PSBB Transisi: Aktivitas Keagamaan dan Ekonomi Mulai Menggeliat di DKI, Ojek Boleh Bawa Penumpang

 In Covid-19, DKI Jakarta, Sosial, Top

Setelah DKI Jakarta memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 3 periode, mulai 5 Juni 2020 DKI memberlakukan PSBB Transisi.

Pada PSBB transisi ini yang pertama di buka adalah rumah ibadah. Bertepatan 5 Juni 2020 adalah hari Jum’at, maka sejak Subuh sudah mulai ramai jamaah yang melaksanakan shalat Subuh di Masjid.

Pada siang hari, shalat Jum’at dilaksanakan setelah selama 13 kali umat Islam tidak melaksanakan shalat Jumat, sejak PSBB diberlakukan di DKI Jakarta pada 10 Maret 2020 untuk mencegah penularan covid-19.

Selain itu, pada 5 Juni 2020 fasilitas olahraga outdoor dibolehkan beroperasi untuk memberi kesempatan pada masyarakat untuk berolah raga.

Aktivitas Kantor dan Ekonomi

Seiring dengan mulai diberlakukannya PSBB transisi, pada 8 Juni 2020, perkantoran mulai dibolehkan untuk melaksanakan aktivitas setelah diberlakukan kebijakan WFH (Work From Home).

Akan tetapi aktivitas perkantoran dilakukan secara bertahap. Tujuannya untuk menghindari penularanqq covid-19.

Selain perkantoran dibuka, pada saat yang sama, rumah makan mandiri pada 8 Juni 2020 dibuka pula. Kebijakan membuka rumah makan mandiri untuk memberi layanan bagi pegawai yang sudah masuk kerja di kantor.

Selain perkantoran dan rumah makan mandiri dibolehkan beroperasi, perindustrian, pergudangan, pertokoan/ritel/showroom mandiri, bengkel, tempat fotokopi (layanan pendukung), pada 8 Juni 2020 diizinkan pula beroperasi.

Disamping kegiatan ekonomi, pada 8 Juni 2020 dibuka pula museum, galeri, dan perpustakaan.

Selanjutnya pada 13-14 Juni 2020, lokasi binaan UMKM Pemprov DKI di buka pula.

Pada saat yang sama diizinkan pula beroperasi taman RPTRA serta pantai pada 13-14 Juni 2020

Pada 15 Juni 2020, mal dan pasar non-pangan mulai dibuka. Pembukaan mal menarik karena publik banyak yang suka belanja ke mal.

Disamping itu, taman rekreasi indoor-outdoor serta kebun binatang: 20-21 Juni 2020 dibuka.

Boleh Angkut Penumpang

Ojek online maupun ojek pangkalan selama pemberlakuan PSBB sangat banyak mengeluh karena income mereka merosot tajam. Bahkan dapat dikatakan tidak ada karena mereka dilarang bawa penumpang kecuali bawa barang.

Dengan pemberlakuan PSBB Transisi, mulai 8 Juni 2020 ojek online maupun ojek pangkalan boleh membawa penumpang.

Kebijakan tersebut patut diapresiasi karena kendala yang selama ini dikeluhkan oleh mereka sudah ada solusinya, yaitu mereka boleh bawa penumpang.

Akan tetapi kebijakan yang amat solutif bagi warga DKI untuk kembali beraktivitas harus semakin disiplin dalam menaati protokol kesehatan.

Menurut Gubernur Anies, selama Juni fase pertama ini harus bisa dilewati dengan baik agar tidak ada lonjakan kasus Covid-19. Jika semuanya lancar, Jakarta bakal memasuk fase kedua masa transisi dengan pelonggaran bidang-bidang yang lebih luas.

Sebagai sosiolog, saya mengajak semua warga DKI Jakarta agar semakin menaati protokol kesehatan seperti kalau keluar rumah harus pakai masker, tetap menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Singkat kata semua warga harus disiplin agar penularan covid-19 tidak terjadi dan meluas pada saat PSBB transisi.

Saran dan komentar? silahkan reply di twitter status dibawah ini (click logo biru dan reply).

Recommended Posts

Start typing and press Enter to search