Connect with us

snmptn.ac.id website di hp dan buku teks - unsplash jessica lewis

Opini

PTS Juga Hebat: UIC Undang Calon Mahasiswa Yang Tidak Lolos SNMPTN

Saya mengundang tamatan SMA, Aliyah dan SMK yang belum lolos masuk seleksi Perguruan Tinggi Negeri (PTN), untuk segera mendaftar menjadi Mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun Jakarta.

Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mohammad Nasih telah mengumumkan hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri SNMPTN 2020.

Menurut Mohammad Nasih, jumlah yang disaring dari total 489.601 peserta yang mendaftarkan diri pada SNMPTN sejak masa pendaftaran dibuka 14 Februari lalu, sebanyak 96.496 peserta lolos SNMPTN, terbanyak dari Jawa Timur (CNN Indonesia, Rabu, 08/04/2020).

Mengubah Mindset

Saya bisa memahami keinginan orang tua dan para siswa (i) yang baru tamat (Sekolah Lanutan Atas (SMA, Aliyah, SMK) untuk masuk di perguruan tinggi negeri karena persepsi positif yang di bangun puluhan tahun di masyarakat bahwa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) hebat.

Tidak bisa dinafikan bahwa PTN itu hebat, jika dilihat setidaknya dari lima hal.

Pertama, lebih mewah dan mentereng gedung tiap fakultas dan rektorat dari PTN. Hal itu wajar karena dibiayai oleh pemerintah dari hasil pajak rakyat Indonesia, dan hasil kekayaan alam Indonesia.

Kedua, sarana dan prasarana PTN lebih lengkap dibanding Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Hal itu wajar karena disediakan oleh pemerintah, sementara PTS pada umumnya diadakan secara mandiri.

Ketiga, kampus PTN pada umumnya luas karena lahan (tanah) disediakan oleh pemerintah, sedang PTS diadakan secara swadaya dari sumbangan biaya pembangunan mahasiswa (i).

Keempat, mayoritas dosen dan karyawan adalah ASN/PNS (Aparatur Sipil Negara/Pegawai Negeri Sipil) yang digaji oleh negara, sementara dosen dan karyawan PTS digaji oleh Yayasan yang diperoleh dari uang kuliah mahasiswa (i) dan usaha lain.

Kelima, sudah terbangun persepsi di masyarakat bahwa PTN hebat dan menjadi mahasiswa PTN lebih bergengsi dan membanggakan bagi setiap siswa (i) dan asal sekolah tempat mereka pernah belajar, dibanding lolos masuk di PTS.

Dari 5 hal yang dikemukakan di atas adalah sangat wajar, jika orang tua dan para siswa (i) tamatan SLA amat mendambakan masuk di PTN.

Alumni PTS Juga Hebat-Hebat

Tanpa ingin merendahkan apalagi mengecilkan Perguruan Tinggi Negeri, saya ingin memberi pencerahan dan penyadaran kepada orang tua siswa (i) dan para siswa (i) tamatan SLA bahwa Perguruan Tinggi Swasta (PTS) juga hebat-hebat.

Pertama, Perguruan Tinggi Swasta (PTS) lebih berjasa dalam mewujudkan salah satu tujuan Indonesia merdeka yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 “mencerdaskan kehidupan bangsa” karena membiayai pendidikan secara swadaya.

Kedua, PTS lebih mandiri karena maju mundurnya sangat tergantung dari PTS dan Yayasan yang menjadi badan hukum PTS.

Ketiga, tanpa ingin merendahkan apa lagi menghina, mahasiswa (i) Perguruan Tinggi Swasta (PTS) lebih mandiri dan merdeka dalam mengekspresikan kebebasan karena mereka tidak dipasung oleh kekuasaan.

Keempat, alumni Perguruan Tinggi Swasta (PTS) juga hebat-hebat. Lihatlah berita paling aktual, Ketua Mahkamah Agung RI yang baru terpilih adalah alumnus UII salah satu PTS ternama di Yogyakarta. Begitu juga Wakil Gubernur DKI Jakarta adalah alumnus ISTN salah satu PTS di Jakarta.

Selain itu, Ketua MK adalah alumnus PTS dan para pimpinan MPR RI mulai dari Ketua MPR RI dan mayoritas Wakil Ketua MPR RI adalah alumni Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

Kelima, Universitas Ibnu Chaldun dengan akronim UIC yang tahun ini berumur 64 tahun, para alumninya juga hebat hebat. Wakil Presiden RI. Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin, H. Ahmad Muzani, Wakil Ketua MPR RI, H. Zainut Tauhid Sa’adi, Wakil Menteri Agama RI, ketiganya adalah alumni Universitas Ibnu Chaldun Jakarta. Dan banyak lagi alumni UIC yang tersebar di berbagai profesi yang hebat-hebat.

Oleh karena itu, saya mengundang tamatan SMA, Aliyah dan SMK yang belum lolos masuk seleksi Perguruan Tinggi Negeri (PTN), untuk segera mendaftar menjadi Mahasiswa Universitas Ibnu Chaldun Jakarta, yang beralamat Jalan Pemuda 1 Kavling 97, Rawamangun Jakarta Timur.

Pendaftaran bisa melalui Online Website UIC Jakarta uicjakarta.ac.id atau melalui arahjaya.com

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Baca Juga

Covid-19

Sebagai bentuk keprihatinan, Civitas Akademika Universitas Ibnu Chaldun Jakarta menggelar Istighotsah doa bersama. Dengan harapan, semoga Allah mengabulkan doa kita sehingga bangsa Indonesia yang...

Pendidikan

Pada 11 Juni 2021 Universitas Ibnu Chaldun dengan akronim UIC, memperingati milad ke-65 tahun secara sederhana dengan menerapkan protokol kesehatan.

Sosial

Sebagaimana provinsi lain di Kawasan Timur Indonesia, tidak mudah bagi mereka yang hidup di Kawasan Indonesia Barat ataupun yang lahir dan hidup di Barat...

Opini

Pendidikan adalah investasi yang mahal dan bersifat jangka panjang. Maka, pemimpin yang tidak memiliki visioner, lebih memilih pembangunan ekonomi dengan membangun jalan, jembatan dan...

Covid-19

Untuk menggenjot kembali dunia pendidikan karena merupakan kunci kemajuan Indonesia di masa depan. Kalau pemerintah mengemukakan alasan membuka sekolah tatap muka di masa pandemi...

Pendidikan

Sejak lama saya berpendapat bahwa kunci kemajuan Indonesia terletak pada pendidikan yang berkualitas. Agar kita dapat menjadikan Indonesia Emas 2045 milik rakyat Indonesia, kita...

Pendidikan

Saya berharap kepada umat Islam dimanapun berada dan apapun profesi yang ditekuni untuk berlomba menyumbangkan sebagian kecil rezekinya, ikut membangun Masjid Hikmatul Ilmi Universitas...

Pendidikan

Dr. Shamsi Ali, Presiden Nusantara Foundation, yang juga imam Masjid di New York, WNI kelahiran Bulukumba, Sulawesi Selatan mempunyai gagasan besar dan luar biasa...