.

Ketua Umum Yayasan Pembina Ibnu Chaldun Edy Haryanto mengemukakan pentingnya kita menyukseskan pencerdasan kehidupan bangsa karena merupakan amanat para pendiri bangsa dan kunci kemajuan terletak pada kesuksesan kita mencerdaskan kehidupan bangsa.

Sementara itu, Rektor Universitas Ibnu Chaldun Musni Umar menegaskan bahwa Indonesia sudah merdeka 74 tahun, namun belum sepenuhnya merdeka dalam bidang ekonomi baik yang bersifat eksternal maupun internal. Persoalan eksternal seperti neokolonialisme dan neoimperlisme melalui penjajahan dibidang ekonomi semakin mencengkram bangsa ini karena tenaga kerja kasarpun sudah diimpor ke Indonesia.

Dalam bidang internal, penguasaan ekonomi oleh sekelompok kecil sangat memprihatinkan sebab
telah menghadirkan ketidakadilan sosial ekonomi. Umat Islam yang mayoritas bangsa Indonesia semakin termarjinalisasi dan lebih menyedihkan lagi terjadi pecah belah.

Musni Umar yang juga sosiolog meminta supaya masyarakat dan berbagai lembaga di UIC lebih aktif memperjuangkan pengamalan Pembukaan UUD dan Pancasila melalui tiga cara.

Pertama, berdoa. Bagi saya, berdoa sangat penting karena merupakan senjata bagi orang yang beriman.

Kedua, mengajar, meneliti dan melakukan pengabdian kepada masyarakat. Hasil kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat harus selalu dipublikasikan supaya publik mengetahui dan mengambil manfaat.

Ketiga, selalu melakukan diskusi berbagai topik yang aktual dan menjadi persoalan dan perhatian rakyat Indonesia. Hasil diskusi dipublikasikan untuk mencerahkan, menyadarkan dan memandu bangsa ini.

Selain itu, suatu kebanggaan bahwa UIC Telah masuk di urutan ke-99 dalam peringkat terbaik 100 besar hasil klasterisasi Perguruan Tinggi (PT) non-vokasi tahun 2019 oleh Kemenristekdikti – Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.

View this post on Instagram

Halo #SobatRistekdikti. Penilaian performa perguruan tinggi pada tahun 2019 menitikberatkan pada OUPUT-OUTCOME Base, yaitu dengan melihat Kinerja Masukan dengan bobot 40 % yang meliputi -kinerja INPUT (15%) dan PROSES (25%), serta Kinerja Luaran dengan bobot 60% yang meliputi Kinerja OUTPUT (25%), dan OUTCOME (35%). . Dengan perubahan penilaian kinerja perguruan tinggi dari tahun-tahun sebelumnya, diharapkan perguruan tinggi didorong untuk lebih menekankan produk atau luaran pendidikan tinggi yang berkualitas yaitu dengan pemberian bobot luaran yang lebih besar dari bobot masukan. #SDMUnggul #IndonesiaMaju #KlasterPT #Kemenristekdikti #Ristekdikti #Klasterisasi #IndikatorKlasterisasi #PerguruanTinggi #PendidikanTinggiBermutu #Indonesia

A post shared by Kemenristekdikti (@ristekdikti) on

Dalam rangka memperingati HUT RI ke-74, berbagai kegiatan olah raga telah dilaksanakan Badan Eksekutif Universitas Ibnu Chaldun, dan pembagian hadiah telah diserahkan di Aula Bahder Djohan Universitas Ibnu Chaldun oleh Ketua Umum Yayasan Pembina Ibnu Chaldun dan Rektor Universitas Ibnu Chaldun.

Berikut foto-fotonya

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search

74 Tahun Merdeka: Jadikan Rakyat Indonesia Merdeka di Bidang Ekonomi, Dimulai Dari Pendidikan Anak BangsaPeradilan di Indonesia Masih Buruk, Apa Yang Harus Diperbaiki? Oleh Musni Umar, rektor Universitas Ibnu Chaldun Jakarta