Pembalasan Iran Atas Pembunuhan Jenderal Qasem Soleimani oleh Amerika Serikat

 In Politik, Top

Timur Tengah kembali membara setelah Presiden Donald Trump memerintahkan militer Amerika Serikat membunuh Qasem Soleimani, komandan Pasukan Quds Pengawal Revolusi Islam Iran di bandara internasional Bagdad, Irak.

Pembunuhan tersebut menimbulkan protes keras di dalam negeri Republik Islam Iran. Pemimpin tertinggi Republik Islam Iran Ayatullah Ali Khamenei bersumpah akan melakukan pembalasan terhadap kematian Jenderal Soleimani.

Di dalam negeri Iran pada hari Jum’at (3/1) terjadi demonstrasi besar-besaran yang mengutuk Donald Trump dan Amerika Serikat. Puluhan ribu rakyat Iran turun ke jalan memprotes pembunuhan Jenderal Soleimani.

Sementara itu, di dalam negeri Amerika Serikat, terjadi demonstrasi di berbagai kota yang menolak perang dengan Iran. Mereka juga menyerukan supaya pasukan Amerika Serikat di Irak segera ditarik.


Ancaman Iran Serius

Satu-satunya negara di Timur Tengah yang berani menantang dan melawan Amerika Serikat ialah Republik Islam Iran.

Iran ditakuti bukan saja karena memiliki angkatan bersenjata yang kuat, tetapi memiliki militansi yang tinggi, persatuan yang kuat serta mempunyai jaringan militer yang terlatih di Libanon, Palestina, Yaman, Suriah, dan Irak yang siap digerakkan untuk melakukan pembalasan atas kematian Jenderal Qassem Soleimani.

Pertanyaannya, apa yang akan menjadi sasaran untuk melakukan balas dendam atas syahidnya Jenderal Soleimani?

Boleh jadi pangkalan militer, barak militer, kantor kedutaan besar, diplomat, Donald Trump atau keluarganya, membom kilang minyak, dan sebagainya.

Oleh karena yang bersumpah adalah pemimpin spiritual Republik Islam Iran, maka pasti dilaksanakan aksi balas dendam. Kapan dilaksanakan aksi balas dendam? Bisa cepat atau melibat sasaran yang jika dilakukan akan memberikan ledakan yang menakutkan dan mengguncangkan.

Sekarang ini, negara-negara di kawasan Timur Tengah yang menjadi kaki tangan Amerika Serikat, pasti ketakutan karena bisa saja aksi balas dendam atas syahidnya Jenderal Qassem Soleimani, mereka yang menjadi sasaran.

Semoga eskalasi ancaman perang antara Republik Islam Iran dengan Amerika Serikat bisa diredam, sehingga tidak berubah menjadi perang dunia lll.

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search