Connect with us

Pemprov DKI Jakarta sejak hari ini (4/3) mulai memberlakukan pengecekan suhu badan pegawai dan tamu yang memasuki area Balai Kota - youtube Pemprov DKI Jakarta

Covid-19

Ciri-ciri awal Corona membuat Sekolah, Umrah dan lainnya diliburkan, Apa Hikmahnya?

Melarang sekolah, umrah, shalat Jum’at dan hadiri keramaian, tujuannya hanya satu, untuk mencegah penularan virus Corona.

Hari ini (4/3/2020) sebuah sekolah internasional di Jakarta meliburkan sekolahnya selama dua minggu karena diduga seorang guru suspect virus Corona.

Korea Selatan, salah satu negara yang warganya banyak terpapar virus Corona, meliburkan sekolah dalam waktu yang lama.

Arab Saudi, melarang Indonesia dan banyak negara yang dianggap warganya terpapar virus corona untuk melaksanakan umrah.

Iran, salah negara yang banyak warganya terpapar virus Corona, terpaksa tidak membolehkan warganya shalat Jum’at.

Gubernur Daerah Khusus Ibukota Jakarta, menginstruksikan warga DKI tidak menghadiri berbagai perkumpulan yang ramai dihadiri massa.

Cegah Penularan, Kenali Ciri-Ciri Awal Corona

Melarang sekolah, umrah, shalat Jum’at dan hadiri keramaian, tujuannya hanya satu, untuk mencegah penularan virus Corona.

Virus korona sangat mudah menular kepada orang lain, jika berpapasan, bertemu atau berkumpul dengan orang yang terpapar virus Corona. Waspadalah dengan ciri-ciri awal corona.

untuk mencegah supaya orang yang terpapar virus korona tidak menularkan kepada orang lain, maka mereka yang terpapar virus corona diisolasi di ruang tertutup yang tidak boleh dikunjungi oleh siapapun kecuali dokter yang sudah memakai alat pengaman yang telah ditetapkan.

Hikmah Dari Awal Corona

Virus Corona yang menyerang berbagai negara termasuk Indonesia merupakan musibah. Setiap musibah, pasti ada hikmahnya.

Adapun hikmah yang bisa dipetik dari serangan virus Corona antara lain:

Pertama, manusia lemah-tidak berdaya terhadap virus Corona apalagi terhadap Allah yang menciptakan virus Corona.

Kedua, manusia harus insaf dan sadar bahwa di balik kehebatan manusia ada yang lebih hebat yaitu yang menciptakan virus corona, Allah rabbul a’lamiin.

Ketiga, komunis yang tidak percaya Tuhan jika mereka menggunakan akal sehat, nurani dan fakta empiris dari banyaknya yang mati akibat tertular virus Corona, sejatinya mereka kembali kepada jalan kebenaran yang diajarkan pada Nabi. Oleh karena, para dokter ahli gagal menyelamatkan nyawa ribuan orang. Ini merupakan bukti adanya kekuatan yang maha dahsyat yang menentukan ajal setiap manusia.

Keempat, bangsa Indonesia yang beragama, adanya serangan virus Corona, selayaknya semakin mendekatkan diri kepada Allah sembari berdoa kepadaNya agar bangsa Indonesia selamat dari bahaya virus Corona.

Kelima, manusia sejatinya tidak boleh sombong karena sangat lemah. Dengan virus Corona saja tidak bisa diberantas, walaupun sudah mengerahkan para dokter ahli diseluruh penjuru dunia. Naasnya justeru banyak dokter ahli direnggut nyawanya oleh virus Corona.

Tonton juga: (video ini dibuat tepatnya sebulan yang lalu)

Baca Juga

DKI Jakarta

Adanya MRT, Transjakarta dan commuter sejatinya mengubah budaya masyarakat Jakarta dan sekitarnya dari malas jalan kaki menjadi rajin jalan kaki.

Covid-19

Para pemimpin di berbagai negara lengser dari kekuasaan disebabkan banyak faktor, tetapi faktor utama adalah ekonomi akibat pandemi Covid-19 dan dampak negatif dari Konflik...

DKI Jakarta

Saya bersyukur pasca pandemi Covid-19 di Jakarta, pada Car Free Day (22/5) saya dapat berpartisipasi olahraga jalan kaki dari Dukuh Atas Jalan Jenderal Sudirman...

Lainnya

Para ahli mengatakan bahwa Covid-19 varian Omicron tidak berbahaya dibanding dengan Covid-19 varian Delta yang sangat banyak merenggut nyawa manusia.

Covid-19

Pemerintah pusat mengumumkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 diperpanjang hingga 16 Agustus 2021. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dengan akronim PPKM merupakan perubahan...

Covid-19

Sudah sering saya kemukakan bahwa kita gagal melindungi seluruh bangsa Indonesia sesuai amanat pembukaan UUD 1945. Sebagai bukti, kasus kematian harian akibat Covid-19, tiap...

Covid-19

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan bahwa Covid-19 belum selesai. Kalau positif rate bisa 5% insya Allah kita masuk zona aman.

Covid-19

PPKM Level 4 akan berakhir pemberlakuannya pada 2 Agustus 2021. Kita belum tahu apakah PPKM Level 4 akan dilanjutkan atau di stop, kita tunggu...