Musni Umar Socmed

Search

Musni Umar dan staff pengajar Universitas Ibnu Chaldun jakarta di Asia e University di Kuala Lumpur, Malaysia - twitter musniumar

Opini

Kolaborasi Malaysia Bidang Pendidikan Untuk Wujudkan Pemeratan dan Keadilan di Indonesia

Pada 5-7 Januari 2020, saya dan teman-teman dari Universitas Ibnu Chaldun Jakarta melawat di negeri jiran Malaysia.

Pada 5-7 Januari 2020, saya dan teman-teman dari Universitas Ibnu Chaldun Jakarta melawat di negeri jiran Malaysia.

Ada tiga program yang saya lakukan selama melakukan lawatan di Malaysia.

Pertama, ke Asia e University. Rombongan dari Universitas Ibnu Chaldun yaitu Prof. Musni Umar, Rektor UIC, Dr. Gamari Soetrisno, Wakil Rektor Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri, Sapta Maryati, Dekan Fakultas Farmasi, Sarwan, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Siti Amina Amahoru, Dosen FISIP dan Syahiruddin, Kepala Hubungan Masyarakat Universitas Ibnu Chaldun.

Kami diterima Prof. Juhary, Dekan The School of Arts, Humanities and Social Sciences (SAHUSS) Asia e University dan Prof Zambri, Profesor di Asia e University.

Kedua, saya live di TV Malaysia Astro Awani tentang isu Banjir di Jakarta dan pindah ibukota negara di Kalimantan Timur.

Astro Awani menurut Profesor Izani, dosen di Univ. Putera Malaysia (UPM) merupakan tv berita paling masyhur dan banyak ditonton di Malaysia.

Ketiga, silaturrahim dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur.

Pentingnya Pendidikan

Perbincangan dengan Profesor Juhary dan Prof Zambri di Asia e University, begitu pula ketika bersilaturrahim dengan Atase Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia di Kedutaan Besar Republik Indonesia serta pada saat saya live di TV. Malaysia Astro Awani, saya menekankan pentingnya pendidikan sebagai instrumen utama untuk membawa bangsa dan negara bangkit dan maju.

Sebagai contoh “banjir” yang menjadi topik perbincangan di TV Malaysia Astro Awani, saya menekankan bahwa mereka yang berpendidikan dapat menjadi agen perubahan untuk mencegah banjir dengan berpartisipasi membuat biopori atau lubang resapan di rumah masing-masing.

Dengan demikian, setiap hujan turun, air hujan bisa langsung masuk ke dalam tanah.

Begitu juga untuk mendorong kemajuan masyarakat bawah (orang-orang kecil/wong cilik) dalam bidang ekonomi, tidak mungkin bisa diwujudkan dengan pembangunan ekonomi, karena mereka tidak bisa memanfaatkan peluang dalam pembangunan ekonomi.

Dalam realita, pembangunan ekonomi di tengah masyarakat yang kurang pendidikan (bodoh) hanya memperkaya mereka yang sudah kaya.

Untuk mendorong kemajuan bangsa Indonesia secara adil dan merata, satu-satunya jalan
ialah melalui pendidikan yang mencerahkan dan menyadarkan.

Dalam hubungan itu, kolaborasi Indonesia dengan Malaysia untuk memajukan pendidikan dan kebudayaan, merupakan solusi mewujudkan pemerataan dan keadilan.

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Berikut foto-foto kegiatan

Kutipan

Butuh bahan berita/artikel/tulisan?

Diperbolehkan mengkutip sebagian isi dari tulisan ini tapi jangan lupa sebut sumber: arahjaya.com atau dikutip dari Musni Umar.

Diharapkan tulisan-tulisan di website ini bisa menginspirasi pembaca untuk selalu mendukung kemajuan bangsa Indonesia.

Youtube Musni Umar

Baca Juga

Pendidikan

Dampak Covid-19 puluhan juta pekerja Indonesia yang di PHK. Kita tidak hanya prihatin, tetapi harus ikut mencari dan memberi solusi.

Pendidikan

Ekonomi rakyat atau juga dikenal dengan istilah UMKM (Usaha Mikro, Kecil, Menengah) merupakan sektor usaha yang paling terpuruk di era pandemi Covid-19. Hal tersebut...

Pendidikan

Seminar bertema Membangun Peradaban Islam Berbasis Masjid. Musni Umar mengemukakan hal tersebut setelah bersama Gamari Sutrisno, Wakil Rektor Bidang Hubungan Antar Lembaga dan Luar...

Pendidikan

Seminar internasional Universitas Ibnu Chaldun yang bertema "Membangun Peradaban Islam Berbasis Masjid" pada 11 Februari 2021.

In Memoriam

Saya amat terkejut membaca di media sosial bahwa Ustaz Syekh Ali Jaber meninggal dunia.

Lainnya

UIC klarifikasi dengan Rektor, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Ibnu Chaldun (12/1/2020) tentang pemberhentian empat mahasiswa UIC.

Covid-19

Koalisi baru bersama UMNO, PAS dan lain-lain membentuk Perikatan Nasional (PN) untuk memerintah Malaysia. Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong setelah berkonsultasi dengan seluruh anggota...

Pendidikan

Musni Umar, rektor Universitas Ibnu Chaldun mengingatkan kepada seluruh Sivitas Akademika Universitas Ibnu Chaldun bahwa UIC tahun 2021 genap 65 tahun. Ditengah bangsa Indonesia...