Musni Umar Socmed

Search

petugas kebersihan sedang istirahat di tepi jalan - unsplash hobiindustri

Opini

Kritik ke Penguasa: Nasehat Untuk Kebaikan Bersama

Tidak ada negara yang menganut sistem demokrasi, yang rakyatnya dipasung dan mulutnya dibungkam.

Di dalam negara demokrasi, kritik terhadap mereka yang sedang memegang kekuasaan adalah hal yang lazim.

Tidak ada negara yang menganut sistem demokrasi, yang rakyatnya dipasung dan mulutnya dibungkam.

Oleh karena di dalam negara demokrasi, rakyat merdeka mencari nafkah untuk menghidupi dirinya. Sebaliknya dalam negara komunis yang totaliter, negara menafkahi warganya, tetapi warganya dipasung tidak merdeka menyampaikan pendapat dan dilarang mengeritik penguasa.

Akan tetapi, budaya menerima kritikan belum bersemi di kalangan penguasa, sehingga mereka balik kepada mereka yang mengeritik.

Melawan Pengeritik

Mereka yang berkuasa, pada umumnya melakukan serangan balik kepada pengeritik denga menggunakan tiga cara.

Pertama, membuat undang-undang yang berisi pasal-pasal yang dikenakan kepada setiap pengeritik penguasa.

Kedua, membayar buzzer untuk menyerang para pengeritik penguasa. Siapapun yang mengeritik penguasa, mereka akan serang dengan kata dan kalimat yang amat kasar dengan menjelek-jelekkan para pengeritik.

Selain itu, para pengeritik dilaporkan ke aparat untuk diproses secara hukum dengan tuduhan seperti telah mencemarkan nama baik, menfitnah, menghina dan sebagainya.

Ketiga, menggunakan aparat untuk memproses secara hukum para pengeritik.

Kritik ke Penguasa Itu Nasehat

Kritik itu pahit tetapi bagaikan obat yang menyembuhkan. Pada umumnya obat adalah pahit, tetapi baik karena bisa menyembuhkan penyakit yang diidap.

Begitu pula dalam negara demokrasi, harus ada kritik dari parlemen atau dari cerdik pandai karena sejatinya rakyat berdaulat.

Kritik dalam negara demokrasi adalah nasehat yang diberikan kepada penguasa agar memperbaiki kesalahan yang dilakukan atau supaya melakukan sesuatu yang baik, atau melarang penguasa melakukan yang tidak baik.

Oleh karena itu, sepahit apapun kritik harus didengar dan sebaiknya diterima dengan lapang dada.

Di dalam Alqur’an surat Al Ashar ayat 3 ditegaskan, orang-orang yang beriman diperintahkan memberi nasihat untuk mewujudkan kebenaran.

Selain itu, juga diperintahkan untuk memberi nasehat supaya sabar. Hal tersebut ditegaskan dalam Alqur’an: “wa tawaashau bilhaqqi wa tawashau bisshabri.” (Hendaklah memberi nasehat kepada kebenaran dan memberi nasehat kepada kesabaran).

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Kutipan

Butuh bahan berita/artikel/tulisan?

Diperbolehkan mengutip sebagian isi dari tulisan ini tapi jangan lupa sebut sumber: arahjaya.com atau dikutip dari Musni Umar.

Diharapkan tulisan-tulisan di website ini bisa menginspirasi pembaca untuk selalu mendukung kemajuan bangsa Indonesia.

Youtube Musni Umar

Baca Juga

Covid-19

Untuk menggenjot kembali dunia pendidikan karena merupakan kunci kemajuan Indonesia di masa depan. Kalau pemerintah mengemukakan alasan membuka sekolah tatap muka di masa pandemi...

Covid-19

Ada perbedaan perlakuan yang amat menyolok menikah saat pandemi, antara resepsi perkawinan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah dengan Syarifah Najwa Syihab (Puteri HRS) dan...

DKI Jakarta

Untuk menggerakkan kembali ekonomi yang lesu akibat Covid-19 tidak mungkin kalau warga tidak disiplin mengamalkan protokol kesehatan.

Covid-19

Suka tidak suka dan mau tidak mau harus diakui bahwa Jakarta leader dalam melawan Covid-19.

Covid-19

Jakarta merupakan daerah yang tingkat penyebaran Covid-19 cukup tinggi. Akan tetapi patut bersyukur, tingkat kematian warga cukup rendah. Bersama kita bisa melawan Covid-19.

Covid-19

kata-kata Mari Semua Sehat, sangat menyentuh perasaan karena saat ini semua merasa khawatir sehubungan meningkatnya jumlah penduduk Indonesia yang terpapar Corona, mengigat gejala Corona...

Covid-19

Salah satu kalimat yang penting diamalkan bangsa Indonesia saat ini ialah saling jaga. Kalimat itu sangat penting dibahas dan diamalkan bangsa Indonesia saat ini...

Covid-19

Koalisi baru bersama UMNO, PAS dan lain-lain membentuk Perikatan Nasional (PN) untuk memerintah Malaysia. Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong setelah berkonsultasi dengan seluruh anggota...