Connect with us

Suharso Monoarfa - Kepala Bappenas VS Tito Karnavian - Menteri Dalam Negeri. Bg Model Nagara Rimba Nusa Pemenang Lomba Desain Ibu Kota Baru

DKI Jakarta

Perlu Kajian Mendalam Ibu kota Negara

Terdapat empat RUU Omnibus law. Salah satunya ialah RUU Omnibus Law Ibu kota Negara.

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dalam sidang paripurna (22/1/2020) telah mensahkan 50 RUU Prolegnas perioritas termasuk empat RUU Omnibus Law yaitu RUU Kefarmasian, RUU tentang Ibu kota Negara, RUU ttg Ketentuan dan Fasilitas Perpajakan untuk penguatan Perekonomian dan RUU ttg Cipta Lapangan Kerja.

Dari 50 program legislatif nasional (prolegnas) prioritas, terdapat empat RUU Omnibus law. Salah satunya ialah RUU Omnibus Law Ibu kota Negara.

https://twitter.com/kumparan/status/1219954640822816769

Ibu kota Negara

Adanya RUU Omnibus law tentang Ibu kota Negara, dapat dimaknai, pertama, Ibu kota Negara akan dipindah tempatnya dari Jakarta ke Penajam Utara, Kalimantan Timur.

Kedua, untuk memberi landasan hukum bagi pemindahan Ibu kota.

Ketiga, untuk memastikan bahwa pindah Ibu kota sah karena sudah didukung dan mendapat pengesahan dari rakyat melalui Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

Perlu Kajian Mendalam

Rancangan Undang-Undang Ibu kota Negara sangat penting dikaji. Bukan saja konsep RUU Ibu kota negara yang harus dikaji, tetapi juga alasan pindah Ibu kota Negara dari berbagai aspek. Alasan pindah Ibu kota diharapkan sudah melalui hasil studi yang mendalam yang diwujudkan dalam bentuk naskah akademik.

Naskah akademik Ibu kota negara, kemudian diseminarkan untuk mendapatkan masukan dari para pakar, akademisi, lembaga swadaya masyarakat dan masyarakat madani, yang pasti memperkaya hasil studi yang sudah dilaksanakan.

Hasil kajian mendalam sangat penting karena pengalaman selama ini pembangunan yang tidak disertai studi yang mendalam akhirnya menimbulkan kerugian dan tidak memberi nilai tambah bagi bangsa dan negara.

Sebagai contoh, pembangunan tol yang bergelombang, kereta api cepat dari Stasiun BNI ke bandara Soekarno Hatta, pembangunan Monorel dari Velodrome Rawamangun ke Kelapa Gading, pembangunan Monorel di Kota Palembang, merupakan contoh pembangunan yang dilaksanakan tanpa studi yang mendalam dan akhirnya mubazir, penumpangnya minim dan rugi. Pada hal dana yang dipergunakan untuk membangun, pada umumnya bersumber dari utang.

Oleh karena itu, amat penting studi yang mendalam Ibu kota negara. Bukan studi pesanan untuk memberi legitimasi pada keinginan penguasa, tetapi benar-benar untuk kepentingan bangsa dan negara untuk jangka panjang.

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Baca Juga

Pemilu

Selama hampir 10 (sepuluh) tahun Partai Keadilan Sejahtera PKS beroposisi. Tidak tergiur untuk masuk ke dalam gerbong pemerintahan Jokowi.

Opini

Besarnya utang Indonesia berikut beban untuk membayar bunga utang dan cicilan utang pokok serta tingginya jumlah orang miskin, sangat mudah terjadi goncangan ekonomi dan gejolak...

DKI Jakarta

Transjakarta melayani warga Jakarta siang dan malam selama 24 jam tanpa henti. Pada siang hari, Transjakarta melayani warga Jakarta ke seluruh jurusan, termasuk yang...

DKI Jakarta

Transjakarta tidak menaikkan harga Transjakarta. Mengapa Transjakarta tidak naik tiket? Jawabannya karena pemerintah provinsi DKI Jakarta memberikan subsidi terhadap moda transportasi massal seperti Transjakarta.

DKI Jakarta

Penataan Kota Tua telah menjadi destinasi wisata di Jakarta yang sangat menarik. Pada saat saya mengunjungi kota tua Minggu lalu saya menyaksikan banyak turis...

Opini

Keputusan harga Bahan Bakar Minyak BBM bersubsidi naik, pasti memberi dampak sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

DKI Jakarta

Anies bersama delegasi U20 mengunjungi obyek wisata kota tua. Sebanyak 12 delegasi U20 Mayors Summit hadir secara langsung di Kota Tua Jakarta Barat. Anies...

DKI Jakarta

Setelah turun di Halte Museum Fatahillah, saya mulai kagum menyaksikan kawasan Kota Tua yang telah ditata dengan sangat rapi, indah, nyaman dan mempesona.