Tahun Baru Islam 1 Muharram 1441 H: Berhijrah – Keluar Dari Banyak Masalah Untuk Bangkit dan Maju

 In DKI Jakarta, Budaya, Wisata

Hari ini, 1 Muharram 1441 H bertepatan 01 September 2019. Dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam yang juga sering disebut Tahun Baru Hijriyah, saya menurunkan tulisan seperti tajuk diatas.

Nabi Muhammad SAW sebagai panutan dan contoh teladan yang baik, telah memberi contoh dengan berhijrah, yaitu berpindah dari kota Mekah ke Madinah untuk melanjutkan perjuangan menyebarkan Islam, karena di Mekah dia mendapat banyak ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan.

Dalam hidup ini, setiap orang harus berani berhijrah, keluar dari kondisi yang tidak menguntungkan kepada kehidupan baru, yang diharapkan menghadirkan harapan dan masa depan yang gemilang.

Itulah yang dilakukan Nabi Muhammad SAW dan para sahabat. Rasulullah memutuskan hijrah ke Madinah untuk membangun kehidupan baru, mendirikan negara baru.

Peristiwa hijrah Rasulullah dari Mekah ke Madinah, kemudian khalifah kedua Umar bin Khattab menetapkan 01 Muharram sebagai awal penangalan dalam kalender Islam.

View this post on Instagram

Alhamdulillah, untuk pertama kalinya Pemprov DKI Jakarta menyelenggarakan perayaan malam Tahun Baru Hijriah, #JakartaMuharramFestival ditandai dengan panggung budaya dan pawai obor yang merupakan tradisi kita. Perayaan Tahun Baru Islam kali ini merefleksikan kebaruan Pemprov DKI dalam menghadirkan kesetaraan dan keadilan bagi seluruh warga di Jakarta. Baru kemarin Pemprov DKI telah melakukan serah terima kunci hunian DP 0 rupiah, itu bukan sekadar pelaksanaan program, melainkan suatu bentuk kesetaraan bagi warga yang ingin memiliki hunian. Kita ingin Jakarta membawa kebaruan dan kesetaraan salah satunya adalah melalui acara ini di mana ribuan pedagang kecil merasakan manfaat kegiatan ini dan manfaat ekonomi ini dirasakan sampai ke bawah, karena itulah fokus Pemprov DKI. Kami mohon doanya agar dimudahkan dalam mewujudkan program-program Pemprov DKI, agar selalu istiqomah untuk memajukan kota dan membahagiakan warganya. Selamat Tahun Baru 1 Muharram 1441 Hijriah.

A post shared by Anies Baswedan (@aniesbaswedan) on


Semua Harus Berhijrah

Hijrah dalam arti harfiah yaitu Nabi dan para sahabat berpindah dari Mekah ke Madinah, hanya satu kali dalam sejarah.

Akan tetapi, hijrah dalam pengertian kontemporer, berpindah dari satu keadaan dan kondisi yang status quo kepada kondisi yang diharapkan memberi prospek yang lebih baik, merupakan “keniscayaan.”

Oleh karena, kebangkitan dan kemajuan tidak bisa diwujudkan jika tidak ada hijrah. Hijrah akan menghadirkan perubahan. Perubahan akan terjadi jika ada hijrah (berpindah).

Hijrah tidak akan terjadi tanpa ada niat. Niat adalah gagasan, yang kemudian diwujudkan dalam bentuk narasi, lalu diimplementasikan dalam bentuk karya (kerja).

Hijrah dalam konteks kekinian, bisa dimaknai secara luas dan kontekstual. Setiap individu harus selalu berhijrah agar ada perubahan dan kebaharuan.

Pertama, mahasiswa (i) dalam upaya meningkatkan prestasi akademik, harus selalu berhijrah dengan berpindah dari malas belajar dan membaca menjadi rajin belajar dan membaca.

Kedua, dosen, yang selama puluhan tahun hanya mengajar, momentum tahun baru hijriyah harus berpindah dari hanya aktif mengajar, kepada kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

Ketiga, pedagang, misalnya membuka tokonya sudah siang dan hanya bersifat konvensional, tidak melakukan promosi, momentum tahun baru Islam yang mengambil spirit hijrah Rasulullah, harus berhijrah membuka tokoh pagi hari dan melakukan promosi dengan menggunakan media sosial.

Keempat, pegawai atau karyawan, harus pula berhijrah, dari tidak disiplin waktu dan malas bekerja menjadi disiplin dan rajin bekerja. Oleh karena, perusahaan atau universitas tempat bekerja tidak akan maju, jika tidak karyawan disiplin dan malas bekerja. Momentum tahun baru hijriyah, karyawan harus pula berhijrah untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas.

Kelima, pimpinan perusahaan, pimpinan universitas, para menteri, pimpinan tinggi negara dan Presiden, sebaiknya menjadikan momentum tahun baru hijriyah mengambil spirit hijrah untuk berhijrah membawa perusahaan, universitas, kementerian, lembaga negara dan Indonesia agar bangkit dan maju.

Jadikan momentum tahun baru Islam yang mengambil spirit hijrah untuk membawa umat Islam, dan seluruh bangsa Indonesia untuk bersatu, berdaulat, bangkit dan maju.

Semoga tulisan ini menginspirasi para pemimpin dan seluruh bangsa Indonesia untuk berhijrah supaya ada perubahan, kebangkitan dan kemajuan.

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search

Anies Beri Contoh Bangun Demokrasi: Tidak Gunakan Kekuasaan Ubah Peta Politik di DKI JakartaPohon Mangga, Sukun, Durian dan Nangka Bisa Perindah Kota Jakarta