Connect with us

Petugas @dishubdkijakarta berkolaborasi dengan @dirlantas Polda Metro Jaya & @satpolpp.dki mensosialisasikan PSBB (13/4/2020) - IG dalops_dishubdkijakarta

Covid-19

Analisis Sosiologis PSBB: Pemerintah Tegas dan Rakyat Disiplin #PSBBday3

Kita ingin wabah corona virus disease (Covid-19) segera berakhir karena telah memberi dampak negatif yang luas dan berat bagi seluruh bangsa Indonesia.

Kita ingin wabah corona virus disease (Covid-19) segera berakhir karena telah memberi dampak negatif yang luas dan berat bagi seluruh bangsa Indonesia.

Setidaknya ada 6 alasan, kita ingin wabah Covid-19 segera berhasi dibasmi dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pertama, kita belajar dari China, Iran, Italia, dan sekarang Amerika Serikat, begitu mengerikan karena banyak sekali yang meninggal dunia akibat wabah Covid-19.

Kedua, kita membaca beberapa hari lalu laporan hasil penelitian para pakar dari berbagai perguruan tinggi dalam dan luar negeri yang menemukan besarnya jumlah masyarakat Indonesia yang terpapar Covid-19 seperti DKI telah terpalar Covid-19 sebanyak 32 ribu orang.

Ketiga, data yang dihimpun Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakara tentang jumlah orang yang meninggal dunia di DKI Jakarta yang meningkat drastis dalam bulan Maret 2020.

Keempat, terus meningkatnya jumlah yang positif Covid-19, meninggal dunia dan sembuh yang dilaporkan setiap hari oleh juru bicara pemerintah Achmad Yurianto dalam melawan dan mencegah Covid-19.

Kelima, terjadinya kemerosotan ekonomi yang luar biasa yang berimbas dengan meningkatnya secara drastis jumlah orag yang di PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).

Keenam, banyaknya dokter dan perawat yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Pada hal untuk mencetak dokter ahli apalagi yang bergelar Profesor, Doktor memerlukan waktu bertahun-tahun lamanya.

Sukseskan PSBB

Untuk segera mengakhiri serangan wabah Covid-19 yang mematikan, maka kuncinya tergantung pada pemerintah dan masyarakat.

Pertama, pemerintah harus tegas dan berani mengeluarkan kebijakan walaupun pahit guna menghentikan dan mencegah penyebaran Covid-19. Misalnya mudik lebaran. Majelis Ulama Indonesia dan beberapa Ormas Islam sudah mengeluarkan himbauan agar tidak mudik, tetapi pemerintah tetap membolehkan mudik. Pada hal bahaya mudik sangat besar karena bisa menyebarkan Covid-19 ke berbagai desa, tempat mudik para pemudik.

Kedua, pemerintah harus satu langkah dan satu tujuan dalam perang melawan Covid-19. Sangat fatal seperti sekarang, Kementerian Kesehatan RI melarang Ojol (ojek online) motor untuk membawa penumpang, sementara Kementerian Perhubungan RI membolehkan dalam kondisi tertentu. Ini melemahkan PSBB dan semangat masyarakat dalam berpartisipasi melawan dan mencegah Covid-19.

Ketiga, disiplin masyarakat. Pemerintah Provinsi DKI yang sudah memberlakukan Pembafasan Sosial Berskala Besar (PSBB) harus ditaati oleh seluruh warga DKI dengan disiplin. Kalau yang disiplin hanya 60% misalnya, dan 40% tidak disiplin, maka tidak akan menghentikan penyebaran Covid-19.

Dampak negatif yang bakal dialami, pertama, upaya melawan dan mencegah penyebaran Covid-19 akan memakan waktu yang lama dan sangat mahal.

Kedua, Indonesia akan mengalami kemerosotan ekonomi yang lama dan amat dalam.

Ketiga, akan terjadi kematian yang sangat banyak, karena penularan akan terjadi sampai di desa-desa di seluruh daerah di Indonesia.

Oleh karena itu, Pembatasan Sosial Bershala Besar (PSBB) yang mulai diberlakukan di Jakarta, dan daerah lain harus di dukung dengan semangat dan partisipasi tinggi. PSBB harus sukses tidak boleh gagal.

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Baca Juga

Covid-19

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan mengatakan bahwa Covid-19 belum selesai. Kalau positif rate bisa 5% insya Allah kita masuk zona aman.

Covid-19

PPKM Level 4 akan berakhir pemberlakuannya pada 2 Agustus 2021. Kita belum tahu apakah PPKM Level 4 akan dilanjutkan atau di stop, kita tunggu...

Covid-19

Setidaknya ada lima alasan pentingnya PPKM diperpanjang: Pertama, Covid-19 belum bisa dikendalikan. Jumlah yang meninggal masih sangat banyak.

DKI Jakarta

Melalui kolaborasi, yakin rakyat Indonesia dan warga DKI Jakarta dapat atasi Covid-19 yang semakin berbahaya.

Covid-19

Pada 22 Juli 2021, saya dan Arteria Dahlan, Anggota DPR RI dari PDIP berdiskusi tentang Covid yang gonta-ganti namanya dan tidak kunjung selesai. Karni...

Covid-19

Penuhi kebutuhan pangan mereka selama PPKM Darurat diberlakukan. Jika tidak, maka PPKM sulit sukses kalau kebutuhan dasar rakyat yaitu "pangan" dalam bentuk sembako tidak...

Covid-19

Setelah Covid-19 menghantam Indonesia mulai Maret 2020 sampai Juli 2021, nampaknya skala prioritas yang super urgent ialah penyelamatan nyawa dengan high priority pada kesehatan...

Covid-19

Karena masih suasana Covid-19 pada Idul Adha 1442H ini, umat Islam yang sudah siap melaksanakan ibadah haji di Mekah, kembali di urungkan tahun ini.