Musni Umar Socmed

Search

Mulai macet lagi kawan. #jakarta #macet #jakartamacet #indonesiaterserah - IG carolgani

Covid-19

PSBB Belum Selesai: Tidak Ada Keteladanan

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) belum selesai. Akan tetapi, seolah sudah selesai.

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) belum selesai. Akan tetapi, seolah sudah selesai.

Banyak kebijakan pemerintah yang menafikan PSBB. Pertama, izin operasi moda transportasi darat, laut dan udara telah mendorong masyarakat untuk mudik. Pada hal mudik telah dilarang.

Mudik dilarang, tetapi moda transportasi disediakan. Akhirnya rakyat memilih mudik walaupun dilarang.

Logika berpikir harus diluruskan. Moda transportasi tidak diberi izin beroperasi, otomatis orang tidak mudik. Mau mudik naik apa jika tidak ada moda transportasi beroperasi.

Kedua, kebijakan para menteri banyak tidak mendukung PSBB. Sebagai contoh, Menteri Perindustrian RI memberi izin operasi ribuan perusahaan yang bertentangan dengan PSBB.

Ketiga, pembagian sembako banyak dikerumuni warga sehingga tidak ada jarak pisik.

Keempat, pasar moderen dan tradisional yang banyak dikunjungi konsumen tanpa physical distancing (jarak pisik) dan ada yang tidak pakai masker.

Kelima, para pemimpin ada yang tidak memberi teladan seperti saat konser Amal Melawan Corona yang dilaksanakan BPIP bekerjasama MPR, para tamu tidak melakukan physical distancing dan menggunakan masker.

Keenam, mulai memudarnya semangat menerapkan PSBB dari semua kalangan seolah PSBB sudah berakhir karena kurangnya keteladanan dari para pemimpin.

Sukseskan PSBB

Berbagai faktor yang dikemukakan, bisa membuat PSBB gagal. Kalau gagal dan corona semakin merajalela, maka kerugiannya sangat besar.

Pertama, rakyat jelata akan semakin lama menderita.

Kedua, ekonomi akan semakin dalam terpuruknya.

Ketiga, pengangguran dan kemiskinan akan semakin merajalela.

Keempat, keresahan sosial, ketidak-pastian dan gejolak sosial bisa terjadi.

Kelima, Indonesia akan menghadapi instabilitas sosial dan tidak mustahil gejolak politik.

Oleh karena itu, saya kembali mengingatkan pentingnya kita menyukseskan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). agar kita segera keluar sebagai pemenang dalam melawan wabah Covid-19.

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Baca Juga

Covid-19

Salah satu kalimat yang penting diamalkan bangsa Indonesia saat ini ialah saling jaga. Kalimat itu sangat penting dibahas dan diamalkan bangsa Indonesia saat ini...

Covid-19

Koalisi baru bersama UMNO, PAS dan lain-lain membentuk Perikatan Nasional (PN) untuk memerintah Malaysia. Raja Malaysia Yang di-Pertuan Agong setelah berkonsultasi dengan seluruh anggota...

Covid-19

Tidak ada yang mengira Muhammad Suaib Didu, yang baru berumur 55 tahun meninggal dunia begitu cepat karena beberapa waktu lalu, ditemani Dr. Muhammad Sulhan,...

Covid-19

Tahun 2020 sebagai tahun kesedihan dan tahun yang amat sulit bagi sebagian warga DKI Jakarta, bangsa Indonesia, dan bangsa-bangsa lain di dunia telah dilewati.

Covid-19

Saya kemukakan tahun 2020 merupakan tahun kesedihan karena hampir semua negara di dunia termasuk Indonesia diserang pandemi Covid-19.

Covid-19

Universitas Ibnu Chaldun Jakarta bukan saja bisa survive (bertahan) ditengah badai Covid-19, tetapi bisa bangkit dan maju.

Covid-19

Program Studi Perbankan Syariah Universitas Ibnu Chaldun Jakarta pada 12 Desember 2020 telah menyelenggarakan Webinar dengan tema "Peran Perbankan Syariah Dalam Membantu UMKM Dimasa...

Covid-19

Prof. Mahfud MD, Menko Polhukam RI mengatakan, tak ada sanksi pidana bagi yang melanggar protokol kesehatan ataupun tidak ikut dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19.