Musni Umar Socmed

Search

Kamu itu kayak restoran Padang. Sederhana namun berkualitas ?- IG gedebesar

Covid-19

PSBB Tahap Pertama di DKI, Mengapa Masih Meningkat Positif Covid-19 dan Kematian? #PSBBday15

Jumlah positif Covid-19 sejak 10 April 2020 masih terus meningkat jumlah positif Covid-19.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaporkan bahwa jumlah positif Covid-19 sejak 10 April 2020 saat pemberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) sampai berakhir 23 April 2020 masih terus meningkat jumlah positif Covid-19.

Selama pemberlakuan PSBB tahap pertama kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta mencapai 3.506 kasus.
Artinya sejak pelaksanaan PSBB 10 April sampai 23 April terjadi penambahan 1.696 kasus atau rata-rata 130,4 kasus setiap hari selama PSBB tahap pertama berlangsung di Jakarta (CNN Indonesia, Jum’at, 24/04/2020).

Selain itu, jumlah yang meninggal akibat Covid-19 masih tergolong tinggi. Hingga 23 April, jumlah korban yang meninggal mencapai 316 atau bertambah 160 dari tanggal 10 April yang hanya mencatatkan 156 orang meninggal akibat corona.

Artinya, tingkatnya kematian akibat corona di Jakarta 9,43 persen atau 12,3 kasus kematian per harinya selama PSBB tahap pertama berlaku di Jakarta (CNN Indonesia, 24/04/2020).

Tiga Hambatan Utama

Pelaksanaan PSBB tahap pertama di Jakarta tidak efektif karena menghadapi tiga hambatan utama.

Pertama, dari pemerintah. Sudah marak Corona di Wuhan, RRC, pemerintah masih mengundang wisatawan dari RRC dan membiarkan pekerja dari China membanjiri Indonesia. Pada hal sumber Corona dari negara itu.

Selain itu, tidak ada koordinasi antar kementerian. Sejatinya pemegang kendali utama dilapangan dalam penanganan Covid-19 adalah Kementerian Kesehatan RI, tetapi Kementerian Perhubungan dan Kementerian Perindustrian membuat kebijakan sendiri-sendiri yang saling bertabrakan dan melemahkan pelaksanaan PSBB.

Kedua, dari pengusaha. Banyak pengusaha yang dapat dikatakan tidak peduli PSBB. Mereka tetap buka kantor dan mempekerjakan karyawan. Dampaknya karyawan yang pada umumnya tinggal Jabodetabek, antri dan berjubel di KRL. Dampaknya KRL menjadi tempat penularan Covid-19.

Ketiga, dari masyarakat. Masih banyak masyarakat yang abaikan PSBB. Mereka keluar rumah tidak memakai masker, masih suka berkerumun dilingkungan tempat tinggal, di pasar, berkerumun saat pembagian sembako dan sebagainya.

Cara Mengatasi

Cara mengatasi masalah untuk menyukseskan PSBB. Pertama, tiga kementerian (perhubungan, kesehatan dan perindustrian) jangan jalan sendiri-sendiri. Semua kebijakan harus mendukung dan menyukseskan pelaksanaan PSBB.

Kedua, pengusaha harus mendukung PSBB. #StayAtHome harus didukung dan dilaksanakan.

Ketiga, masyarakat harus disiplin dan taat pada ketentuan PSBB.

Keempat, aparat kepolisian yang didukung TNI dan Satpol PP saatnya menegakkan hukum.

Dengan melakukan empat hal yang dikemukakan, maka diharapkan periode kedua pelaksanaan PSBB di Jakarta sukses, sehingga badai Covid-19 segera berakhir.

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Kutipan

Butuh bahan berita/artikel/tulisan?

Diperbolehkan mengutip sebagian isi dari tulisan ini tapi jangan lupa sebut sumber: arahjaya.com atau dikutip dari Musni Umar.

Diharapkan tulisan-tulisan di website ini bisa menginspirasi pembaca untuk selalu mendukung kemajuan bangsa Indonesia.

Youtube Musni Umar

Baca Juga

Covid-19

Untuk menggenjot kembali dunia pendidikan karena merupakan kunci kemajuan Indonesia di masa depan. Kalau pemerintah mengemukakan alasan membuka sekolah tatap muka di masa pandemi...

Covid-19

Ada perbedaan perlakuan yang amat menyolok menikah saat pandemi, antara resepsi perkawinan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah dengan Syarifah Najwa Syihab (Puteri HRS) dan...

DKI Jakarta

Untuk menggerakkan kembali ekonomi yang lesu akibat Covid-19 tidak mungkin kalau warga tidak disiplin mengamalkan protokol kesehatan.

Covid-19

Suka tidak suka dan mau tidak mau harus diakui bahwa Jakarta leader dalam melawan Covid-19.

Covid-19

Jakarta merupakan daerah yang tingkat penyebaran Covid-19 cukup tinggi. Akan tetapi patut bersyukur, tingkat kematian warga cukup rendah. Bersama kita bisa melawan Covid-19.

Covid-19

kata-kata Mari Semua Sehat, sangat menyentuh perasaan karena saat ini semua merasa khawatir sehubungan meningkatnya jumlah penduduk Indonesia yang terpapar Corona, mengigat gejala Corona...

Covid-19

Salah satu kalimat yang penting diamalkan bangsa Indonesia saat ini ialah saling jaga. Kalimat itu sangat penting dibahas dan diamalkan bangsa Indonesia saat ini...

Covid-19

Koalisi baru bersama UMNO, PAS dan lain-lain membentuk Perikatan Nasional (PN) untuk memerintah Malaysia. Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong setelah berkonsultasi dengan seluruh anggota...