Reformasi Partai Politik

 In Politik

Partai politik adalah instrumen yang amat penting dalam demokrasi.

Sebagai negara demokrasi, Indonesia mempunyai banyak partai politik. Kedudukan partai ditetapkan dalam undang-undang dasar 1945 dan undang-undang partai politik.

Saking pentingnya kedudukan partai politik dalam sebuah negara yang menganut asas demokrasi, ada yang mengatakan “tidak ada demokrasi tanpa partai politik.

Partai politik merupakan sebuah organisasi yang dibentuk atas keinginan suatu kelompok masyarakat yang memiliki ide dan gagasan yang sama yang mempunyai nilai-nilai, cita-cita dan tujuan yang sama.

Tujuan mendirikan partai politik ialah untuk memperoleh kekuasaan politik dan merebut kedudukan politik.

Dalam negara demokrasi, untuk merebut kekuasaan dan kedudukan politik, biasanya dilakukan dengan cara-cara yang konstitusional melalui pemilihan umum.

Perlu Direformasi

Partai politik harus direformasi. Pentingnya partai politik direformasi karena partai politik merupakan sumber rekrutmen pemimpin negara.

Kalau partai politik baik, maka baiklah bangsa dan negara ini.

Dalam rangka melakukan reformasi terhadap partai politik, maka harus dilakulan lima hal.

Pertama, partai politik harus transparan dan akuntabel keuangannya. Sumber penerimaan dan pengeluaran harus terbuka, bisa diakses publik.

Kedua, rekrutmen anggota partai. Ada anggota biasa dan anggota yang diproyeksikan sebagai kader untuk dipersiapkan menjadi pemimpin. Mereka yang dipersiapkan untuk memimpin kementerian, lembaga negara dan menjadi pejabat negara harus dikader dengan berbagai pelatihan kader.

Yang bersangkutan harus berprestasi, memiliki dedikasi, dan loyalitas kepada partai politik dan negara serta tidak tercela alias bukan koruptor.

Khusus kader comotan, harus diwaspadai karena pasti tidak mengetahui apalagi menghayati visi misi partai politik yang mengusungnya.

Oleh karena itu, dalam rangka reformasi partai politik proses pengkaderan calon pemimpin diberbagai lembaga negara mutlak dilakukan.

Ketiga, tidak dilakukan politik uang dalam rekrutmen calon anggota parlemen, calon kepala daerah, calon pemimpin BUMN dan lembaga pemerintah lainnya. Karena jika hal tersebut dilakukan, maka setelah yang bersangkutan terpilih akan korupsi untuk mengembalikan dana yang dikeluarkan.

Keempat, sumber keuangan partai politik peserta pemilu sebaiknya dari negara. Dengan demikian partai politik tidak dikuasai dan dimiliki pemilik modal. Ini penting ditekankan karena partai politik adalah alat perjuangan untuk mewujudkan tujuan Indonesia merdeka.

Kelima, supaya tujuan umum partai politik didirikan bisa direalisasikan yaitu untuk mewujudkan cita-cita nasional bangsa Indonesia yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 yaitu untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa, maka lima hal yang dikemukakan penting dilakukan untuk membangun partai politik yang baik dan modern yang bertahta di hati rakyat dan para anggota dan kader partai politik.

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search

Jokowi Komitmen Berantas Korupsi, Rintangannya Berat dan BanyakPartai Nasdem Versus Partai Golkar dan PKS Versus Partai Gelora