Connect with us

Rocky Gerung dan Musni Umar Diskusi Buku Jendela Akal Sehat
siang ini saya bersama rocky gerung dan sutrisno m dalam dialog buku, jendela akal sehat di pasar kenari lama - twitter musniumar

Pendidikan

Rocky Gerung dan Musni Umar Diskusi Buku Jendela Akal Sehat

Para pendiri bangsa dan negara republik Indonesia seperti Soekarno, Mohamad Hatta, M. Natsir, Syahrir, Wahid Hasyim, Tan Malaka, Kasman Singodimedjo dan lain-lain, menjadikan buku sebagai teman hidup. Para pejuang Indonesia yang ditahan dan diasingkan oleh Belanda, yang menemani mereka dalam pengasingan adalah buku. Hal itu dikemukakan Rocky Gerung dalam diskusi bertajuk “Buku, Jendela Akal Sehat” di Jakbook Pasar Kenari Lama Jakarta (20/9/2019).

Para pendiri bangsa dan negara republik Indonesia seperti Soekarno, Mohamad Hatta, M. Natsir, Syahrir, Wahid Hasyim, Tan Malaka, Kasman Singodimedjo dan lain-lain, menjadikan buku sebagai teman hidup.

Para pejuang Indonesia yang ditahan dan diasingkan oleh Belanda, yang menemani mereka dalam pengasingan adalah buku. Hal itu dikemukakan Rocky Gerung dalam diskusi bertajuk “Buku, Jendela Akal Sehat” di Jakbook Pasar Kenari Lama Jakarta (20/9/2019).

Rocky Gerung mengemukakan, gagasan besar Indonesia merdeka lahir dari membaca buku. Tidak ada gagasan besar tanpa membaca buku.

Musni Umar mengemukakan bahwa secara ideologis, bangsa Indonesia sejatinya menjadi pencinta dan pembaca buku karena dalam Pembukaan UUD 1945 diperintahkan untuk “mencerdaskan kehidupan bangsa.” Sarana mencerdaskan bangsa adalah membaca buku.

Selain itu, secara teologis, lima ayat dalam Alqur’an yang pertama diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW dimulai dengan perintah membaca “iqra” dan diakhiri “allazii allama bilqalam” (yang mengajarkan menggunakan pena untuk menulis).

Bangsa Indonesia yang mayoritas Muslim sejatinya membaca buku sudah menjadikan budaya begitu pula dalam menulis.

Akan tetapi, budaya membaca apalagi budaya menulis masih langka di Indonesia. Oleh karena itu, kita apresiasi dan dukung gagasan Gubernur Anies Baswedan menyediakan buku dibanyak tempat termasuk di MRT, serta memberi tempat yang nyaman untuk berjualan buku murah di Pasar Kenari Lama Salemba Jakarta.

Buku, bukan hanya jendela akal sehat, tetapi jendela ilmu dan jendela dunia. Dengan membudayakan baca buku akan hadir kecerdeasan berpikir, kecerdasan akal dan kecerdasan dalam berprilaku yang baik dalam pergaulan.

Lebih dari itu, menjadikan membaca dan menulis sebagai budaya akan menghadirkan kebahagiaan dan kemajuan seluruh bangsa Indonesia.

Talk show “Buku, Jendela Akal Sehat” dipandu Dr Sutrisno Muslimin, dihadiri Arief Nasrudin, Direktur Utama PD Pasar Jaya, dan ratusan peserta diskusi termasuk dosen dan mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun Jakarta serta aktivis HMI dari berbagai daerah yang baru selesai melakukan Latihan Kepemimpinan.

Berikut foto-foto kegiatan diskusi bertajuk “Buku, Jendela Akal Sehat”

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Baca Juga

DKI Jakarta

Rocky Gerung, akademisi yang disebut para mahasiswa sebagai presiden akal sehat, dalam peluncuran buku karya Musni Umar yang diberi judul Maju Kotanya Bahagia Warganya.

Pendidikan

Rocky Gerung menggemparkan UIC. Saya tidak sangka seluruh mahasiswa universitas Ibnu Chaldun Jakarta mengidolakan Rocky Gerung.

Pendidikan

Mayjen TNI Purn Kivlan Zen menegaskan bahwa komunis sudah bangkit, komunis masuk di mana-mana menyusup ke kekuatan Bangsa Indonesia.

Pendidikan

Prof. Dr. Husnan Bey Fananie, MA, Duta Besar RI untuk Republik Azerbaijan 2016-2020 menegaskan jangan sampai Indonesia jatuh ke tangan komunis.

Pendidikan

Fakta sosiologis bahwa Soeharto memimpin penumpasan dan pembubaran Partai Komunis Indonesia (PKI). Dikemukakan dalam webinar yang bertajuk Melawan Lupa Pemberontakan Komunis di Indonesia (G30S...

Sosial

Sebagaimana provinsi lain di Kawasan Timur Indonesia, tidak mudah bagi mereka yang hidup di Kawasan Indonesia Barat ataupun yang lahir dan hidup di Barat...

Opini

Pendidikan adalah investasi yang mahal dan bersifat jangka panjang. Maka, pemimpin yang tidak memiliki visioner, lebih memilih pembangunan ekonomi dengan membangun jalan, jembatan dan...

Pendidikan

Rektor Universitas Ibnu Chaldun merasa sangat prihatin dan menyesalkan adanya pemberitaan di sebuah media online tanpa cek & recek serta kroscek telah menyebarkan hoax...