Musni Umar Socmed

Search

pagi tadi, bagi-bagi masker kain produksi kepada pedagang dan tukang becak di area pasar anom sumenep - IG rumah_seni_lalonget

Covid-19

Analisis Sosiologis PSBB: Kita Harus Bersatu dan Kolaborasi #PSBBday5

saya mendesak pemerintah pusat supaya bersatu dan berkolaborasi serta bekerjasama dengan pemerintah daerah dan masyarakat luas

Corona Virus Disease (Covid-19) telah mewabah di seluruh dunia dan sudah menimbulkan dua bencana dan malapetaka yang amat besar yaitu keruntuhan ekonomi yang dahsyat dan kematian manusia yang amat banyak.

Dampak negatif Covid-19 di seluruh dunia luar biasa, juga dialami negara kita.

Pertama, terjadi keruntuhan ekonomi

Dampaknya sangat banyak antara lain:
1) Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mencatat 1,6 juta pekerja pekerja terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) dan dirumahkan sebagai dampak ekonomi pandemi virus corona (CNN Indonesia, 13/04/2020).

2) Pengangguran meningkat. Pemerintah memperkirakan angka pengangguran tahun akan kembali meningkat akibat penyebaran wabah virus corona yang tak kunjung usai. Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan dalam skenario terberat saat ini tingkat pengangguran bisa naik 5,2 juta (CNN Indonesia, 14/04/2020).

3) Kemiskinan meningkat. Dampak lanjutan dari Corona, kemiskinan meningkat. Ada korelasi yang sabgat erat antara pemutusan hubungan kerja (PHK), pengangguran dan kemiskinan.

Semakin meningkat jumlah orang yang di PHK, semakin meningkat pengangguran dan meningkat pula kemiskinan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat “jumlah penduduk miskin pada September 2019 sebesar 24,79 juta orang. Garis kemiskinan pada September 2019 tercatat sebesar Rp 440.538 per kapita per bulan dengan komposisi makanan sebesar Rp 324.911 (73,75 persen) dan garis kemiskinan bukan makanan sebesar Rp 115.627 (26,25 persen) (Beritasatu.com, 15 Jan 2020).

Jumlah penduduk miskin, sejatinya jauh lebih besar dari data BPS. Hal tersebut sangat tergantung dari garis kemiskinan yang ditetapkan. Semakin kecil garis kemiskinan yang dipatok, semakin menurun jumlah penduduk miskin.

Dalam pemberian bantuan sembako di DKI Jakarta sebagai contoh, jumlah keluarga yang diberikan sembako sebanyak 1,2 juta. Jika setiap 1 keluarga ada 3 orang, maka jumlah orang miskin atau rentan miskin di DKI sebanyak 3,6 juta orang. Dampak lain dari PHK, pengangguran dan kemiskinan, meningkat perceraian, kriminalitas, kekurangan gizi dan sebagainya.

Kedua, kematian meningkat

Data Corona RI yang dibuka 14 April 2020 jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 10.482 orang, sedang Orang Dalam Pengawasan (ODP) mencapai 139.137 orang.

Achmad Yurianto, juru bicara penanganan Corona menjelaskan total kasus Corona di Indonesia ada 5.136 kasus. Total 469 pasien yang tutup usia. “Seperti yang kita saksikan bersama, dari data yang kita saksikan bahwa penularan masih terjadi. Penyebaran penyakit masih terjadi” (Kompas.com, 15 April 2020).

Menurut saya, untuk memastikan PSBB sukses, maka koordinasi antar Menteri dibawah komando Presiden Jokowi harus ditingkatkan. Masalah dualisme keputusan seperti Keputusan Menteri Kesehatan RI yang melarang ojek online bawa penumpang, sementara Menteri Perhubungan membolehkan ojek online bawa penumpang dengan syarat tertentu.

Demikian pula mudik lebaran, Majelis Ulama Indonesia dan ormas-ormas Islam tidak membolehkan mudik bahkan sudah ada fatwa haram hukumnya dalam keadaan pandemik, tetapi Kementerian Perhubungan membolehkan mudik.

Dalam rangka melawan dan mencegah penularan Covid-19, saya mendesak pemerintah pusat supaya bersatu dan berkolaborasi serta bekerjasama dengan pemerintah daerah dan masyarakat luas.

Dengan bersatu dan kolaborasi, yakin usaha kita dalam melawan dan mencegah Covid-19 berhasil dan sukses.

Baca Juga

Covid-19

Bus Trans Jakarta di masa Gubernur Anies Baswedan, sangat terjangkau biayanya, semakin baik pelayanannya, tertambah aman dan nyaman bagi semua penumpang khususnya ibu-ibu, pelajar...

Covid-19

Koalisi baru bersama UMNO, PAS dan lain-lain membentuk Perikatan Nasional (PN) untuk memerintah Malaysia. Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong setelah berkonsultasi dengan seluruh anggota...

Covid-19

Tidak ada yang mengira Muhammad Suaib Didu, yang baru berumur 55 tahun meninggal dunia begitu cepat karena beberapa waktu lalu, ditemani Dr. Muhammad Sulhan,...

Covid-19

Achmad Izul Waro, Direktur Pelayanan dan Pengembangan Trans Jakarta mengemukakan bahwa pengguna moda Trans Jakarta Aman dari Covid-19.

Covid-19

Tahun 2020 sebagai tahun kesedihan dan tahun yang amat sulit bagi sebagian warga DKI Jakarta, bangsa Indonesia, dan bangsa-bangsa lain di dunia telah dilewati.

Covid-19

Saya kemukakan tahun 2020 merupakan tahun kesedihan karena hampir semua negara di dunia termasuk Indonesia diserang pandemi Covid-19.

Covid-19

Universitas Ibnu Chaldun Jakarta bukan saja bisa survive (bertahan) ditengah badai Covid-19, tetapi bisa bangkit dan maju.

Covid-19

Program Studi Perbankan Syariah Universitas Ibnu Chaldun Jakarta pada 12 Desember 2020 telah menyelenggarakan Webinar dengan tema "Peran Perbankan Syariah Dalam Membantu UMKM Dimasa...