Connect with us

2 Tahun Anies Baswedan Pimpin DKI: Jakarta Telah Berubah Lebih Maju
Sore tadi bersepeda bersama Walikota dan Wawali Jakarta Utara, menyusuri pesisir Jakarta dari Ancol sampai Kampung Akuarium. - instagram anies baswedan

DKI Jakarta

2 Tahun Anies Baswedan Pimpin DKI: Jakarta Telah Berubah Lebih Maju

Kontrak politik yang ditanda-tangani Anies-Sandi dengan berbagai komunitas di DKI yang mewakili warga DKI, setidaknya ada 23 janji yang akan dilaksanakan Anies-Sandi, jika diberi amanah untuk memimpin Jakarta. Salah satu janji Anies-Sandi yang dipenuhi ialah stop reklamasi. Anies stop reklamasi sesuai janjinya. Penyetopan reklamasi menghadirkan kekaguman berbagai pihak. Akan tetapi Anies menyadari terdapat satu pulau, jika tidak salah pulau G sudah dibangun sarana prasarana termasuk berbagai toko dan bangunan.

Pada 16 Oktober 2019, Anies Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno genap 2 tahun memimpin DKI Jakarta.

Sandiaga Salahuddin Uno hanya bersama Anies Baswedan memimpin DKI Jakarta selama lebih kurang 1 tahun, karena dia mengundurkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta karena dicalonkan Gerindra, PKS dan PAN sebagai Wakil Presiden RI.

Sandiaga Salahuddin Uno mengundurkan diri sebagai Wakil Gubernur pada 27 Agustus 2018 pada saat menyampaikan pidato dihadapan anggota DPRD DKI Jakarta.

Sejak saat itu, Anies Baswedan hanya menjadi seorang diri yang menjalankan visi dan misi Gubernur-Wakil Gubernur DKI dan kontrak politik dengan warga pada saat kampanye pemilihan Gubernur DKI Jakarta tahun 2016-2017.

Kontrak politik yang ditanda-tangani Anies-Sandi dengan berbagai komunitas di DKI yang mewakili warga DKI, setidaknya ada 23 janji yang akan dilaksanakan Anies-Sandi, jika diberi amanah untuk memimpin Jakarta.


https://www.instagram.com/p/B3MRSLYgMCI/

Anies Penuhi Janji

Setelah Anies-Sandi diberi amanah memimpin DKI Jakarta, janji Anies-Sandi kepada warga DKI Jakarta dipenuhi satu demi persatu.

Salah satu janji Anies-Sandi yang dipenuhi ialah stop reklamasi. Anies stop reklamasi sesuai janjinya.

Penyetopan reklamasi menghadirkan kekaguman berbagai pihak. Akan tetapi Anies menyadari terdapat satu pulau, jika tidak salah pulau G sudah dibangun sarana prasarana termasuk berbagai toko dan bangunan.

Semua bangunan toko dan bangunan lainnya dibangub berdasarkan landasan hukum, seperti Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Gubernur (Pergub) dan IMB, sehingga tidak mungkin merubuhkan berbagai bangunan yang telah dibangun oleh pengembang (developer).

Oleh karena pengembang sudah memenuhi syarat, maka sesuai permintaan yang diajukan, Anies kemudian mengeluarkan sertifikat.

Dampak dari kebijakan tersebut, telah menimbulkan serangan dari lawan-lawan politik Anies dengan macam-macam tuduhan untuk merusak citra Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Anies menjawab berbagai serangan dengan menyampaikan fakta bahwa mereka membangun secara legal, ada Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Gubernur (Pergub), Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sebagai alas hukum.

Oleh karena perusahaan yang membangun di pulau reklamasi (pulau G) mempunyai alas hukum yang kuat, maka pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberi Sertifikat sebagai bukti pemilikan. Akan tetapi pembuatan pulau reklamasi yang lain sudah distop-tidak bisa lagi dilanjutkan pembangunannya.

Adapun janji Anies yang belum bisa dipenuhi ialah penjualan saham bir milik Provinsi DKI Jakarta karena untuk menjual saham DKI dimanapun harus ada persetujuan dari DPRD DKI yang diwakili pimpinan DPRD DKI Jakarta.


Anies Telah Ubah Jakarta

Tidak bisa disangkal bahwa DKI Jakarta dibawah Anies Baswedan, setidaknya telah mengubah DKI dari tiga aspek. Pertama, warga DKI Jakarta merasa bahagia dibawah kepemimpinan Anies Baswedan. Hasil survei yang dirilis beberapa waktu lalu menyebutkan, sebesar 74% warga DKI merasa bahagia.

Kedua, DKI Jakarta semakin indah. Sejak Anies memimpin DKI, jalan-jalan di Jakarta semakin diperindah dengan tanaman bunga, taman-taman kota diperbanyak dengan tanaman bunga dan pepohonan, sehingga Jakarta semakin indah dan menyenangkan warga.

Ketiga, pemihakan kepada yang kecil. Anies memberi pemihakan kepada warga yang kurang mampu pada tiga aspek:
1) pendidikan dengan program Kartu Jakarta Pintar Plus (KPJP Plus) dan pemberian beasiswa kepada para mahasiswa.
2) ekonomi dengan program pemihakan kepada usaha mikro, kecil, menengah dan koperasi.
3) tempat tinggal seperti rumah DP 0 %, penyediaan rumah bekas gusuran akuarium di dekat pelabuhan Sunda Kepala.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa selama 2 tahun Anies memimpin DKI Jakarta telah sukses mewujudkan janji-janjinya, sehingga Jakarta telah berubah menjadi lebih hijau, lebih maju dan lebih bahagia warganya.

Diyakini 3 tahun mendatang, wajah DKI Jakarta akan semakin berubah menjadi kota metropolitan yang maju kotanya dan bahagia warganya.

https://www.instagram.com/p/B3SCSF8gsio/

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Baca Juga

DKI Jakarta

Rocky Gerung, akademisi yang disebut para mahasiswa sebagai presiden akal sehat, dalam peluncuran buku karya Musni Umar yang diberi judul Maju Kotanya Bahagia Warganya.

Pendidikan

Rocky Gerung menggemparkan UIC. Saya tidak sangka seluruh mahasiswa universitas Ibnu Chaldun Jakarta mengidolakan Rocky Gerung.

DKI Jakarta

Buku yang diberi tajuk Maju Kotanya Bahagia Warganya merupakan reportase tentang pelaksanaan 23 janji Anies-Sandi setelah menerima amanah sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI...

DKI Jakarta

Jakarta dibangun dengan kolaborasi semua pihak termasuk Transjakarta. Transjakarta melayani warga sebagai moda transportasi massal yang maju dan modern di ibukota negara Republik Indonesia.

DKI Jakarta

Bank memiliki peran yang sangat penting dan strategis di dalam menopang pembangunan ekonomi nasional.

DKI Jakarta

Pertama kita bersyukur kepada Allah karena pandemi Covid-19 di DKI Jakarta dapat dikatakan sudah terkendali. Walaupun begitu, warga DKI Jakarta harus waspada dan ekstra...

DKI Jakarta

Penurunan kualitas demokrasi Indonesia, yang berhubungan dengan berlanjutnya represi atas oposisi, yang semakin bertambah dan terang-terangan.

DKI Jakarta

Dalam negara yang multi kultural, multi etnis, dan agama, apalagi dalam negara demokrasi, sangat wajar kalau kubu yang berbeda. Di dalam perbedaan, pasti banyak...