Musni Umar Socmed

Search

Jumat telah datang #shalatjumat - IG adiwibrahim

Covid-19

PSBB Transisi: Anies Jadikan Masjid dan Rumah Ibadah Epicentrum Mengakhiri Corona

Setelah 13 kali tidak shalat Jum’at karena corona, akhirnya hari ini, umat Islam di DKI Jakarta pada khususnya bisa melaksanakan shalat Jum’at.

Saya termasuk yang amat bergembira dan berbahagia karena PSBB transisi di mulai hari pertama bertepatan hari Jum’at yang bagi umat Islam adalah hari yang penuh dengan keberkahan sebab umat Islam diwajibkan untuk shalat Jum’at.

Setelah 13 kali tidak shalat Jum’at karena corona, akhirnya hari ini, bertepatan 13 Syawal 1441 H atau 5 Juni 2020 M, umat Islam di DKI Jakarta pada khususnya bisa melaksanakan shalat Jum’at.

Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla mengatakan, rumah ibadah menjadi tempat yang mampu terapkan protokol kesehatan paling ketat. Rangkaian protokol kesehatan dalam melawan covid-19 bisa dengan sangat baik diterapkan di rumah ibadah.

JK mencontohkan, semisal dengan menaruh sabun di tempat wudhu. Dengan adanya sabun, maka jamaah bisa melakukan cuci tangan sebelum beribadah. Jaga jarak pun bisa dilakukan dengan ketat di dalam rumah (Republika.co.id., 3 Juni 2020).

Sebelumnya, JK mengatakan masjid salah satu tempat yang siap untuk pelonggaran PSBB karena memenuhi syarat untuk menerapkan protokol kesehatan seperti jemaah bisa Salat menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sebelum masuk masjid.

JK juga mengingatkan para jemaah untuk membawa sajadah sendiri saat Salat berjemaah di masjid dan tidak berlama-lama di masjid. Khotbah Jumat juga dianjurkan singkat, cukup hanya 30 menit.

Pelaksanaan Shalat

Pelaksanaan shalat Jum’at di Masjid Nurul Huda di Cipete Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan sebagai contoh berlangsung kondusif dan berjalan lancar.

Protokal kesehatan seperti jaga jarak, pakai masker, bawa tikar shalat, tidak pakai karpet, hand sanitizer disediakan di tiga pintu masuk dan di shaf paling depan. Selain itu, khatib menyampaikan khutbah tidak lebih dari 30 menit.

Faktor lain yang amat mendukung pelaksanaan shalat Jum’at di Masjid adalah kesadaran jamaah bahwa menjaga keselamatan selama beribadah mendapat perhatian yang amat besar dari para jamaah.

Dengan demikian, protokol kesehatan dan PSBB transisi sangat mumpuni dilaksanakan di Masjid dan rumah ibadah lain.

Epicentrum Melawan Corona

Kebijakan Gubernur Anies dalam PSBB transisi yang membuka tempat ibadah patut diapresiasi, karena Masjid dan rumah ibadah bisa menjadi epicentrum dalam melawan dan mencegah corona.

Pertama, Masjid dan tempat ibadah lainnya merupakan tempat manusia berdoa kepada Tuhan. Kalau setiap manusia berdoa kepada Tuhan, dan salah satu isi doanya agar virus corona segera habis, maka Masjid dan rumah ibadah bisa menjadi epicentrum dalam melawan dan mencegah corona.

Kedua, Masjid dan rumah ibadah merupakan simbol sebagai negara beragama sesuai dasar negara kita Ketuhanan Yang Maha Esa (pasal 29 ayat 1 UUD 1945. Oleh karena itu, dalam menghadapi badai corona yang tidak diketahui secara pasti kapan berakhir, manusia selain berusaha mengatasi corona, wajib banyak berdoa. Masjid dan rumah ibadah adalah sarana tempat berdoa, karena berdoa merupakan senjata bagi orang yang beriman.

Ketiga, Masjid dan rumah ibadah dapat menjadi sarana yang sangat efektif dalam melawan dan mencegah corona. Dapat dibayangkan betapa dahsyatnya, jika dalam kondisi krisis sebagai dampak dari corona, setiap pengkhotbah di Masjid dan rumah ibadah mengobarkan semangat untuk bersama melawan corona.

Saya yakin, doa dan usaha akan menjadi kekuatan yang amat dahsyat dalam melawan dan mencegah corona. Dengan demikian, Masjid dan rumah ibadah menjadi epicentrum dalam mengakhiri corona di Jakarta dan Indonesia.

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Kutipan

Butuh bahan berita/artikel/tulisan?

Diperbolehkan mengutip sebagian isi dari tulisan ini tapi jangan lupa sebut sumber: arahjaya.com atau dikutip dari Musni Umar.

Diharapkan tulisan-tulisan di website ini bisa menginspirasi pembaca untuk selalu mendukung kemajuan bangsa Indonesia.

Youtube Musni Umar

Baca Juga

DKI Jakarta

Pembangunan yang menghadirkan keterbukaan untuk dikritik dan didukung, menurut saya sangat baik, dan inilah ciri demokrasi yang baik kita harus lakukan di masa depan.

Covid-19

Untuk menggenjot kembali dunia pendidikan karena merupakan kunci kemajuan Indonesia di masa depan. Kalau pemerintah mengemukakan alasan membuka sekolah tatap muka di masa pandemi...

Covid-19

Ada perbedaan perlakuan yang amat menyolok menikah saat pandemi, antara resepsi perkawinan Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah dengan Syarifah Najwa Syihab (Puteri HRS) dan...

DKI Jakarta

Pembangunan di DKI Jakarta dari waktu ke waktu terus dipacu kemajuannya dalam berbagai bidang. Hasil pembangunan telah dirasakan oleh warga DKI Jakarta pada khususnya...

DKI Jakarta

Kerjasama Pemprov DKI Jakarta dengan UNU Indonesia patut diapresiasi karena pembangunan yang menghadirkan kolaborasi dengan dunia perguruan tinggi merupakan wujud dari pembangunan partisipatif. Hasilnya...

DKI Jakarta

Dalam pelaksanaan Pembangunan Di DKI Jakarta, Anies Baswedan, Gubernur DKI mengemukakan jargon menarik yang coba diamalkan di DKI yaitu Membesarkan yang kecil dan tidak...

DKI Jakarta

Saat ini, Pemprov DKI sedang kampanye penggunaan kendaraan Transjakarta yang akan mengoperasikan sejumlah armada bus listrik di Jakarta. Transportasi listrik merupakan salah satu solusi...

DKI Jakarta

Sebagai sosiolog saya sangat bergembira melihat dinamika masyarakat yang kembali berdenyut akhir-akhir ini di Jakarta. Terlihat banyak kegiatan di Jakarta mulai berjalan seperti sebelum...